Memalukan! Ketua LKAAM Sumbar Minta Aksi Penyegelan Kantor Walinagari Pangkalan Diselesaikan Secara Adat dan Hukum Negara


Rabu, 26 Agustus 2020 - 18:00:30 WIB
Memalukan! Ketua LKAAM Sumbar Minta Aksi Penyegelan Kantor Walinagari Pangkalan Diselesaikan Secara Adat dan Hukum Negara Ketua LKAAM Provinsi Sumbar, M Sayuti Datuak Rajo Panghulu

HARIANHALUAN.COM – Aksi penyegelan Kantor Walinagari Pangkalan Kabupaten Limapuluh Kota oleh sekelompok massa saat berlangsungnya rapat Datuak 5 Suku Pangulu Nan 12 pada Minggu (23/08/20) lalu mendapat tanggapan serius dari Ketua LKAAM Provinsi Sumatra Barat. Kejadian tersebut dinilai tidak beretika dan memalukan.

Ketua LKAAM Provinsi Sumbar,  M Sayuti Datuak Rajo Panghulu  mengatakan tindakan yang dilakukan sekelompok massa yang diketahui ada oknum Kopakambai atau asisten datuak tersebut harus diselesaikan secara adat dan juga hukum negara.

"Di Minangkabau tidak ada yang namanya premanisme kalau ada masalah harus diselesaikan secara musyawarah. Tidak dengan cara menyegel tersebut, itu memalukan," kecam Datuk Sayuti usai menerima laporan kejadian tersebut, Rabu (26/08/20).

Kemudian, ia juga menyebutkan di Minangkabau jika seseorang tidak menghargai Datuak 5 Suku Pangulu Nan 12 maka akan ada sanksi yang berat menanti. 

"Itu namanya tak tahu diri, masa mereka 'maaga' (menggertak) Datuak 5 Suku Pangulu Nan 12," jelasnya.

M Sayuti Datuak Rajo Panghulu juga menegaskan perkara tersebut harus diusut secara tuntas secara hukum negara. 

Ia juga sudah mendapatkan laporan secara lisan dari Datuak 5 Suku Pangulu Nan 12 namun secara tulisan ia mengaku belum mendapatkan laporannya. 

Kemudian, lanjutnya, jika sudah mendapatkan laporan tertulis maka M Sayuti Datuak Rajo Panghulu akan menyurati Polda Sumbar agar mengusut secara tuntas.

Seperti diberitakan harianhaluan.com sebelumnya, para Datuak 5 Suku Pangulu Nan 12 meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kejadian penyegelan kantor Walinagari Pangkalan tersebut. 

“Sudah dilaporkan ke polisi. Mudah-mudahan kasus ini terus berlanjut. Kami pun mendesak pihak kepolisian untuk terus mendalami kasus ini sampai tuntas," ucap  Zainal Datuak Damuanso, salah satu datuak 5 suku Pangulu Nan 12 pada Selasa (25/8) siang.

Seperti halnya dipertegas oleh para Datuak lainnya, Afrizal Dt Pengulu Bosuo, Fuad Dt Mangkuto, Jhon Dt Sibijayo dan Daswirman Dt Bandaro.

Menurut para pucuk pimpinan adat tersebut, persoalan sejumlah oknum warga tersebut tidak beretika lagi apalagi terhadap pucuk adat yang tengah rapat untuk kepentingan Nagari Pangkalan hingga berbuntut ke penyegelan kantor Walinagari Pangkalan tempat berlangsungnya rapat tersebut.

Sementara itu, Walinagari Pangkalan, Rifdal Laksamono sudah menyerahkan persoalan tersebut ke penegak hukum melalui pengacaranya. "Sudah dilaporkan. Semuanya melalui pengacara," terang Walinagari. (*)

loading...
Reporter : Merinda Faradianti/Dadang Esmana /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]