Peningkatan Kasus Positif Covid-19 Makin Memprihatinkan! Jasman Pastikan Tak Adalagi PSBB


Rabu, 09 September 2020 - 22:00:32 WIB
Peningkatan Kasus Positif Covid-19 Makin Memprihatinkan! Jasman Pastikan Tak Adalagi PSBB Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal. Ist

HARIANHALUAN.COM - Kota Padang, Provinsi Sumbar menuju zona hitam penyebaran Covid-19. Hal itu dikarenakan kasus positif Covid-19 di daerah itu kembali meningkat beberapa pekan terakhir. Meski kasus positif kembali menanjak, Pemprov Sumbar belum berencana melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, PSBB tak akan ada lagi. Dari awal, lanjut Jasman, PSBB itu suatu metode memutus penyebaran Covid-19.

“Sekarang Kita telah masuk adaptasi baru. Ekonomi kan harus bergerak. Jika PSBB diberlakukan lagi, akan mati perekonomian kita. Semua usaha tidak akan bergeliat," ujar Jasman.

Menyikapi peningkatan kasus harian Covid-19 di Sumbar sejak akhir Juli lalu, sebut Jasman, Pemprov Sumbar memastikan adanya program tes usap (swab) gratis bagi masyarakat Sumbar. Pemprov Sumbar tak akan memilih PSBB untuk melandaikan atau menekan kasus Covid-19.

"Tidak hanya bagi warga luar yang datang ke Sumbar. Semua warga dengan riwayat kontak langsung atau merasa memiliki gejala, silakan ikuti tes swab secara gratis," ujar Jasman.

Hal serupa juga diungkapkan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. Pria yang karib disapa IP itu menyebutkan, bahwa dalam menyikapi kondisi saat ini ada penambahan positif covid-19 yang cukup banyak beberapa hari terakhir ini membuat tanggapan berbagai kalangan. Namun tentang adanya keinginan pelaksanaan kembali PSBB, Sumbar tidak memungkin dapat izin lagi karena kebijakan pusat lebih tertuju pada pertumbuhan ekonomi.

"Dan kondisi ini mesti kita hadapi dengan satu kata kunci pentingnya disiplin protokol kesehatan," kata Irwan seperti diberitakan Harianhaluan.com, Rabu (2/9/2020).

Irwan mengatakan, dari banyak data dan informasi yang ada rata-rata yang terkena positif karena mereka lalai tidak jalan protokol kesehatan dengan baik. Bahkan ada yang mengatakan tidak percaya covid dan setelah mereka terkena baru sadar.

"Hingga saat ini saya tetap aktif dan bertemu banyak orang setiap hari, Insya Allah dengan disiplin protokol covid sampai hari ini dengan lebih 16 kali lakukan swab hasil negatif. Ini dapat menjadi referensi bahwa dengan pelaksanaan disiplin protokol kesehatan yang benar, kita bisa selamat dari penyebaran virus covid-19," ujar Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga mengatakan, kemarin pihaknya telah menelpon Bupati Agam terhadap penambahan masyarakat terkonfirmasi positif, karena ada pesta perkawinan yang kurang menerapkan protokol kesehatan.

"Dan saat Bupati Agam telah menerbitan surat edaran pelarangan melakukan alek pernikahan dan untuk akat nikah hanya dibolehkan maksimal kehadiran 20 orang di Kabupaten Agam. Ini sebuah tindak prefentif yang baik agar masyarakat tegas mengikuti disiplin protokol kesehatan dengan baik dan benar," katanya. (*)

loading...
Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]