Kemenhan jadi Leading Sector Penanaman Singkong, Satuan Zeni TNI AD Disiapkan


Selasa, 01 September 2020 - 23:23:47 WIB
Kemenhan jadi Leading Sector Penanaman Singkong, Satuan Zeni TNI AD Disiapkan Prabowo Subianto

HARIANHALUAN.COM - Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang dipimpin Prabowo Subianto bakal menjadi salah satu koordinator untuk pembangunan proyek lumbung pangan nasional alias food estate. Kementeriannya akan menjadi leading sector food estate yang menanam singkong.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan salah satu tugas Kemhan adalah melakukan pembersihan lahan pada proyek food estate. Basuki menjelaskan kementerian yang dipimpin Prabowo ini akan menurunkan TNI dalam menjalankan tugas tersebut, tepatnya, Satuan Zeni TNI AD.

"Segera Kemenhan akan gerakkan satuan Zeni di dalam rangka land clearing, land graphing, untuk siapkan lahan tanaman singkong," kata Basuki di kantornya, Selasa (1/9/2020).

Satuan Zeni sendiri adalah bagian insinyur dari pasukan militer yang bertugas pokok menyelenggarakan rekayasa teknik dan militer. Salah satu tugasnya adalah konstruksi sarana dan prasarana militer.

Basuki menjelaskan Kemhan dan Kementerian Pertanian (Kementan) akan berbagi peran sebagai leading sector. Kemhan menjadi leading sector pada food estate penanaman singkong, sedangkan Kementan untuk food estate penanaman padi.

"Jadi ada dua food estate, untuk tanaman padi leading sectornya Kementerian Pertanian. Lalu yang tanaman singkong leading sectornya di Kementerian Pertahanan," urai Basuki.

Kemhan juga akan bertanggung jawab untuk menyiapkan sumber daya manusia untuk food estate singkong. "SDM untuk food estate di taman singkong menjadi tanggung jawab Kemenhan untuk training," kata Basuki.

Food estate bagian penanaman singkong sendiri direncanakan akan dibuat seluas 60 hektar. Tahun ini akan digarap fasilitasnya seluas 30 hektar, untuk kemudian secara bertahap diselesaikan pembangunannya pada 2021.

Sebagai informasi, dari 165 ribu hektar food estate padi, pemerintah akan menggarap pembangunan fasilitasnya untuk 32 ribu hektar di tahun ini. Sementara itu, untuk food estate singkong, dari rencana 60 ribu hektar akan digarap 30 ribu hektar terlebih dahulu.

Kemudian, pembangunannya akan dilanjutkan bertahap dengan target selesai seluruhnya pada tahun 2021. Dengan begitu, produksi pangan pada food estate bisa dimulai di tahun 2021.

Lokasinya sendiri, untuk food estate padi berada di Palinggau, Pulang Pisau, Belanti, Pangkoh, dan Dadahup. Lalu untuk yang singkong ada di Gunung Mas, Pulang Pisau, dan Kapuas.(*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 25 September 2020 - 16:14:24 WIB

    Mantan Anggota Tim Mawar Jadi Pejabat Eselon I di Kemenhan

    Mantan Anggota Tim Mawar Jadi Pejabat Eselon I di Kemenhan HARIANHALUAN.COM - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melakukan perombakan sejumlah pejabat berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 166/TPA Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan T.
  • Rabu, 19 Agustus 2020 - 12:17:58 WIB

    Benarkah Bela Negara di Kampus Sama dengan Pendidikan Militer? Ini Penjelasan Kemenhan

    Benarkah Bela Negara di Kampus Sama dengan Pendidikan Militer? Ini Penjelasan Kemenhan HARIANHALUAN.COM - Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono memastikan Bela Negara yang diwacanakan akan diterapkan di lingkungan kampus bukan berupa pendidikan militer. Kata dia, program Bela Negara yang tengah digodok.
  • Jumat, 14 Agustus 2020 - 22:57:57 WIB

    Anggaran Capai Rp 139 T, Ini Daftar Belanja Kemenhan di 2021

    Anggaran Capai Rp 139 T, Ini Daftar Belanja Kemenhan di 2021 HARIANHALUAN.COM - Anggaran Kementerian Pertahanan RI mencapai Rp 136,9 triliun dalam RUU APBN Tahun Anggaran 2021. Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan anggaran tersebut diperuntukan untuk kebutuhan pemenuhan alat utama .
  • Senin, 20 Juli 2020 - 12:38:39 WIB

    Tegas! Prabowo Batalkan Kontrak Rp 50 Triliun di Kemenhan

    Tegas! Prabowo Batalkan Kontrak Rp 50 Triliun di Kemenhan HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua DPP Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo buka suara terkait aksi kakaknya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang menurutnya heroik. Prabowo, kata dia, berani membatalkan kontrak senilai R.
  • Senin, 20 Juli 2020 - 11:26:25 WIB

    Hashim Ungkap Prabowo Batalkan Kontrak Rp 50 Triliun di Kemenhan

    Hashim Ungkap Prabowo Batalkan Kontrak Rp 50 Triliun di Kemenhan HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua DPP Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo buka suara terkait aksi kakaknya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang menurutnya heroik. Prabowo, kata dia, berani membatalkan kontrak senilai R.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]