Rugi 11 Triliun di Semester I, Pertamina Malah Cetak Laba Rp 6 T di Bulan Juli


Kamis, 27 Agustus 2020 - 21:36:55 WIB
Rugi 11 Triliun di Semester I, Pertamina Malah Cetak Laba Rp 6 T di Bulan Juli Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - PT Pertamina (Persero) meraih laba bersih bulanan di Juli sebesar US$ 408 juta atau sekitar Rp 6 triliun (kurs Rp 14.722). Hal ini berdampak kerugian Pertamina turun menjadi menjadi US$360 juta atau setara Rp 5,3 triliun. Sementara pada bulan sebelumnya kerugian masih di atas Rp 11 triliun.

Hal ini membuat Pertamina optimistis dapat membalikan keadaan dari rugi pada Semester I-2020 menjadi laba pada akhir tahun ini.

Optimistis tersebut terbangun setelah melihat data penjualan hingga laba yang diraih pada Juli 2020. Volume penjualan pada bulan tersebut mencapai 6,9 juta Kilo Liter (KL) atau meningkat 5% dibandingkan Juni 2020 yang 6,6 juta KL. 

Sementara, dari sisi nilai penjualan, pada Juli berada di kisaran US$ 3,2 miliar atau terjadi kenaikan sebesar 9% dari bulan sebelumnya yang mencapai US$ 2,9 miliar. 

"Salah satu shock yang dialami pada masa pandemi Covid-19 adalah penurunan demand BBM, namun seiring pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru dan pergerakan perekonomian nasional, tren penjualan Pertamina pun mulai merangkak naik. Kinerja kumulatif Juli juga sudah mengalami kemajuan dan lebih baik dari kinerja kumulatif bulan sebelumnya," ujar Fajriyah Usman, Vice President Corporate Communication Pertamina di Jakarta (27/8/2020).

Menurut Fajriyah, periode Februari hingga Mei 2020 merupakan masa-masa terberat Pertamina dengan volume demand yang terus mengalami penurunan tajam akibat pandemi Covid-19. Ditambah penurunan pendapatan di sektor hulu, total pendapatan Pertamina, yang tercantum dalam Laporan Keuangan Unaudited Juni 2020, turun hingga 20%.

Fajriyah juga menyampaikan dengan penurunan pendapatan yang signifikan, maka laba juga turut tertekan. Pada pada Januari 2020, Pertamina masih membukukan laba bersih positif US$ 87 juta. Namun memasuki 3 bulan selanjutnya, mulai mengalami kerugian bersih rata-rata US$ 500 juta per bulan.

Untuk mengatasi kondisi ini, lanjut Fajriyah, manajemen Pertamina telah berhasil menjalankan strategi dari berbagai aspek baik operasional maupun finansial, sehingga laba bersih pun beranjak naik sejak Mei sampai Juli 2020 dengan rata-rata sebesar US$ 350 juta setiap bulannya. Pencapaian positif ini akan terus mengurangi kerugian yang sebelumnya telah tercatat.

"Mulai Mei berlanjut Juli, dan ke depannya, kinerja makin membaik. Dengan Laba Bersih (unaudited) di Juli sebesar US$408 juta, maka kerugian dapat ditekan dan berkurang menjadi US$360 juta atau setara Rp 5,3 triliun. Dengan memperhatikan trend yang ada, kami optimistis kinerja akan terus membaik sampai akhir tahun 2020," katanya.

Selain itu, kinerja Laba Operasi dan EBITDA juga tetap positif, sehingga secara kumulatif dari Januari sampai dengan Juli 2020 mencapai US$ 1,26 milyar dan EBITDA sebesar US$ 3,48 milyar. Hal ini menunjukkan bahwa secara operasional Pertamina tetap berjalan baik, termasuk komitmen Pertamina untuk menjalankan penugasan dalam distribusi BBM dan LPG ke seluruh pelosok negeri serta menuntaskan proyek strategis nasional seperti pembangunan kilang.

"Tentu saja, perbaikan kinerja tidak semudah membalikkan tangan, perlu proses dan perlu waktu. Sekarang ini, sudah terlihat dengan kerja keras seluruh manajemen dan karyawan, kinerja Pertamina mulai pulih kembali," katanya. (*)

loading...
 Sumber : CNBC Indonesia /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 27 Agustus 2020 - 20:56:20 WIB

    Pertamina Rugi 11 Triliun, Erick: Tolong Bandingkan dengan Perusahaan Lain, Malah Jauh Lebih Rugi

    Pertamina Rugi 11 Triliun, Erick: Tolong Bandingkan dengan Perusahaan Lain, Malah Jauh Lebih Rugi HARIANHALUAN.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, besar kerugian yang dialami Pertamina pada semester I ini masih tidak seberapa bila dibandingkan dengan perusahaan migas lainnya di dunia yan.
  • Rabu, 26 Agustus 2020 - 16:32:51 WIB

    Pertamina Rugi Rp 11 T, DPR Minta Penjelasan Menteri ESDM

    Pertamina Rugi Rp 11 T, DPR Minta Penjelasan Menteri ESDM HARIANHALUAN.COM - Kerugian PT Pertamina (Persero) dipertanyakan Komisi VII DPR RI. Dalam rapat dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif, Anggota Komisi VII Fraksi PKB Ratna Juwita Sari meminta penjelasan terkait masalah tersebut..
  • Selasa, 25 Agustus 2020 - 17:12:03 WIB

    Pertamina Merugi, PKS Desak Pencopotan Ahok

    Pertamina Merugi, PKS Desak Pencopotan Ahok HARIANHALUAN.COM- Anggota Komisi VII DPR RI dari FPKS, Mulyanto, pertanyakan kinerja Komisaris Utama PT. Pertamina, Basuki Tjahya Purnama atau Ahok selama bergabung di perusahaan minyak negara itu.  .
  • Senin, 03 Agustus 2020 - 17:13:28 WIB

    Ini Biang Kerok Matahari Rugi Rp358 Miliar pada Semester I 2020

    Ini Biang Kerok Matahari Rugi Rp358 Miliar pada Semester I 2020 HARIANHALUAN.COM - PT Matahari Departement Store Tbk melaporkan penjualan kotor sebesar Rp3,9 triliun sepanjang semester I 2020. Penjualan tersebut turun 62,7 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu..
  • Jumat, 31 Juli 2020 - 19:02:01 WIB

    Gegara Corona, Maskapai Ternama Ini Rugi Rp 19,1 T

    Gegara Corona, Maskapai Ternama Ini Rugi Rp 19,1 T HARIANHALUAN.COM - Pandemi global virus corona (Covid-19) kembali memakan korban dalam industri penerbangan. Kali ini maskapai Air Canada melaporkan kerugian bersih untuk kuartal kedua pada Jumat (31/7/2020)..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]