Tunggu Tanda Tangan Menkeu, Uang Pulsa Rp200 Ribu Buat PNS Segera Dicairkan


Rabu, 26 Agustus 2020 - 18:12:49 WIB
Tunggu Tanda Tangan Menkeu, Uang Pulsa Rp200 Ribu Buat PNS Segera Dicairkan Sri Mulyani (kemenkeu.go.id)

HARIANHALUAN.COM - Rencana tambahan uang pulsa sebesar Rp200 ribu untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari pemerintah hanya tinggal menunggu tanda tangan dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan aturan tersebut kini sedang menunggu penetapan resminya dari Sri Mulyani.

"Ibu sudah setuju tapi tinggal penetapan saja," kata Askolani di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Pemberian uang pulsa bagi para PNS sebetulnya bukan barang baru. Sebab,  pemerintah pernah memberikan insentif sebesar Rp 150 ribu per PNS, namun untuk menunjang kinerja mereka bekerja dari rumah, pemerintah menambah besaran manfaatnya sebesar Rp 50 ribu.

Meski begitu kata dia, kebijakan pemberian pulsa itu juga dikembalikan lagi kepada masing-masing Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait PNS mana yang berhak diberikan fasilitas pulsa. Kemenkeu hanya memberikan pedoman standar biaya.

"Tergantung dari K/L-nya, kan sekarang belanja banyak dihemat. Jadi itu supaya kinerja dia tetap optimal. Enggak ada alasan, enggak bisa rapat sama K/L lain," tambahnya.

Untuk anggarannya juga menggunakan anggaran masing-masing kementerian dan lembaga. Sehingga dengan adanya kebijakan kenaikan pemberian pulsa, kementerian dan lembaga bisa melakukan realokasi anggarannya.

Uang Pulsa

Sebelumnya, Sri Mulyani mengatakan tunjangan bantuan pulsa buat PNS merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendorong realisasi belanja barang yang terkontraksi 17 persen (yoy) akibat kebijakan pembatasan sosial dan WFH.

“Sekarang ini banyak K/L dan pegawai ASN yang harus melakukan kegiatan WFH. Jadi kita memberikan dukungan kalau memang direalokasi dalam bentuk tunjangan untuk pulsa," katanya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan anggaran yang akan digunakan telah ada di pos belanja barang untuk K/L yang seharusnya digunakan untuk kegiatan perjalanan, tetapi tidak bisa karena Covid-19.

"Belanja barang yang tadinya diperkirakan berbagai aktivitas tidak berjalan, namun menimbulkan biaya baru, kita bisa ubah dan mendukungnya agar tidak terjadi misalokasi," pungkasnya. (*)

 

loading...
 Sumber : Suara.com /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 14 September 2020 - 11:25:05 WIB

    Pegawai Kontrak Pemerintah Harap Bersabar, Aturan Gaji Tunggu Paraf Sri Mulyani

    Pegawai Kontrak Pemerintah Harap Bersabar, Aturan Gaji Tunggu Paraf Sri Mulyani HARIANHALUAN.COM - Rancangan Peraturan Presiden (Raperpres) tentang gaji dan tunjangan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara substansial telah disepakati. Saat ini sudah masuk ke dalam paraf para mente.
  • Ahad, 16 Agustus 2020 - 18:06:34 WIB

    'Obat Corona' Unair Tinggal Tunggu Izin Edar, Begini Tanggapan BPOM

    'Obat Corona' Unair Tinggal Tunggu Izin Edar, Begini Tanggapan BPOM HARIANHALUAN.COM - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan pihaknya akan memberikan penjelasan terkait evaluasi hasil uji klinis kombinasi obat virus Corona COVID-19, yang dikembangkan oleh TNI.
  • Ahad, 16 Agustus 2020 - 02:40:01 WIB

    Obat Covid-19 dari Unair Tinggal Tunggu Izin Edar BPOM?

    Obat Covid-19 dari Unair Tinggal Tunggu Izin Edar BPOM? HARIANHALUAN.COM - Obat penawar Covid-19 telah selesai uji klinis tahap ketiga. Obat ini dibuat oleh Universitas Airlangga, tinggal menunggu izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hal ini diungkapkan oleh Waki.
  • Sabtu, 15 Agustus 2020 - 11:33:34 WIB

    Tunggu Ekonomi Membaik, SBY Minta Tunda Belanja Alutsista

    Tunggu Ekonomi Membaik, SBY Minta Tunda Belanja Alutsista HARIANHALUAN.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani menambah alokasi pagu anggaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di bawah komando Prabowo Subianto tahun depan. Tak tanggung-tanggung, tambahan anggarannya mencapai Rp20 triliun.
  • Selasa, 04 Agustus 2020 - 10:59:05 WIB

    Tunggu Ditandatangani Presiden, Gaji ke-13 PNS Segera Cair

    Tunggu Ditandatangani Presiden, Gaji ke-13 PNS Segera Cair HARIANHALUAN.COM - Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji menyatakan, saat ini, revisi PP terkait gaji ke-13 sudah sampai di Sekretariat Negara dan tinggal menunggu tanda tangan/persetujuan dari Presiden Joko Widodo. J.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]