Dalam Tiga Pekan, Bukittinggi Raup Pendapatan Lebih dari Rp1,1 Miliar


Selasa, 25 Agustus 2020 - 19:59:54 WIB
Dalam Tiga Pekan, Bukittinggi Raup Pendapatan Lebih dari Rp1,1 Miliar Kunjungan wisatawan ke objek wisata Jam Gadang selama Agustus ini meningkat tajam. (Gatot)

HARIANHALUAN.COM - Dalam tiga pekan terakhir, Kota Bukittinggi raup pendapatan dari sektor Pariwisata sebesar Rp1,1 miliar lebih. Pendapatan tersebut berasal dari dua objek wisata berbayar, yakni Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) serta Taman Panorama Lobang Jepang. 

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Bukittinggi, Supadria, Selasa (25/8/2020) mengatakan, libur Nasional dan libur cuti bersama sepanjang Agustus 2020 berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pariwisata. Hal ini karna  tingkat kunjungan wisatawan ke Bukittinggi selama Agustus meningkat tajam.

Terhitung semenjak tanggal 1 hingga 23 Agustus 2020, jumlah kunjungan wisatawan pada dua objek wisata berbayar di Bukittinggi mencapai 49.193 orang. Dengan rincian kunjungan ke TMSBK mencapai 33.902 orang dan kunjungan ke Taman Panorama Lobang Jepang sebanyak 15.291 orang. Dari total jumlah kunjungan pada dua objek wisata berbayar tersebut, telah menghasilkan PAD sebesar Rp 1 miliar lebih.

“Alhamdulillah, terhitung dari 1 Agustus sampai 23 Agustus 2020, pendapatan daerah di sektor pariwisata mencapai Rp1,1 miliar lebih. Pendapatan itu berasal dari TMSBK sebesar Rp780 juta lebih dan Taman Panorama sebesar Rp347 juta lebih,” kata Supadria, ketika dihubungi harianhaluan.com.

Dia mengatakan, momen libur Nasional pada 17 dan 20 Agustus serta libur cuti bersama pada 21 hingga 23 Agustus 2020, tingkat kunjungan wisatawan ke Bukittinggi memang meningkat tajam. Kunjungan tersebut dilihat dari jumlah kunjungan di dua objek wisata berbayar, serta jumlah kunjungan di objek wisata Non berbayar, yakni Jam Gadang.

Menurut Supadria, kunjungan wisatawan ke Bukittinggi selama Agustus ini masih di dominasi pengunjung lokal dari berbagai daerah di Sumbar serta pengunjung dari luar Sumbar, seperti Pekanbaru, Jambi, dan dari daerah Tapanuli/Kota Padang Sidempuan. Meski pandemi Covid-19 belum berakhir, tentu pemerintah daerah tidak bisa melarang orang untuk berkunjung ke Bukittinggi. 

"Dengan kondisi Covid-19 saat ini, maka Pemko Bukittinggi tetap memperhatikan dan menjalankan protokol kesehatan penanganan Covid-19 di lokasi objek wisata,” ujar Supadria.

Dia menjelaskan, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, maka pengunjung yang masuk ke objek wisata berbayar di Kota Bukittinggi harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19, seperti pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan, pengukuran suhu tubuh dengan thermogun, dan menjaga jarak. Untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini, Pemko Bukittinggi melalui Dinas Pariwisata juga telah melakukan tes swab bagi para pelaku pariwisata.

"Termasuk bagi aparatur Dinas Pariwisata sendiri. Hal ini untuk memastikan kenyamanan pengunjung dan wisatawan yang berkunjung ke Bukittinggi. Saat ini Pemko Bukittinggi berada pada tahap fase pemulihan ekonomi masyarakat. Dimana objek wisata telah dibuka kembali sejak beberapa bulan yang lalu dengan menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19 di setiap destinasi wisata," jelasnya.

Terpisah, Ketua Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bukittinggi, Vina Kumala menyampaikan, libur Nasional dan libur cuti bersama  sepanjang Agustus ini, juga berdampak terhadap   tingkat hunian kamar (Okupansi ) Hotel di Bukittinggi. Sejak minggu kedua Agustus, okupansi hotel terjadi peningkatan. 

"Rata rata diatas 65 persen okupansi. Sebelumnya, pada Maret dan April, akupansi hotel nol persen. Sedangkan, Juni dan Juli okupansi hotel di bawah 50 persen,” ujar Vina. (*)

loading...
Reporter : Gatot /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 19 Agustus 2020 - 22:34:53 WIB

    Hari Baik dalam Kalender Hindu, 11 September Pintu Bali Dibuka untuk Turis Asing?

    Hari Baik dalam Kalender Hindu, 11 September Pintu Bali Dibuka untuk Turis Asing? HARIANHALUAN.COM - Meski tanggal 11 September merupakan hari baik dalam kalender Hindu Bali, namun pembukaan pulau dewata bagi turis asing masih tentative dalam penentuan tanggal..
  • Senin, 03 Februari 2020 - 17:50:09 WIB

    Cap Go Meh 2020, Ajang Memadukan Budaya dalam Satu Gelaran Seni

    Cap Go Meh 2020, Ajang Memadukan Budaya dalam Satu Gelaran Seni PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Masyarakat keturunan Tionghoa dari berbagai perkumpulan yang ada di kawasan Pondok, Padang, tahun ini kembali menggelar perhelatan akbar Festival Cap Go Meh. Berbagai kegiatan mulai pertunjukan sen.
  • Rabu, 16 November 2016 - 23:36:36 WIB

    Dalam Sebulan, 24 Warga Sei Langkai Terserang DBD

    Dalam Sebulan, 24 Warga Sei Langkai Terserang DBD SAGULUNG, HALUAN — Musim pancaroba atau musim yang kerap berubah-ubah sewaktu-waktu, membuat Kelurahan Sei Langkai, Sagulung menjadi zona merah terhadap Deman Berdarah Dengue (DBD)..
  • Senin, 15 Agustus 2016 - 05:05:35 WIB

    Dalam Sehari Hotspot di Riau Berkurang Drastis

    Dalam Sehari Hotspot di Riau Berkurang Drastis PEKANBARU, Haluan — Sempat dikepung puluhan titik panas, kini hotspot di Riau ber­kurang drastis. Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru ada 6 titik yang tersebar di sebagian wilay.
  • Sabtu, 19 Desember 2015 - 03:42:01 WIB

    Menanti Babak Baru dalam Kasus Suap APBD Riau

    PEKANBARU, HALUAN — Satu babak dalam pe­ngung­kapan kasus suap pe­ngesahan APBD P Riau tahun 2014 dan APBD Riau tahun 2015, telah berlalu. Ahmad Ki­r­juhari yang men­jadi pesakitan dalam kasus ini telah divonis bersal.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]