Pemkab Pasaman Kembali Gelar Tes Swab Massal, Kali Ini Sasar ASN dan TNI/Polri


Kamis, 27 Agustus 2020 - 15:30:13 WIB
Pemkab Pasaman Kembali Gelar Tes Swab Massal, Kali Ini Sasar ASN dan TNI/Polri Suasana pelaksanaan tes swab massal dikalangan ASN dan TNI/Polri di Basement Kantor Bupati Pasaman, di Lubuksikaping.

HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman, menggelar tes usap massal (Pool Swab Test) pada ASN, TNI/Polri, perangkat Camat dan Walinagari serta tenaga pengajar di daerah itu, Kamis (27/8/2020). Pemeriksaan kesehatan ini upaya pemerintah untuk mendeteksi penyebaran Covid-19.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, dr Rahadian Suryanta Lubis menjelaskan, bahwa pelaksanaan tes swab kali ini menargetkan 1.000 an peserta, digelar di tiga lokasi, Lubuksikaping, Bonjol dan Padanggelugur. 

"Arah Selatan, dipusatkan di Puskesmas Bonjol. Ini mencakup tiga kecamatan, yakni Bonjol, Simpati dan Tigonagari. Arah Utara, di Puskesmas Tapus. Wilayahnya mencakup delapan kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Padanggelugur, Panti, Duokoto, Mapattunggul Selatan, Mapattunggul, Rao, Rao Selatan, Rao Utara. Lokasi berikutnya bertempat di Basement Kantor Bupati Pasaman. Ini, untuk wilayah Lubuksikaping," ujarnya.

Tes usap tersebut, kata Rahadian, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 ditengah masyarakat, khususnya klaster OPD, Walinagari, tenaga pengajar, termasuk juga instansi TNI/Polri.

"Hingga siang ini, sudah mencapai 625 orang, dari target 1.000 orang yang akan di swab di tiga lokasi itu. Ini adalah tes swab ke-29 kali yang kita gelar," ujarnya. 

Dalam kegiatan tes usap massal ini, Dinas Kesehatan setempat sedikitnya menerjunkan 75 orang personel tenaga kesehatan. Ia mengharapkan, hasil tes usap itu seluruhnya negatif.

"Nanti hasilnya akan langsung dikirim ke Labor FK Unand Padang. Mudah- mudahan dengan hasil tes ini, tidak ditemukan ada warga kita yang positif terpapar Covid-19," pintanya.

Namun, kata dr Ade, biasa ia disapa, jika ada yang positif, orang tersebut diminta untuk isolasi mandiri di rumah. Sedangkan bagi yang memiliki gejala akan diarahkan untuk menjalani karantina.

"Isolasi mandiri bisa dilakukan setiap ASN dan pegawai di rumah namun harus tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat," katanya. 

Rahadian meminta masyarakat tidak takut mengikuti tes usap karena hasilnya bisa untuk mendeteksi secara dini penularan Covid-19. Jika positif, bisa diambil langkah antisipasi sehingga virusnya tidak semakin menyebar.

"Masyarakat jangan takut, apalagi takut sakit, ini tidak sakit. Proses tes kurang dari lima menit dan hasilnya sangat berguna sebagai deteksi dini keberadaan virus corona dalam tubuh sehingga bisa diantisipasi," katanya. (*)

loading...
Reporter : Yudi Lubis /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]