10 Cara Memulai Usaha Dropship di Instagram


Kamis, 27 Agustus 2020 - 21:07:10 WIB
10 Cara Memulai Usaha Dropship di Instagram Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Salah satu cara jualan online yang paling minim risiko adalah jualan dengan cara Dropship. Metode jualan ini sudah ada sejak lama, dan sampai saat ini masih menjadi primadona bagi sebagian orang. Jika Anda ingin jualan online namun yang minim sekali dari sisi modal, maka jualan dengan strategi dropship adalah solusi.

Seperti dikutip dari Teknologi.id (Haluan Media Group), Kamis (27/8/2020), bagi Anda yang belum tau apa itu jualan dengan metode dropship, jadi Dropship atau Dropshipping adalah metode jualan dimana Anda menjual produk ke konsumen tanpa perlu stok produk dan tanpa perlu mengirim barang langsung ke konsumen. Anda menjual langsung produk milik supplier dan pihak supplier lah yang mengirimkan produk tersebut ke konsumen dengan nama toko Anda.

Umumnya saat ini sudah ada banyak supplier yang membuka program dropship, dan fitur tersebut juga sudah dibuka oleh beberapa marketplace. Tugas Anda jelas disini yaitu berusaha menjual produk ke konsumen, dan biarkan masalah pengiriman diurus oleh supplier.

Tapi bagaimana caranya?

Ini adalah pertanyaan sejuta orang, ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika Anda ingin memulai usaha Dropship. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu Anda persiapkan :

1. Riset Target Market

Alih-alih diawal Anda berpikir mau jualan produk apa? sebaiknya Anda berpiir target market mana yang ingin Anda tuju? Mari berpikir simpel saja, gak perlu dibuat pusing. Misalnya Anda ingin mengincar target market penyuka olahraga sepeda yang saat ini sedang naik daun.

2. Riset Produk

Kita sudah punya target market, yaitu penyuka olahraga sepeda. Mari kita kerucutkan lagi, olahraga sepeda yang seperti apa? misalnya : mereka yang suka sepeda pagi untuk olahraga. Dari data tersebut kita bisa ururtkan, produk-produk apa saja yang biasanya dipakai oleh mereka, dari mulai fashion, aksesoris, juga sparepart.

Misalnya kita ambil satu produk yaitu aksesorisnya. Kita mulai cari supplier yang menyediakan produk-produk tersebut dimana? yaa di marketplace. Misalnya shopee, tokopedia, bukalapak.

Produk aksesoris  : pelindung kepala, headband, kacamata, kaos kaki

Temukan supplier yang menyediakan produk-produk tersebut, kalau bisa semua produk dijual di satu supplier. Jangan sampai beda-beda, karena nanti kalau beda-beda Anda akan kesulitan melayani customer yang beli banyak tapi itemnya berbeda.

3. Temukan Supplier yang Tepat

Supplier yang tepat adalah toko yang secara penjualan bagus, secara reputasi bagus, secara pelayanan cepat dan stoknya aman. Anda harus perhatikan betul hal-hal ini, karena jika tidak memenuhi kriteria lebih baik cari yang lain. 

4. Membuat akun jualan di Instagram

Tugas Anda selanjutnya adalah membuat akun jualan di Instagram, paling mudah Anda membuat akun dengan nama toko yang generik. Maksudnya adalah, nama tokonya sesuai dengan produk atau target market Anda. Misalnya dalam contoh kasus ini kita jualan produk untuk penyuka sepeda, bukan? Jadi kita beri nama saja toko kita : "@pecintasepeda" 

5. Konten Jualan + Konten Hiburan dan Edukasi

Dalam berjualan di Instagram sebaiknya jangan semua konten isinya foto produk, buatlah tampilan visual online shop Anda variatif. Misalnya dalam sehari Anda posting 5 konten. 2 konten jualan, 3 konten hiburan dan edukasi yang isinya masih related dengan produk serta target market Anda.

6. Konsisten posting

Pada saat awal jualan, pasti Anda akan menemukan kesulitan dari sisi pertumbuhan followers dan penjualan. Hal ini adalah ujian konsistensi Anda. Tetap posting setiap hari dan jangan lupa gunakan hashtag yang tepat.

7. Iklan gratis dan berbayar

Dalam jualan kita itu wajib iklan, yang namanya iklan ada yang gratis ada yang berbayar. Dalam iklan gratis Anda bisa meminta bantuan teman-teman Anda untuk ikut promosi produk jualan Anda. Atau Anda manfaatkan WA stories Anda untuk promo produk toko online Anda.

Sementara untuk iklan berbayar, sebaiknya ini dilakukan jika toko Anda sudah mencapai minimal 500 followers, sehingga tingkat kepercayaan calon konsumen lebih tinggi. Jika Anda memaksa iklan tapi jumlah followers Anda masih sedikit, kemungkinan besar calon pembeli yang lihat iklan Anda kurang percaya dan malah iklan Anda jadi boncos.

8. Maksimalkan konten gambar dan video

Jika Anda hanya posting gambar yang disedikan oleh supplier Anda, maka menurut saya itu adalah hal yang kurang baik. Karena Anda harus lebih kreatif lagi dalam mengemas toko Anda meskipun hanya dropship. Anda harus belajar menampilkan kualitas gambar, video, carousel yang lebih bagus lagi. Hal-hal seperti ini harus dipelajari dan memang tidak mudah, tapi Anda harus mau berusaha belajar. 

9. Percaya dengan proses

Tidak ada hal yang instan, jika Anda merasa apa yang Anda lakukan tidak kunjung berhasil. Percayalah hal itu merupakan sebuah tanda bahwa Anda harus melakukan hal yang berbeda dan lebih baik lagi. Terutama dari sisi konten. Karena Anda jualan di sosial media. Orang itu lihat konten. 

10. Margin yang bagus

Pasti selalu ada yang tanya, jika harga sebuah produk dari supplier 50.000, terus saya harus jual berapa? Jawaban saya adalah minimal Anda ambil untung 20.000 - 30.000. Sehingga Anda bisa leluasa ketika ingin iklan berbayar. Makanya pastikan produk yang Anda jual, jangan yang terlalu murahan banget.

Mungkin Artikel ini kurang begitu lengkap membahas dropship, tapi 10 hal diatas adalah kunci utama keberhasilan orang-orang yang menjalankan usaha ini. Kemudian jika semua berjalan dengan baik, Anda bisa upgrade usaha Anda dari dropship ke reseller mislanya yang stok produk.

Semoga tips diatas dapat bermanfaat bagi Anda, dan bisa membuka wawasan Anda mengenai jualan dengan metode dropship. (*)

loading...
 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]