Tahun Ini, Dana BOS Madrasah dan Pesantren Naik Rp100 Ribu


Selasa, 08 September 2020 - 22:21:18 WIB
Tahun Ini, Dana BOS Madrasah dan Pesantren Naik Rp100 Ribu Menteri Agama Fachrul Razi memastikan dana BOS Madrasah dan Pesantren tahun 2020 tetap naik, Selasa (08/09) (foto: Rusydi)

HARIANHALUAN.COM - Menteri Agama Fachrul Razi memastikan dana BOS Madrasah dan Pesantren tahun 2020 tetap naik. Hal ini ditegaskan Menag dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI, sekaligus memastikan batalnya rencana penundaan kenaikannya diwaktu lalu karena dampak Covid-19. 

"Saya tegaskan, dana BOS madrasah dan pesantren tahun 2020 tetap naik 100 ribu rupiah sesuai rencana awal," tegas Menag, dikutip dari Kemenag RI, Selasa (08/09). 

Anggaran BOS Madrasah dan Pesantren pada DIPA Kemenag tahun 2020 direncanakan mengalami peningkatan unit cost. Untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI), naik dari 800.000/siswa (2019) menjadi 900.000/siswa (2020). Sementara Madrasah Tsanawiyah (MTs), naik dari 1.000.000/siswa (2019) menjadi 1.100.000/siswa (2020). Adapun BOS Madrasah Aliyah (MA) dan MA Kejuruan (MAK), naik dari 1.400.000/siswa (2019) menjadi 1.500.000/siswa (2020). Total kenaikan anggaran Bos Madrasah berjumlah Rp874,4M.

Alokasi yang sama untuk Pesantren Ula (setingkat MI), Wustha (MTs), dan 'Ulya (MA), anggarannya naik Rp100ribu untuk setiap santri. Sehingga, total kenaikan anggaran BOS Pesantren berjumlah Rp16,47M.

Menurut Menag Fachrul Razi, waktu yang lalu  rencana kenaikan ini tertunda. Seiring dampak Covid-19 dan adanya refocussing program, anggaran Kemenag mengalami pemotongan sebesar  Rp2,6 triliun. Dari jumlah itu, sebanyak Rp2,02 triliun diambil dari anggaran pendidikan Islam. 

Karenanya saat itu, diambil kebijakan untuk menunda kenaikan anggaran BOS Madrasah dan Pesantren. "Penundaan itu kami lakukan, karena saat itu kami tidak memiliki jalan lain. Begitu kami punya jalan, maka rencana kenaikan anggaran BOS akan tetap kami implementasikan. Ini akan segera kita selesaikan, hari ini juga," tegasnya. 

Itikad baik Kementerian Agama ini pun mendapatkan apresiasi dari Pimpinan Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto dan para anggota Komisi VIII yang selama ini bersama Kemenag tidak pernah lelah untuk terus memperjuangkan dukungan untuk Pesantren dan lembaga-lembaga pendidikan keagamaan lainnya. "Terima kasih Pak Menteri atas kebijakannya. Ini akan menjadi kado terbaik untuk anak-anak miskin hari ini," ujar Yandri. (*)

loading...
 Sumber : Relis /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 20 September 2020 - 08:05:24 WIB

    Ingatkan Jokowi, Ahli Wabah: Korona Lima Tahun Tak Akan Selesai

    Ingatkan Jokowi, Ahli Wabah: Korona Lima Tahun Tak Akan Selesai HARIANHALUAN.COM - Epidemiolog atau ahli wabah dari Universitas Indonesia Pandu Riono mengingatkan Pemerintah Jokowi untuk menangani pagebluk Covid-19 ini ditangani secara serius dan terstruktur. Wabah diperkirakan belum sele.
  • Rabu, 16 September 2020 - 14:46:58 WIB

    8 BUMN Bakal 'Disuntik' PMN Rp 37 Triliun Tahun Depan

    8 BUMN Bakal 'Disuntik' PMN Rp 37 Triliun Tahun Depan HARIANHALUAN.COM - Pemerintah akan menyuntik dana senilai Rp 37,38 triliun sebagai Penyertaan Modal Negara (PMN) ke delapan BUMN pada 2021. PMN ini merupakan bagian dari rencana pembiayaan investasi pemerintah sebesar Rp 169 .
  • Ahad, 13 September 2020 - 12:32:14 WIB

    Yuk Catat! Ini Jadwal Libur Panjang di Tahun 2021

    Yuk Catat! Ini Jadwal Libur Panjang di Tahun 2021 HARIANHALUAN.COM - Pemerintah telah menetapkan hari libur Nasional dan cuti bersama pada tahun 2021. Sepanjang tahun 2021, ada beberapa kali libur panjang yang bisa dimanfaatkan untuk liburan bersama keluarga..
  • Sabtu, 12 September 2020 - 19:56:15 WIB

    Dua Tahun di Bui Akhirnya Idrus Marham Bebas, Golkar Bahagia

    Dua Tahun di Bui Akhirnya Idrus Marham Bebas, Golkar Bahagia HARIANHALUAN.COM - Partai Golkar bahagia menyambut bebasnya Idrus Marham setelah dua tahun menjalani hukuman kurungan. Idrus adalah Eks Menteri Sosial sekaligus mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar. .
  • Sabtu, 12 September 2020 - 07:38:13 WIB

    Usai Dihukum Dua Tahun Penjara, Mantan Menteri Sosial Ini Akhirnya Bebas

    Usai Dihukum Dua Tahun Penjara, Mantan Menteri Sosial Ini Akhirnya Bebas HARIANHALUAN.COM - Mantan Menteri Sosial Idrus Marham telah bebas murni dari penjara pada Jumat (11/9/2020) usai menjalani hukuman dua tahun karena terjerat kasus suap proyek PLTU Riau-1..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]