Pembudidaya Perikanan Darat Dharmasraya Bakal Dapat Bantuan Rp1,03 Miliar


Jumat, 28 Agustus 2020 - 15:29:00 WIB
Pembudidaya Perikanan Darat Dharmasraya Bakal Dapat Bantuan Rp1,03 Miliar Sekretaris Dinas Pangan dan Perikanan Dharmasraya Sarbaini (dua kiri) saat meninjau kolam budidaya masyarakat di daerah itu.

HARIANHALUAN.COM - Sempat ditunda akibat proses Refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk penanganan Covid-19, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, dipastikan kembali menerima bantuan bagi kelompok masyarakat pelaku budidaya perikanan darat yang dianggarkan melalui DAK Kementerian Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia. 

"Total dana yang diterima berjumlah sebesar Rp 1,03 miliar atau berkurang dari rencana awal yakni sebesar Rp 1,5 miliar, yang akan disalurkan untuk delapan kelompok masyarakat penerima dari 15 kelompok yang diajukan," kata Kepala Dinas Pangan dan Perikanan setempat, Purwanto, melalui Sekretaris Sarbaini, di Pulau Punjung, Jumat (28/08). 

Selain dialokasikan untuk membantu pengadaan benih ikan, lanjutnya, dana tersebut sebagian juga dimanfaatkan untuk biaya perbaikan kolam pembenihan untuk Balai Benih Ikan Koto Baru. 

"Pemangkasan ini mungkin dampak dari pemotongan anggaran akibat Covid-19, namun demikian kita bersyukur Dharmasraya tetap menerima DAK tahun ini," kata dia. 

Ia menjelaskan, bantuan sebesar Rp1,03 miliar tersebut digunakan untuk rehabilitasi sarana dan prasarana kolam Balai Benih Induk (BBI) sebanyak Rp556 juta dan bantuan bibit ikan Rp484 juta.

Kemudian, ulasnya, bantuan bibit ikan diperuntukkan untuk delapan kelompok tani di daerah itu. Masing-masing kelompok menerima kucuran dana antara Rp50 sampai Rp60 juta. 

"Kita rencanakan bantuan ini sudah didistribusikan ke kelompok penerima pertengahan September mendatang, saat ini tinggal verifikasi akhir," katanya.

Ia berharap dengan adanya sejumlah kegiatan yang bersumber dari DAK tersebut, diharapkan ke depan produksi ikan di Kabupaten Dharmasraya akan meningkat. 

Di samping  itu juga diharapkan dapat memulihkan perekonomian masyarakat di tengah pandemik melalui kegiatan budidaya perikanan, lanjut dia. 

Menurut dia potensi produksi perikanan di Dharmasraya cukup menjanjikan melihat jumlah pembudidaya yang dilakukan secara mandiri jumlah mencapai 70 kolam. 

"Budidaya perikanan darat di Dharmasraya cukup potensial baik yang dilakukan secara mandiri maupun binaan pemerintah, tinggal bagaimana ke depannya mengemasnya saja lagi," tambah dia.(*)
 

loading...
Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 19 Februari 2020 - 11:56:09 WIB

    Pembudidaya Lele di Kota Pariaman Terus Bertambah

    Pembudidaya Lele di Kota Pariaman Terus Bertambah PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Pasar untuk produksi ikan lele konsumsi, hasil budidaya masyarakat di Kota Pariaman masih diminati pasar luar daerah selain lokal..
  • Ahad, 30 Juni 2019 - 10:34:23 WIB

    Pembudidaya Ikan Talun Indah Pessel Sambangi 50 Kota

    Pembudidaya Ikan Talun Indah Pessel Sambangi 50 Kota PESSEL, HALUAN - Kepala Dinas Perikanan Andi Syafinal melepas keberangkatan kelompok pembudidaya Talun Indah, Kec. Pancung Soal untuk melakukan Studi Komperatif ke Kabupaten 50 Kota, Rabu (26/06) lalu..
  • Senin, 28 Maret 2016 - 03:16:39 WIB

    Pembudidaya Ikan Mungo Terkenda Pasokan Air

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Nagari Mungo, Kecamatan Luak, terkenal sebagai penghasil berbagai jenis benih ikan, mulai dari gurami, lele, nila, nilem, mas rayo dan patin..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]