Bupati Sijunjung Diperiksa 6 Jam Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan ARD DPRD


Jumat, 28 Agustus 2020 - 11:48:00 WIB
Bupati Sijunjung Diperiksa 6 Jam Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan ARD DPRD Bupati Kabupaten Sijunjung, Yuswir Arifin

HARIANHALUAN.COM - Akhirnya, Bupati Kabupaten Sijunjung, Yuswir Arifin penuhi panggilan penyidik kepolisian untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi ratusan juta, pembangunan rumah dinas pimpinan DPRD setempat tahun anggaran 2018-2019.

Diketahui, dugaan korupsi tersebut menjerat dua mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sijunjung bernisial WB dan NJ. Dipanggilnya Bupati dalam kasus tersebut, berdasarkan keterangan dua tersangka beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Sijunjung, AKP Fetrizal mengatakan, setelah dilakukan pemanggilan kedua, Bupati berkenan hadir untuk memberikan kesaksian berkaitan dengan dugaan korupsi yang dilakukan dua tersangka yang kini sudah ditahan.

"Pada panggilan pertama yang bersangkutan (Bupati) tidak datang dan setelah dilakukan pemanggilan kedua, akhirnya saksi berkenan hadir untuk diperiksa," ujar Fetrisal, Kamis, (27/8/2020) malam, saat dihubungi wartawan.

Dalam pemeriksaan sebagai saksi, kata dia, Bupati diberikan sebanyak lebih kurang sepuluh buah pertanyaan. Pemeriksaan berlangsung selama enam jam yang dimulai dari pukul 10.00 WIB dan selesai setelah sholat Ashar.

"Untuk pemeriksaan sementara sudah cukup dan jika suatu ketika perlu diperiksa lagi, maka kami akan panggil kembali," terangnya lagi.

Untuk sementara, pihak kepolisian belum ada menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi ini. Namun pihaknya juga akan terus melakukan pengembangan yang hingga kini kasusnya itu masih dalam penyidikan.

Kemudian diketahui, korupsi yang dilakukan dua mantan pimpinan DPRD Sijunjung ini adalah anggaran tahun 2018-2019, hingga ratusan juta untuk pengadaan rumah dinas, tapi rumah dinas itu tidak ada. 

Diinformasikan juga, satu tersangka di antaranya masih aktif sebagai anggota dewan yakni Wb, berasal dari Partai Demokrat, sementara NJ dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang kedua dilakukan penahanan oleh kepolisian sejak 7 Agustus 2020. (*)

 

loading...
Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]