Arab Saudi Pangkas Harga, Nilai Jual Minyak Dunia Berguguran


Rabu, 09 September 2020 - 11:01:03 WIB
Arab Saudi Pangkas Harga,  Nilai Jual Minyak Dunia Berguguran Ilustrasi BBM (clicktop10.com)

HARIANHALUAN.COM-Setelah Arab Saudi memangkas harga jual,  harga minyak dunia yang berjangka turun tajam pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu pagi (9/9/2020) WIB).

Penyebab lainnya adalah  infeksi virus corona meningkat di India, Inggris Raya, Spanyol dan beberapa bagian Amerika Serikat, di mana tingkat infeksi tidak terkendali selama berbulan-bulan. Rebound penyakit dapat melemahkan pemulihan ekonomi global dan melemahkan permintaan bahan bakar.

Harga minyak jenis Brent terperosok di bawah 40 dolar AS per barel untuk pertama kalinya sejak Juni dan minyak mentah AS turun jatuh hampir delapan persen setelah Arab Saudi memangkas harga jual Oktober.

Penyebab lainnya adalah  infeksi virus corona meningkat di India, Inggris Raya, Spanyol dan beberapa bagian Amerika Serikat, di mana tingkat infeksi tidak terkendali selama berbulan-bulan. Rebound penyakit dapat melemahkan pemulihan ekonomi global dan melemahkan permintaan bahan bakar.

Minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober anjlok 3,01 dolar AS atau 7,6 persen, menjadi menetap pada 36,76 dolar AS per barel, sebelumnya mencapai posisi terendah yang tidak terlihat sejak 15 Juni.

Sementara itu, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November merosot 2,23 dolar AS atau 5,3 persen menjadi ditutup pada 39,78 dolar AS per barel.

Kedua patokan minyak tersebut berada di bawah kisaran perdagangan yang bertahan sejak Agustus. Minyak Brent turun untuk hari kelima beruntun dan telah kehilangan lebih dari 10 persen sejak akhir Agustus.

Akhir pekan Hari Buruh menandai akhir musim mengemudi musim panas AS saat permintaan bensin paling tinggi, menambah masalah pasokan dan permintaan di pasar, menurut Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho.

"Dengan para penyuling menurunkan tingkat operasinya dalam beberapa minggu mendatang saat perubahan musim dimulai, penyimpanan minyak mentah akan naik bahkan lebih tinggi daripada mendekati tertinggi dalam sejarah," kata Yawger.

Eksodus posisi beli bersih spekulatif jangka panjang pada minyak mentah memperburuk aksi jual, tambahnya.

“Komunitas spekulatif segera melepaskan diri dan mentalitas kawanan menghancurkan harga minyak,” kata Yawger.

Pada Senin (7/9/2020), minyak mentah turun setelah perusahaan minyak negara Arab Saudi Aramco memangkas harga jual resmi Oktober untuk minyak ringan Arab-nya, sebuah tanda melemahnya permintaan.

"Pemotongan harga Saudi yang diumumkan Minggu membuat WTI tidak menarik bagi pembeli Asia," kata analis energi yang berbasis di Colorado, Phil Verleger dari PK Verleger LLC.

Namun, minyak telah pulih dari posisi terendah bersejarah yang dicapai pada April, berkat rekor pemotongan pasokan oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+. Para produsen akan bertemu pada 17 September untuk meninjau pemotongan tersebut. (*)

loading...
 Sumber : Antara /  Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 10 Maret 2020 - 07:45:11 WIB

    Arab Saudi dan Rusia 'Tarik Urat', Harga Minyak Dunia Melorot

    Arab Saudi dan Rusia 'Tarik Urat', Harga Minyak Dunia Melorot EKONOMI, HARIANHALUAN.COM -- Harga minyak mentah dunia kembali melorot pada perdagangan Senin (9/3), waktu AS. Penurunan harga minyak menjadi yang terbesar sejak Perang Teluk 1991. Pemicunya tak lain, perang harga produsen ut.
  • Sabtu, 29 Februari 2020 - 23:12:50 WIB

    Kopi Arabica Terbukti Bisa Tumbuh dan Berkembang di Pessel

    Kopi Arabica Terbukti Bisa Tumbuh dan Berkembang di Pessel PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk. Kopi merupakan salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara. Dua varietas poho.
  • Kamis, 27 Februari 2020 - 10:56:51 WIB

    Nasib Calon Jemaah Gimana Usai Arab Saudi Setop Umrah?

    Nasib Calon Jemaah Gimana Usai Arab Saudi Setop Umrah? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk menangguhkan sementara kedatangan jemaah umrah dari luar negaranya, termasuk Indonesia. Menurut Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umroh dan Haji (SAPUHI) Syam .
  • Kamis, 13 Februari 2020 - 18:03:36 WIB

    20 Hektare Kebun Kopi Arabica Keltan Citra Mekar Siap Panen

    20 Hektare Kebun Kopi Arabica Keltan Citra Mekar Siap Panen PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Kelompok masyarakat adat Air Dingin, Nagari Simpang Tonang, Pasaman, yang tergabung dalam Kelompok Tani (Keltan) Citra Mekar, merintis pengembangan budidaya kopi jenis Arabica..
  • Rabu, 05 Februari 2020 - 15:03:53 WIB

    Biji Kopi Arabica Solsel Diminati Dunia, Tapi Minim Pelaku Usaha

    Biji Kopi Arabica Solsel Diminati Dunia, Tapi Minim Pelaku Usaha SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Biji Kopi (green bean, red) jenis Arabica asal Sumbar, Kabupaten Solsel diminati masyarakat dunia. Akan tetapi belum mampu memenuhi permintaan pasar dunia dikarenakan keterbatasan jumlah pela.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]