Masyarakat Dharmasraya Belum Optimalkan Penggarapan Potensi Besar Budidaya Perikanan Perairan Umum


Jumat, 28 Agustus 2020 - 15:40:47 WIB
Masyarakat Dharmasraya Belum Optimalkan Penggarapan Potensi Besar Budidaya Perikanan Perairan Umum Aliran Sungai Batang Hari yang merupakan sungai besar melintasi wilayah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Foto dok HarianHaluan.Com

HARIANHALUAN.COM - Dilalui aliran sungai besar dengan bentangan sungai kecil di hampir seluruh kecamatan yang ada, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, memiliki potensi besar untuk pengembangan budidaya perikanan di perairan umum. Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Pangan dan Perikanan setempat, Sarbaini, Jumat (28/08). 

"Meskipun demikian, sekitar 70 persen aliran bentang sungai yang ada justru terancam populasinya dan tidak dapat dikembangkan menjadi salah satu sumber penghasil ikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang hanya mampu terpenuhi sebesar 60 persen," ungkapnya, di Dharmasraya. 

Menurutnya, hal itu dipicu oleh rendahnya kesadaran masyarakat sekitar aliran sungai dalam memanfaatkan potensi sekaligus menjaga kelestarian populasi didalamnya. 

Ia menyebutkan, setidaknya ada sebanyak 11 kecamatan dialiri sungai besar ataupun sungai kecil yang berpotensi dapat dimanfaatkan namun hanya tiga kecamatan yang dapat dilakukan pengembangan, yaitu Kecamatan Asam Jujuhan, Kecamatan IX Koto, dan Kecamatan Pulau Punjung. 

Untuk membangkitkan potensi itu, lanjutnya, pemerintah setempat terus melakukan pengembangan budidaya ikan di perairan umum melalui bantuan bibit ikan bagi kelompok masyarakat sepanjang bantaran sungai-sungai itu. 

"Untuk tahun ini memang tidak ada bantuan untuk budidaya ikan di perairan umum, awalnya sudah kita usulkan dari dana pokok pikiran DPRD Sumbar karena pemangkasan akibat program Refocusing maka seluruhnya dibatalkan kembali," jelasnya. 

Ia berharap, dalam upaya pemulihan anggaran dan perekonomian masyarakat pasca pandemi nanti, kawasan bantaran sungai bisa dimunculkan sebagai salah satu penyangga dalam upaya menumbuhkan kembali geliat ekonomi sekaligus penyelamatan terhadap populasi sungai yang saat ini mati suri akibat berbagai faktor dampak kegiatan usaha masyarakat. 

"Diakui menyelamatkan populasi dan pelestarian sungai sangat penting namun memberikan manfaat ekonomis bagi masyarakat yang dekat atau dilalui oleh aliran sungai juga tak kalah penting dan harus diformulasikan secara bersama oleh pihak terkait," tutupnya.(*) 
 

loading...
Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]