Ini Peluang Besar, Edhy Prabowo Sediakan Rp20 M bagi Daerah yang Kembangkan Tambak Udang


Senin, 31 Agustus 2020 - 11:01:13 WIB
Ini Peluang Besar,  Edhy Prabowo Sediakan Rp20 M bagi Daerah yang Kembangkan Tambak Udang Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (kanan), Gubernur Maluku Murad Ismail (tengah) melihat proses pemijahan dan budidaya ikan Nemo di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon di Desa Waiheru, kecamatan Teluk Ambon, Minggu (30/8/2020). (ANTARA FOTO/Jimmy Ayal)

HARIANHALUAN.COM- Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menantang pemerintah kabupaten dan kota  untuk mengembangkan kembali tambak udang di masing-masing daerah seluas 10 haktere.

Edhy Prabowo menyatakan siap menggelontorkan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk setiap kabupaten/kota yang akan mengembangkan tambak udang. Asumsinya modal pembuatan satu hektare tambak sangat mahal bisa mencapai Rp2 miliar.

Anggaran tersebut bersumber dari dana pinjaman badan Layanan Umum (BLU) Lembaga pengelola Modal Usaha kelautan dan Perikanan (LPMUKP) berbiaya rendah, di mana saat ini masih tersedia pagu anggaran sebesar Rp900 miliar.

"Mudah-mudahan para nelayan dan semua pemkab-Pemkot di Provinsi Maluku bisa memanfaatkannya karena bunganya sangat rendah, hanya tiga persen setahun," ujarnya  saat mengunjungi Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon, Minggu (30/8/2020).

Tambak Udang sangat menguntungkan. Dahulu, menurut Edhy, satu hektare tambak udang hanya bisa menghasilkan satu ton, namun sekarang ini teknologi, cara dan mekanisme budidaya yang benar dapat menghasilkan hingga 100 ton udang.

"Jangankan sampai 100 ton, 20 ton atau 10 ton udang yang dihasikan dari satu hektare tambak saja, sudah sangat menguntungkan dengan harga jual Rp60.000 per kg, maka sudah menghasilkan Rp600 juta sekali panen. 50 persennya ongkos produksi dan sisanya keuntungan termasuk gaji," katanya.

Dia juga meminta para Kadis Kelautan dan Perikanan di Maluku untuk segera mengimplementasikannya kepada para nelayan, sehingga semakin banyak yang tertarik mengembangkan tambak udang.

"Mungkin tidak semua nelayan punya tambak satu hektare. Bisa dikurangi antara 2.000 hingga 2.500 meter persegi saja sudah cukup. Silakan tunjuk wilayah yang akan membuka tambak udang dan kita bagikan modalnya. Jangan paksakan diri bikin sawah kalau lahannya tidak subur. Saya berikan kesempatan setiap daerah 10 hektare," ujarnya. (*)

loading...
 Sumber : Antara /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]