Bom Bunuh di Filipina Dilakukan Dua Wanita, Seorang Diantaranya Diduga WNI


Selasa, 25 Agustus 2020 - 23:38:30 WIB
Bom Bunuh di Filipina Dilakukan Dua Wanita, Seorang Diantaranya Diduga WNI Peristiwa bom bunuh diri di Filipina.

HARIANHALUAN.COM - Seorang WNI diduga menjadi pelaku bom bunuh diri di Jolo, Provinsi Sulu, Filipina. Komandan Militer Filipina menyebut pelaku merupakan dua orang wanita. ABS-CBN News melaporkan salah satu dari wanita itu adalah warga Indonesia. Melansir dari kantor berita di Filipina, Komandan Angkatan Darat Filipina (PA), Letjen Cirilito Sobejana mengungkap dua wanita pelaku bom bunuh diri yang bertanggung jawab atas serangan itu. 

Kemungkinan besar keduanya dimotivasi oleh pemimpin Abu Sayyaf Mundi Sawadjaan. Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Teuku Faizasyah mengaku belum dapat informasi terkait WNI tersebut. "Hingga saat ini tidak ada informasi yang dapat mengonfirmasi atas hal yang ditanyakan," ujarnya melalui pesan singkat seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Militer Filipina saat ini sedang mempertimbangkan agar Provinsi Sulu ditempatkan di bawah Hukum Darurat Militer menyusul kejadian pengeboman tersebut. "Saya pikir bijaksana (bagi pemerintah) untuk mengumumkan (Darurat Militer) lagi," tutur Sobejana, Selasa (25/8/2020).

Alasan darurat militer itu harus diberlakukan, kata Soebajana, untuk mengontrol penyerangan yang mungkin masih terjadi dan mengendalikan pergerakan kegiatan terorisme. Terkait durasi pelaksanaannya, Soebajana bilang akan disesuaikan dengan situasi. "Situasi menentukan (berapa lama) penegakan atau pelaksanaan Darurat Militer," katanya.

Sebelumnya dua ledakan terjadi pada Senin (24/8/2020) di Jolo, Filipina. Pulau ini terkenal sebagai tempat kombatan teroris Abu Sayyaf. Ledakan tersebut menewaskan sedikitnya 11 orang dan sekitar 40 lainnya luka-luka. Sedikitnya lima orang tewas dan 18 luka-luka merupakan tentara dan polisi. Sementara, 22 orang yang terluka merupakan warga sipil.

Ledakan pertama terjadi di depan Paradise Food Plaza di sebuah desa bernama Walled City di pusat kota Jolo, sementara ledakan kedua dekat Katedral Our Lady of Mount Carmel. (*)

loading...
 Sumber : CNN Indonesia /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 21 Agustus 2020 - 18:56:01 WIB

    Seorang Pelaku Bom di Konser Ariana Grande Dihukum 55 Tahun Penjara

    Seorang Pelaku Bom di Konser Ariana Grande Dihukum 55 Tahun Penjara HARIANHALUAN.COM - Hashem Abedi, adik laki-laki dari pelaku pengeboman Manchester Arena Salman Abedi, dijatuhi hukuman 55 tahun penjara karena keterlibatannya dalam serangan di konser Ariana Grande yang menewaskan 22 orang pa.
  • Jumat, 31 Juli 2020 - 11:44:34 WIB

    Ledakan Bom Mobil di Afghanistan Tewaskan 17 Orang

    Ledakan Bom Mobil di Afghanistan Tewaskan 17 Orang HARIANHALUAN.COM - 17 orang tewas di Afghanistan dalam sebuah ledakan bom mobil di Provinsi Logar. Ledakan terjadi pada malam menjelang gencatan senjata yang dideklarasikan Taliban selama libur Iduladha..
  • Senin, 08 Juni 2020 - 19:33:50 WIB

    Sadis, Gajah Hamil Tewas karena Diberi Nanas Isi Bom

    Sadis, Gajah Hamil Tewas karena Diberi Nanas Isi Bom HARIANHALUAN.COM -- Polisi India menangkap seorang pekerja perkebunan dan memburu dua orang lainnya yang diketahui membunuh seekor gajah hamil dengan sadis..
  • Rabu, 29 April 2020 - 22:24:03 WIB

    Ya Allah! Serangan Bom Bunuh Diri di Afghanistan Menewaskan 3 Orang

    Ya Allah! Serangan Bom Bunuh Diri di Afghanistan Menewaskan 3 Orang JAKARTA, HATIANHALUAN.COM – Serangan bom bunuh diri kembali terjadi di ibukota Afghanistan, Kaboul. Bom bunuh diri dilakukan di dekat pangkalan militer milik Pasukan Operasi Khusus Afghanistan di, pinggiran selatan Kaboul,.
  • Senin, 13 Januari 2020 - 20:30:32 WIB

    Masih Perang! Iran Kembali Bombardir Pangkalan Militer AS?

    Masih Perang! Iran Kembali Bombardir Pangkalan Militer AS? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menolak membalas serangan Iran, ternyata belum mampu meredakan ketegangan. Minggu (12/1/2020), sebuah roket kembali ditembakkan ke markas .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]