Perkara 'Pancasilais' Puan Maharani: Puan yang Mengucapkan, Puan Pula yang Harus Meluruskan


Rabu, 09 September 2020 - 00:37:58 WIB
Perkara 'Pancasilais' Puan Maharani: Puan yang Mengucapkan, Puan Pula yang Harus Meluruskan Puan Maharani

HARIANHALUAN.COM - Terkait polemik yang mengemuka usai pernyataan Puan Maharani 'semoga Sumbar menjadi provinsi yang benar-benar mendukung negara Pancasila', bisa segera disudahi dengan penjelasan yang baik oleh Puan kepada masyarakat Sumbar, khususnya orang Minang. Penjelasan yang disertai dengan permintaan maaf tentunya lebih baik.

"Yang paham dengan hal yang disampaikan adalah orang yang mengucapkan, karena itu yang bersangkutan lah yang harus memberi penjelasan. Kita yang hadir dan mengikuti forum ini hanya bisa mengira-ngira saja apa yang disampaikan. Karena itu berilah penjelasan," kata Ustaz Abdul Somad (UAS), dalam diskusi hangat yang ditampilkan Indonesia Lawyers Club (ILC) terkait pernyataan Puan Maharani, Selasa (8/9) malam, dengan host Karni Ilyas.

Senada dengan UAS, tokoh pers Sumatera Barat Hasril Chaniago, yang juga Dewan Redaksi Harian Haluan, mengatakan, bahwa penjelasan harus dilakukan langsung oleh Puan Maharani, tak bisa diwakili pihak lain.

"Mohon kawan-kawan di PDI-P membujuk Ibu Puan untuk minta maaf kepada orang Minang soal polemik ini. Minta maaf itu bukan memalukan, bukan juga karena kesalahan. Minta maaf malah sebuah kehormatan. Tidak perlu Arteria Dahlan, Basarah atau Irma Suryani Chaniago untuk menjelaskan ini. Permintaan maaf itu tidak bisa diwakilkan karena bagi orang Minang, "tangan mencencang, bahu memikul". Cukup Ibu Puan mengatakan, 'jika salah memahami perkataan saya, tolong dimaafkan ya'. Orang Sumbar itu sangat terbuka," kata Hasril.

Penjelasan oleh Puan terkait ucapan yang disampaikannya dan permintaan maaf jika perbedaan penafsiran terjadi akibat ucapannya itu sepertinya memang menjadi solusi untuk menuntaskan polemik semoga Sumbar menjadi provinsi yang benar-benar mendukung negara Pancasila'.

Hal itu ditegaskan tokoh Minang Gamawan Fauzi yang juga mantan Menteri Dalam Negeri RI, dalam diskusi Indonesia Lawyers Club (ILC) terkait pernyataan Puan Maharani 'semoga Sumbar menjadi provinsi yang benar-benar mendukung negara Pancasila', Selasa (8/9) malam, dengan host Karni Ilyas.

"Orang Minang menafrsirkan pernyataan Uni Puan itu berbagai-bagai. Tadi sudah ada penjelasan dari Arteria Dahlan, Basarah atau Irma Suryani Chaniago dan lain-lain, tapi orang Minang sangat ingin penjelasan keluar dari mulut Uni Puan, agar tak bertepuk sebelah tangan. Sasek di ujung jalan, baliak ke pangka jalan. Biar pun Uni Puan tidak merasa keliru, tapi ucapan maaf sangat dinanti orang Minang," kata Gamawan. Dia juga menjelaskan sikap yang muncul atas polemik ini, bukanlah kemarahan orang Minang, tapi kekecewaan terhadap Puan. (*)

 

loading...
 Sumber : ILC TV One /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]