Peladang Ditemukan Meninggal Usai Tersangkut Jerat Babi di Padang


Rabu, 09 September 2020 - 13:18:23 WIB
Peladang Ditemukan Meninggal Usai Tersangkut Jerat Babi di Padang ilustrasi tersengat listrik

HARIANHALUAN.COM - Seorang peladang yang tinggal di daerah Taruko Rodi, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Padang, ditemukan meninggal dunia  usai tersengat aliran listrik yang dipasang pada jerat babi, Rabu (9/8/2020) pagi. Tubuh pria malang yang diketahui bernama Firdaus (40) itu tersangkut di kabel yang sengaja diberi aliran listrik untuk menjebak hewan yang biasa menyerang tanaman milik warga. 

Informasi yang dihimpun harianhaluan.com di lokasi kejadian, penemuan tubuh korban cukup mengagetkan warga sekitar dan juga keluarga korban. Pasalnya, pada malam harinya, korban masih terlihat berada di sekitar ladangnya untuk menghalau hewan. Namun nahas, pada Rabu pagi, dia (korban, red) ditemukan sudah tak bernyawa dengan tubuh tersangkut di jerat babi dan tanpa busana. 

Ketua RT setempat, Buyuang mengatakan, dia tidak mengetahui persis kejadian tersebut. Tapi, pada Rabu pagi, dia mendapatkan laporan dari warga di sekitar lokasi kejadian, jika tubuh Firdaus ditemukan sudah meninggal karena tersengat listrik. Setelah dilihat ke lokasi, kata Buyuang, korban sudah dibawa keluarga ke rumahnya untuk disemayamkan. 

"Saya ditelpon oleh warga dan menyebut ada penemuan mayat. Sampai di lokasi, ternyata dia sudah dibawa ke rumah. Tadi, juga sudah ada polisi yang datang kesini. Tidak ada proses yang macam-macam, keluarga korban menerima kejadian tersebut," jelasnya. 

Sementara itu, Kapolsek Pauh, AKP Anton Luther mengatakan, korban ditemukan sudah meninggal dunia oleh warga. Diduga kuat, korban meninggal karena tersengat aliran listrik yang dipasangkan pada kabel untuk menjerat hewan penganggu di ladang, seperti babi dan lainnya. Petugas dari Polsek Pauh juga sudah mendatangi lokasi kejadian.

"Saat mendapat laporan, petugas kita datang ke lokasi, namun korban ini sudah dievakuasi oleh warga dan dibawa ke rumahnya. Keluarga korban sepakat untuk membuat perjanjian tidak melakukan visum dan tidak akan menuntut apa-apa," tutup Kapolsek. (*)

loading...
Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]