Effendi Gazali: Jangan Sampai Pandai 'Bainduaksamang', Semua Dibenarkan dengan Segala Cara!


Rabu, 09 September 2020 - 16:15:16 WIB
Effendi Gazali: Jangan Sampai Pandai 'Bainduaksamang', Semua Dibenarkan dengan Segala Cara! Effendi Gazali

HARIANHALUAN.COM - Banyak pihak yang mengomentari pernyataan Puan Maharani tentang "Semoga Sumbar Kembali Mendukung Negara Pancasila." Berbagai tanggapan publik mencuat mulai dari pro dan menganggapnya biasa saja hingga mendebatkan dan melaporkan kepada kepolisian.

Di acara Indonesia Lawyers Club di TVOne pada Selasa (8/9/2020) malam, Pakar Komunikasi, Prof Effendi Gazali mengatakan Pancasila di tanah Minang bukan sesuatu yang baru dan aneh. Bahkan sudah dianggap selesai mengenai pemahaman maknanya. "Betul, Pancasila bukan sesuatu yang aneh lagi dan dianggap sudah selesai," katanya memulai diskusi.

Menurut pakar komunikasi tersebut, secara Semantik pernyataan Puan Maharani tersebut mengandung ambiguitas. Sehingga banyak pihak yang menerjemahkannya dengan versi pikiran masing-masing. Oleh karena itu dapat memancing kemarahan publik dan membuat keadaan semakin runyam. Dia juga menanyakan kenapa di pidato Puan malam itu, cucu Ir Soekarno tersebut menyatakan ujaran yang mengandung makna ganda. 

"Secara Semantik kenapa bunyinya seperti itu. Apakah tidak bisa diganti dengan kata lain ?" tanyanya.

Kemudian, Effendi juga menyebutkan isu yang terjadi saat ini juga tidak bisa terlepas dari Pilkada yang sebentar lagi akan digelar. Kata dia, hal tersebut jadi menarik ketika ada oknum-oknum yang memanfaatkan isu itu dengan baik. "Kelompok yang mana kita belum tahu, bagaikan mendapat durian runtuh dan kijang patah kaki. Ini sudah terjadi, kalau isunya tidak muncul maka tidak akan terjadi," lanjutnya lagi.

Penyelesaian masalah tersebut tidak selalu dilakukan secara formal. Namun, penjelasan mengenai makna yang sebenarnya Puan maksud memang harus dijelaskannya secara langsung. "Tidak selalu formal, jangan melulu Arteria Dahlan dan yang lainnya menjelaskan. Mungkin bisa juga diajak makan bajamba, ayo lah ke Sumbar dan bicara dari hati ke hati."

"Jangan hanya pandai menjadi orang yang pandai bainduak samang. Artinya apapun itu dibenarkan dengan segala cara. Karena Orang Minang itu 'pandai basilek tapi indak pandai manjilek'," tutupnya. (*)

loading...
Reporter : Merinda Faradianti /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]