Tipu Warga Bisa Lolos Tes Bintara, Polwan Gadungan Berpangkat AKBP Diciduk Polisi


Rabu, 26 Agustus 2020 - 19:21:40 WIB
Tipu Warga Bisa Lolos Tes Bintara, Polwan Gadungan Berpangkat AKBP Diciduk Polisi Polwan Gadungan Berpangkat AKBP Diciduk Polisi di Payakumbuh

HARIANHALUAN.COM - Salah seorang wanita bernama Wynda Susanti Tanjung sukses mengelabuhi sejumlah warga dengan menjanjikan korban akan lolos terpilih dalam seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun 2020 di Polda Sumatera Selatan tanpa menjalani tahapan seleksi formal.

Wanita 43 tahun warga Depok tersebut mengaku salah seorang perwira menengah berpangkap Ajun Komisaris Besar Polisi.

Dalam aksi penipuannya, tersangka meminta uang kepada korban dengan alasan untuk uang pelicin sebesar Rp100 juta. Tersangka pun meminta KTP, KK, Akte Kelahiran dan Ijazah sebagai syarat yang akan diserahkan ke Mabes Polri.

Untuk uang pelicin, tersangka menerima pembayaran awal dari keluarga korban secara tunai. Selanjutnya korban diminta mentransfer secara bertahap ke rekening yang digunakan tersangka.

Setelah pembayaran secara bertahap dilakukan ke tersangka, korban dan keluarga korban diminta datang ke Palembang  untuk menyaksikan keberangkatan calon peserta didik yang dinyatakan lulus dan terpilih dalam seleksi penerimaan Bintara Polri Tugas Umum ke SPN Betung Polda Sumsel.

Namun setelah korban bertemu dengan tersangka disalah satu hotel, tersangka meminta lagi sejumlah uang. Kemudian, tersangka kabur meninggalkan korban. Dari sana, korban pun  akhirnya menelusuri latar belakang tersangka di Palembang, baru diketahui bahwa tersangka bukanlah seorang anggota Polri.

"Tersangka merupakan polisi gadungan berpangkat AKBP dan meyakinkan calon korban bisa meloloskan seseorang sebagai bintara polisi," terang AKBP Dony Setiawan, Kepala Polisi Resor Payakumbuh serta AKP M Rosidi Kepala Satuan Reserse Kriminal saat konferensi pers pada Rabu (26/8) sore.

Bahkan, kata Kapolres, tersangaka meraup untung dari hasil penipuan tersebut mencapai ratusan juta rupiah dari 4 korban.  Dijelaskan AKBP Doni, aksi penipuan yang dilakoni tersangka, berawal ketika tersangka mengaku pada suaminya yang merupakan warga Nagari Tanjuang Haro Sikabu-Kabu, Kecamatan Luak mampu meluluskan calon anggota Polri, dengan catatan peminat harus membayar uang pelicin.

"Tersangka mengaku suaminya bernama Sabar Sikumbang sebagai Polwan Polda Metro berpangkat AKBP dan bisa meloloskan calon anggota Polri. Dari sana keluarga Sabar menginformasikan hal tersebut kepada calon-calon korban lainnya sehingga ada korban lainnya yang tertarik," terangnya lagi.

Kemudian, ucap jepolan Akpol tersebut, ada 4 orang jadi korban yang tergiur dari ulah polisi gadungan itu. Yaitu 2 warga Kabupaten Limapuluh Kota, 1 warga Payakumbuh dan 1 warga Muara Enim Sumatera Selatan.

Masing-masing, Derry Parsetyo (20 Tahun) dan Alfitra (19) sesama  warga Jorong Bukit Kanduang, Nagari Tanjung Haro Sikabu Kabu Padang Panjang, Kecamatan Luak, Kabupaten dengan  kerugian Rp 46,5 juta dan Rp 42,5 juta. Suci Wahyuni (19 Tahun), warga  Kapalo Koto Ampangan, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh dengan kerugian Rp. 70 juta.  Dan Adit, warga Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan dengan kerugian Rp 45 juta. 

"Dari ke 4 korban, mengalami kerugian Rp  Rp 204 juta. Dari pengakuan tersangka ke korban, uang yang distor tersebut sebagai pelicin agar bisa lulus," ungkap AKBP Dony.

Para orang tua korban pun mengiyakan permintaan tersangka dengan harapan anak-anak mereka bisa lulus sebagai anggota Polri. Tetapi setelah waktu yang dijanjikan, tidak ada kabar berita lanjutan terhadap kelulusan anak mereka. Dan akhirnya masing-masing korban melaporkan hal tersebut ke Mapolres Payakumbuh.

"Awalnya suami tersangka yang ditangkap dan disusul ke tersangka lainnya yaitu Polwan gadungan tersebut," kata Kapolres. 

Sabar ditangkap di Muara Enim pada Rabu, (19/8) pagi. Kemudian, petugas  melakukan pengejaran terhadap tersangka Wynda dan berhasil mengamankan Wynda di Depok keesokan harinya, Kamis (20/8) pagi. 

Dari tangan kedua tersangka, petugas menyita 5 unit HP , ATM BRI, ATM BCA, serta ATM BNI.

Kepada petugas, Sabar suami dari tersangka mengakui ikut tertipu oleh tersangka Wynda yang tak lain adalah istrinya sendiri. Sabar tidak mengetahui bahwa sebenarnya Wynda bukanlah Polwan berpangkat AKBP yang dinas di Polda Metro. Sabar tidak menerima hasil kejahatan dari Wynda dan semua korban adalah keluarga Sabar. (*)

loading...
Reporter : Dadang Esmana /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 22 Juli 2020 - 15:01:46 WIB

    Mengaku Kolonel di Mabes TNI, Petani Ini Tipu IRT hingga Rp252 Juta

    Mengaku Kolonel di Mabes TNI, Petani Ini Tipu IRT hingga Rp252 Juta HARIANHALUAN.COM - Seorang petani asal Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman diringkus oleh jajaran Dirreskimum Polda Sumbar pada Senin (13/7/2020) lalu. Betapa tidak, dalam jangka waktu empat tahun, petani ini berhasil menip.
  • Ahad, 19 Juli 2020 - 08:39:47 WIB

    Ternyata! Calon Pembeli Rumah Anang-Ashanty Juga Tipu PMI Jember

    Ternyata! Calon Pembeli Rumah Anang-Ashanty Juga Tipu PMI Jember HARIANHALUAN.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Jawa Timur, juga menjadi korban penipu calon pembeli rumah pasangan artis Anang Hermansyah - Ashanty yang dijuluki "Sultan Jember" bersama istrinya, sehingga d.
  • Rabu, 08 April 2020 - 07:03:47 WIB

    Tertipu! Beli Masker via Online Rp36 Juta, yang Diterima Batu Bata

    Tertipu! Beli Masker via Online Rp36 Juta, yang Diterima Batu Bata PALEMBANG, HARIANHALUAN.COM - Nasib apes dialami Juan Pucan Endrile (30), Warga Jalan Seruni, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan. Maksud hati ingin membeli masker dalam jumlah banyak, na.
  • Kamis, 30 Januari 2020 - 19:06:23 WIB

    Ini Trik agar Anda Tak Tertipu Beli Motor Bodong

    Ini Trik agar Anda Tak Tertipu Beli Motor Bodong PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Polresta Padang berhasil mengungkap 92 kasus curanmor dengan mengamankan 51 orang tersangka. Dalam rilis yang digelar pada Kamis (30/1), terungkap, rata-rata hasil pencurian tersebut dilempar ke lu.
  • Rabu, 29 Januari 2020 - 10:07:31 WIB

    Tragis..! Princess dari Saudi Kena Tipu Besar-besaran di Bali

    Tragis..! Princess dari Saudi Kena Tipu Besar-besaran di Bali JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Putri Arab Saudi, Princess Lolowah binti Faisal bin Abdulaziz Al Saud menjadi korban penipuan. Putri asal negeri petrodollar itu harus menanggung rugi besar hingga setengah triliun rupiah..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]