Di Tengah Pandemi, Laba Perusahaan Ini Naik 1000%


Rabu, 26 Agustus 2020 - 09:33:46 WIB
Di Tengah Pandemi, Laba Perusahaan Ini Naik 1000% Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Ant Group, unit usaha Alibaba telah memberikan pandangan pertama soal keuangannya menjelang penawaran umum saham perdana atau (initial public offering/IPO). Laba perusahaan melonjak 1000%.

The Financial Technology Powerhouse, yang masih dikendalikan Jack Ma ini melaporkan laba perusahaan ini mencapai 21,9 miliar yuan China atau setara US$ 3,2 miliar dari total pendapatannya sebesar 72,5 miliar pada semester I-2020.

Mengutip CNBC, Rabu (26/8/2020), laba tersebut naik 1000% dari periode sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar 1,9 miliar yuan. Pendapatan juga naik signifikan yaitu 38% dari periode yang sama tahun lalu sebesar 52,5 miliar yuan.

Ant Group sebelumnya dikenal sebagai Ant Financial, perusahaan yang masih dimiliki Jack Ma ini berencana IPO di pasar modal Hong Kong dan Shanghai STAR, sejenis indeks saham teknologi seperti Nasdaq.

Perusahaan belum mengungkap soal harga saham. Tetapi seorang analis mengatakan kepada CNBC menilai pasarnya bisa mencapai US$ 200 miliar atau lebih besar dari beberapa bank terbesar di negeri Paman Sam.

Ant Group menjalankan aplikasi pembayaran Alipay yang sangat populer di China. Berdasarkan dokumen yang diajukan, tercatat lebih dari 1 miliar pengguna aktif dan memproses transaksi sekitar 118 triliun yuan dalam 12 bulan terakhir. Platform ini juga sudah tersebar ke berbagai penjuru dunia dengan volume transaksi 622 miliar per tahun.

Meski begitu, pihak Ant Group mengatakan ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dengan China berdampak buruk pada bisnisnya. Dua negara dengan ekonomi besar telah lama berselisih pada sektor perdagangan dan teknologi, yang terbaru soal TikTok.

"Pembatasan tersebut secara material merugikan dan mempengaruhi kemampuan kami untuk atau menggunakan teknologi, sistem, perangkat, atau komponen yang mungkin penting bagi infrastruktur teknologi," kata Ant.

"Selain itu, kebijakan dan tindakan yang diarahkan pada perusahaan China dapat berdampak membuat orang AS enggan bekerja di perusahaan China, sehingga dapat mengurangi kemampuan kami untuk mempekerjakan atau mempertahankan personel yang memenuhi syarat untuk bekerja di bisnis kami," tambahnya.(*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]