Tim Satgas Covid-19 Kecolongan, Penumpang Kapal Sabuk Nusantara Turun Di Pelabuhan Tuapejat Tanpa Prosedur Covid-19


Ahad, 30 Agustus 2020 - 13:08:28 WIB
Tim Satgas Covid-19 Kecolongan, Penumpang Kapal Sabuk Nusantara Turun Di Pelabuhan Tuapejat Tanpa Prosedur Covid-19 Ilustrasi

MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM -- Penumpang Kapal Sabuk Nusantara yang bersandar pada Sabtu (29/08) di Pelabuhan Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, turun tanpa melalaui prosedur yang ditetapkan oleh tim gugus tugas setempat. 

Hal tersebut dikatakan Jubir Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Mentawai Bidang Teknis Serielie BW, Minggu (29/08) di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Mentawai, yang mana saat kapal masuk petugas di pos tim gugus pelabuhan Tuapejat sedang kosong.

Baca Juga : Sekolah jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Sumbar

"Saat kapal masuk memang tidak dilakukan pengecekan oleh tim gugus tugas, karena pada saat kapal masuk petugas jaga di Pos pelabuhan sedang kosong, sehingga penumpang turun begitu saja tanpa pengecekan surat keterangan bebas Covid-19, karena jadwal kapal juga tidak menentu, sehingga tim gugus tugas tidak mengetahui kapan kapal tersebut masuk," paparnya.

Pihaknya juga mengaku bahwa Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Mentawai tidak mengantongi data penumpang kapal KM Sabuk Nusantara yang datang pada Sabtu kemaren, sehingga pihak tim gugus tugas setempat tidak mengetahui siapa saja warga atau penumpang kapal yang turun di tiap pelabuhan di Mentawai yang disinggahi kapal.

Baca Juga : Kendalikan Banjir Sungai Batang Lembang Solok, Pemprov Butuh Bebaskan 2,5 Hektare Lahan

"Sekarang kita sedang berupaya mendapatkan data penumpang kapal yang kebetulan ada satu penumpang yang terkonfirmasi positif Covid-19, kita harapkan pihak Syahbandar atau pihak terkait ada data-data penumpang, siapa-siapa saja yang turun di Pelabuhan, sehingga lebih mudah bagi kita melakukan Tracing, " paparnya.

Sementara itu Satuan Pol PP dan tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Mentawai juga diminta untuk menyampaikan himbauan di sejumlah rumah Ibadah, dalam rangka mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Kepulauan Mentawai, khususnya di gereja yang melaksanakan ibadah minggu hari ini.

Baca Juga : Pemkab Padang Pariaman Raih Nilai SAKIP B

Hal itu dilakukan untuk memastikan agar tidak ada jemaat yang merupakan penumpang kapal KM Sabuk Nusantara yang kebetulan ada satu penumpang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan bersandar di Pelabuhan Tuapejat  pada tanggal 29 agustus 2020 ikut beribadah, karena dikhawatirkan yang bersangkutan juga terpapar virus corona.

"Pak Wabub sudah perintahkan anggota Sar Pol PP kita hari ini sebelum gereja mulai, untuk menghimbau kepada warga jemaat yang baru datang dengan kapal KM Sabuk Nusantara untuk beribadah di rumah saja dulu, sampai nanti ada hasil dari pemeriksaan swab pcr negatif," Tukasnya. 

Baca Juga : Pasa Pabukoan Masjid Tablighiyah Garegeh, Bangkitkan Gairah Ekonomi Masyarakat

Terkait pasien yang diketahui merupakan warga Kabupaten Sijunjung tersebut saat menumpangi kapal sabuk nusantara telah mengantongi surat keterangan bebas Covid-19 melalui Rapid Test dari salah satu fasilitas kesehatan di Kabupaten Sijunjung, namun hasil swab pcr yang keluar justru sebaliknya positif. 

"Pihak kapal menyebutkan yang bersangkutan telah menunjukkan hasil rapid test dengan non-reaktif, tetapi setelah sampai di Mentawai yang bersangkutan ternyata positif, kebapa bisa begitu, artinya hasil rapid test belum tentu menjamin kita bebas Covid-19," timpalnya.

Kedepan pihaknya akan memperketat kembali pengawasan keluar masuk orang di setiap pelabuhan, agar tidak terjadi kembali hal yang serupa, yang mana dia mengakui bahwa selama berstatus zona hijau pengawasan di pelabuhan semakin langgar dilakukan.

"Meskipun kasus ini tercatat di Sijunjung, tetapi isolasi dan perawatannya di Kepulauan Mentawai, nah jika pada kegiatan tracing ditemukan kasus baru, maka status zona hijau di Mentawai otomatis akan berubah, oren atau merah tergantung jumlah pasien," pungkasnya.

Reporter : Redi | Editor : Rahma Nurjana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]