Soal Statemen Puan Maharani tentang Sumbar, PKS Minta PDIP Bercermin


Jumat, 04 September 2020 - 11:26:12 WIB
Soal Statemen Puan Maharani tentang Sumbar, PKS Minta PDIP Bercermin Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera.

HARIANHALUAN.COM - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera meminta PDI Perjuangan (PDIP) --yang kerap kalah dalam proses pemilihan umum (Pemilu) di Sumatera Barat (Sumbar)-- untuk bercermin. Hal itu disampaikan Mardani merespons politikus PDIP Zuhairi Misrawi yang menyebut kepemimpinan PKS selama 10 tahun di Sumbar hanya membuat intoleransi dan politik identitas berkembang di Tanah Minang.

"Buruk rupa, cermin dibelah. Jangan membelah cermin dan menuduh segala keburukan berasal dari orang lain. Bercermin," kata Mardani dilansir dari CNNIndonesia.com, Jumat (4/9/2020).

Mardani mengajak PDIP untuk berkompetisi secara sehat tanpa harus menyalahkan atau menuduh pihak lain. Ia menyatakan PKS tak pernah iri atau menuduh PDIP yang macam-macam saat mengalami kekalahan dalam proses Pemilu di daerah lain. "Kami memilih memperbaiki pelayanan ketimbang menuduh. Pemilu bukan tentang iri hati. Jika tidak terpilih maka yang salah bukan masyarakat, tapi partai yang ikut kompetisi," ujar anggota DPR tersebut.

Sebelumnya, Zuhairi menyatakan bahwa intoleransi dan politik identitas yang berkembang di Tanah Minang dalam satu dekade kepemimpinan PKS. Menurutnya, tak ada perubahan fundamental selama kader PKS memimpin Sumbar. "Fakta yang ada, intoleransi dan politik identitas berkembang di wilayah yang masyarakatnya dikenal terbuka tersebut," kata Zuhairi, Kamis (3/9/2020).

Polemik ini berawal dari Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang berharap agar Sumbar menjadi provinsi yang mendukung negara Pancasila. Hal itu ia sampaikan saat mengumumkan pasangan bakal calon kepala daerah yang didukung PDIP di Pilkada Serentak 2020. Puan tak menjelaskan maksud pernyataan tersebut. Ketua DPR itu hanya menyampaikan bahwa partai banteng moncong putih mendukung pasangan Mulyadi-Ali Mukhni dalam Pilkada Sumbar.

"Untuk Provinsi Sumatera Barat, rekomendasi diberikan kepada Ir. Mulyadi dan Drs. H. Ali Mukhni. Merdeka! Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung negara Pancasila," kata Puan dalam acara yang digelar DPP PDIP secara virtual, Rabu (2/9/2020). (*)

loading...
 Sumber : CNN Indonesia /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 06 Agustus 2020 - 07:08:20 WIB

    Ini 'Bisikan' Megawati ke Putra Jokowi soal Pilkada Solo

    Ini 'Bisikan' Megawati ke Putra Jokowi soal Pilkada Solo HARIANHALUAN.COM - Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menghadap Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri di Jakarta kemarin. Gibran membahas persiapan Pilkada Solo dengan Megawati..
  • Ahad, 08 Maret 2020 - 06:21:20 WIB

    Soal Dukungan Jadi Ketum Gerindra, Begini Tanggapan Sandiaga

    Soal Dukungan Jadi Ketum Gerindra, Begini Tanggapan Sandiaga JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno mengklaim beberapa Dewan Pimpinan Cabang (DPC) mendukungnya untuk maju sebagai calon ketua umum lewat kongres tahun ini..
  • Ahad, 09 Februari 2020 - 18:25:35 WIB

    Wah..! Sandiaga Angkat Bicara soal Perkara Andre Rosiade

    Wah..! Sandiaga Angkat Bicara soal Perkara Andre Rosiade JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno angkat bicara terkait Andre Rosiade yang menghadapi polemik penjebakan PSK online. Sandiaga menilai penggerebekan PSK itu bukan tugas anggota .
  • Sabtu, 25 Januari 2020 - 14:35:19 WIB

    Menhan Malaysia Curhat pada Prabowo, Soal Apa?

    Menhan Malaysia Curhat pada Prabowo, Soal Apa? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Pertahanan Malaysia Mohamad Sabu mengatakan penyanderaan nelayan Indonesia yang terjadi berulang kali oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Sabah yang berbatasan dengan Filipina menjadi sala.
  • Kamis, 19 Desember 2019 - 13:17:29 WIB

    PD ke Jokowi: Silakan Tuan Perintahkan Usut, Soal Apa?

    PD ke Jokowi: Silakan Tuan Perintahkan Usut, Soal Apa? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak menyalahkan sejarah dengan menyalahkan pemerintah sebelumnya terkait kasus dugaan korupsi PT Asura.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]