Tentang Virus Covid-19, Ini Anjuran dari Gubernur Irwan Prayitno


Jumat, 28 Agustus 2020 - 23:36:32 WIB
Tentang Virus Covid-19, Ini Anjuran dari Gubernur Irwan Prayitno Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno

HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumbar (Sumbar) Irwan Prayitno menjelaskan bahwa penambahan kasus positif di ranah minang disebabkan karena, saat ini banyak orang yang terus keluar rumah untuk beraktivitas, bertemu dan saling kontak dengan yang lainnya. Pada penerapan era new normal, perekonomian sudah menggeliat dan sejumlah masyarakat mulai beraktivitas seperti semula.

"Kita tidak bisa membendung penyebaran virus corona, jika ada yang tidak mau terpapar, ya dirumah saja, jangan keluar. Intinya kita tidak bisa menghindari, hanya saja dapat dicegah dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti memakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan sebagainya," kata Irwan Prayitno melalui press confrence yang diwadahi oleh IJTI Sumbar, Jumat (28/8/2020).

Irwan Prayitno membeberkan, bahwa PSBB juga tidak akan dilanjutkan karena akan mematikan perekonomian masyarakat, dana operasional dari pemerintah pun tidak akan mampu membackup dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Artinya pada era ini semua masyarakat tetap produktif namun dengan menerapkan protokol kesehatan.

Memakai masker, kata dia, akan memperkecil kemungkinan tertular virus corona, karena ketika droplet akan menyebabkan perpindahan dari satu ke yang lainnya. "Selama obat atau vaksin belum bertemu, kita akan seperti ini terus, upaya yang dilakukan hanya tracking, tracing dan testing yang masif. Karena akan ada yang terinfeksi, kemudian berobat ke rumah sakit, ada yang meninggal dan ada yang sembuh, siklusnya akan seperti ini terus," tambahnya.

Seiringan dengan hal tersebut, Ia selalu meminta masyarakat untuk selalu disiplin dalam segala beraktivitas. Upaya pemerintah yang dilakukan saat ini dengan menyiapkan peraturan daerah (perda) agar memberi efek jera kepada masyarakat, bagi masyarakat yang tidak disiplin akan mendapatkan sanksi. "Sekali lagi hanya diminta kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan," harapnya.

Upaya mendukung hal tersebut, fasilitas swab masyarakat disediakan secara gratis dengan sistem laboratorium yang mampu memeriksa sampel sekitar 3000 sampel perharinya dengan sistem pool test. Mengenai pembiayaan laboratorium pemeriksaan sampel, kata dia, saat ini didukung oleh beberapa pihak ketiga seperti BNPB, Bank Nagari dan beberapa pihak lainnya sehingga tidak terlalu menyedot pendapatan daerah. Nantinya anggaran daerah akan dipergunakan bagi insentif tenaga kesehatan, penyediaan alat dan lainnya.

"Virus corona tidak pilih kasih, tidak memandang bulu siapa dan apa jabatannya, mau kepala daerah, gubernur, masyarakat dan yang lainnya. Selama tidak menerapkan protap kesehatan, maka akan berpotensi tertular atau menularkan," ucapnya.

Beberapa hari terakhir, kasus terbanyak berasal dari luar Sumbar. Seperti di lingkungan Pemprov misalnya, diawali dari Sekretaris Daerah kemudian tertular ke sopir, ASN, tenaga ahli dan lainnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka perjalanan dinas keluar Sumbar bagi ASN akan diperketat. (*)

loading...
Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]