Endang Tirtana Ajak Cakada di Sumbar Peduli Pemberantasan Narkoba


Rabu, 02 September 2020 - 16:55:57 WIB
Endang Tirtana Ajak Cakada di Sumbar Peduli Pemberantasan Narkoba Endang Tirtana

HARIANHALUAN.COM - Momentum Pilkada 2020 menjadi ajang yang tepat bagi para calon kepala daerah (Cakada) yang bakal bertarung disejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat, untuk menjadikan persoalan narkoba menjadi isu dan program utama. 

Menurut peneliti senior Maarif Institute sekaligus Komisaris PT Semen Baturaja Tbk, Endang Tirtana, para calon kada harus berani beradu gagasan dan program, terutama terkait pemberantasan narkoba. Ia menyarankan, pola kampanye harus dirubah, bukan lagi bersifat menghasut, kebencian dan politik identitas. 

"Jangan lagi kampanye-kampanye hanya berisi hasutan, kebencian dan menyebarkan isu-isu identitas yang memecah masyarakat. Para calon harus berani beradu gagasan dan program, terutama terkait pemberantasan narkoba," katanya kepada harianhaluan.com, Rabu (2/9/2020).

Ia mengatakan, setiap cakada itu harus serius dalam upaya pemberantasan narkoba jika terpilih sebagai kepala daerah nantinya. Mereka, kata dia, harus memiliki komitmen tinggi melawan narkoba bersama pihak kepolisian. Bukan sekedar jargon semata. 

"Kedepan, jika terpilih harus mengalokasikan anggaran yang cukup terkait pencegahan narkoba, baik dalam program sosialisasi dan melibatkan seluruh unsur pemerintah untuk berkomitmen membantu kepolisian melawan pemberantasan narkoba," kata ayah dua anak ini.

Pasalnya, kata dia, peredaran narkoba kini menjadi momok paling menakutkan dan masalah utama disemua daerah di Indonesia, tak terkecuali di Ranah Minang, Sumatera Barat. Peredaran dan penyalahgunaan narkoba terbilang tinggi sekali. 

"Apalagi akhir-akhir ini kita selalu disuguhkan oleh pemberitaan sejumlah media mainstream tentang keberhasilan pihak kepolisian menggagalkan peredaran narkoba dengan jumlah yang besar. Tak terkecuali di kabupaten/kota Sumatera Barat," ungkapnya. 


Sebagaimana dipahami, narkoba tidak saja merusak sendi-sendi moral, tetapi juga menjadi masalah kesehatan yang serius. Salah satunya penggunaan jarum suntik secara bersama-sama oleh pengguna narkoba berpotensi sebagai media penularan HIV/AIDS.

Selain pendekatan keamanan memerangi bandar-bandar narkoba, perlu pula dibarengi program-program edukatif seperti pendekatan harm reduction dan rehabilitasi terhadap pecandu yang notabene menjadi korban dari jaringan sindikat narkoba.

Disisi lain, kata dia, pemerintah daerah, harus memiliki program-program pencegahan dan mengalokasikan dana yang cukup untuk perang melawan narkoba. 
Tokoh agama, adat, pemuka masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat harus terlibat aktif dalam pencegahan dan perang melawan narkoba ini.

"Jadi, perlu ada ada kesadaran dan ketulusan kolektif dari semua pemangku kepentingan di Sumatera Barat untuk bersama-sama, menyatu padu melawan peredaran narkoba. Narkoba, telah menjadi wabah dan mengancam keberlangsungan hidup generasi muda dan masa depan masyarakat Minangkabau," ujarnya. (*)


 

loading...
Reporter : Yudi Lubis /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]