Terawan Khawatir Terjadi Kekacauan Jika Tak Ada Perencanaan Imunisasi Covid-19


Jumat, 28 Agustus 2020 - 10:10:32 WIB
Terawan Khawatir Terjadi Kekacauan Jika Tak Ada Perencanaan Imunisasi Covid-19 Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (Tangkapan Layar Youtube KEMENDIKBUD RI)

HARIANHALUAN.COM - Tahapan orang-orang yang akan diprioritaskan untuk disuntik lebih dulu memicu kekhawatiran Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto.  

Jika tidak ada perencanaan yang tepat mengenai hal ini, Terawan khawatir akan terjadi kekacauan. Karena itu, pemerintah saat ini tengah menggodoknya.

"Bayangin kita misalnya hanya mau merencanakan, kebetulan baru ada 25 juta atau 20 juta. Itu kan berarti rakyat kita berapa juta, siapa yang harus didahulukan, apa alasannya dan sebagainya harus kami bisa membuat reason yang tepat benar agar tidak chaos," kata Terawan dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Kamis (27/8/20).

"Dan berapa juta per hari bisa kita lakukan itu harus diukur, kami harus detil, karena juga menyangkut impact politik, karena tidak bisa semua dalam sehari divaksinasi," lanjutnya.

Ia juga menjelaskan perlu skenario tepat untuk penyuntikan vaksin Covid-19 yang akan dilakukan di Indonesia. Skenario ini mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk mengenai daya tahan atau batas masa khasiat vaksin tersebut.

"Vaksin disuntikkan apakah sekali setiap 6 bulan, atau setahun, atau berapa. Jadi informasinya ini tahan antara 6 bulan sampai 2 tahun, jadi apakah 6 bulan atau 2 tahun kami belum clear," bebernya.

Karena itu, pihaknya masih menunggu kepastian mengenai hasil pengujian tahap 3 yang juga akan menentukan jangka kekebalan manusia setelah disuntik vaksin.

"Jadi kalau 6 bulan seperti yang dikatakan, ya berarti tiap 6 bulan disuntik. Kalau 2 tahun ya berarti tiap 2 tahun disuntik. Kalau 1 tahun berarti setahun sekali disuntik," imbuh Terawan.

Selain itu, pertimbangan lainnya adalah mengenai anggaran penyuntikan. Menurutnya, intensitas penyuntikan pasti berdampak pada besarnya anggaran yang harus disiapkan.

"Ini juga akan menimbulkan impact-nya ke penganggaran. Karena itu akan kami bicarakan detail. Ini kan belum final, nanti setelah satgas resmi kami akan diskusi intens. Dan Kemenkes pasti akan berikan masukan-masukan yang rasional untuk terutama pengalaman dalam program vaksinasi," urainya. (*)
 

loading...
 Sumber : CNBC Indonesia /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]