Keluarga Besar Bantah Kakek Arteria Dahlan Disebut Tokoh Pendiri PKI


Rabu, 09 September 2020 - 23:57:14 WIB
Keluarga Besar Bantah Kakek Arteria Dahlan Disebut Tokoh Pendiri PKI Foto: Istimewa

HARIANHALUA.COM - Keluarga besar politisi PDI Perjuangan Arteria Dahlan, membantah bahwa kakek Arteria Dahlan adalah pendiri Partai Komunis Indonesia (PKI) di Sumatera Barat. Seperti yang disebutkan wartawan senior Hasril Chaniago.

Sangkalan tersebut disampaikan adik dari ibu Arteria Dahlan, Prof. Auzal Halim, guru besar Fakultas Farmasi Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat.

Penjelasan itu diberikan sehubungan dengan pernyataan wartawan senior Hasril Chaniago, pada sebuah acara diskusi televisi swasta di Jakarta pada Selasa (8/9).

Menurut Hasril Chaniago, kakek Arteria Dahlan yang bernama Bachtarudin adalah tokoh PKI yang ikut mendirikan partai PKI di Sumatera Barat. Menurut Prof. Auzal Halim, tidak benar Arteria Dahlan mempunyai kakek bernama Bachtarudin.

Kata dia, kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu bernama Wahab Syarif, seorang pedagang textile di Tanah Abang, Jakarta. Sedangkan kakek Arteria Dahlan dari pihak bapak, bernama Ahmad Dahlan bin Ali, seorang pedagang di Sumatera Barat.

“Jadi tidak benar kakek Arteria Dahlan, adalah tokoh yang mendirikan Partai PKI, karena tidak ada kakeknya yang bernama Bachtaruddin, seperti yang disebutkan Hasril Chaniago," ungkap Auzul Halim kepada wartawan, dikutip rmol.id, Rabu (9/9).

Salah seorang sepupu Arteria Dahlan, Harry Asmar, yang juga Ketua Dewan Pembina Ikatan Keluarga Maninjau, membenarkan apa yang disampaikan Auzal Halim. Menurut Harry Asmar, kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu yang bernama yakni Wahab Syarif dalah seorang pedagang Tanah Abang yang sukses dan sudah merantau ke Jakarta sekitar tahun 1950-an.

Bahkan, rumah kakek Arteria tersebut menjadi rumah transit para perantau lain dari Sumbar yang akan mengadu nasib di Jakarta.

"Jadi rumah kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu ini adalah semacam tempat transit perantau yang baru datang di Jakarta, sebelum mereka mendapat rumah untuk tinggal," ujarnya.

Sambungnya, di Maninjau memang ada tokoh PKI yang bernama Bachtaruddin, yang ikut mendirikan Partai PKI di Sumatera Barat. Tetapi itu pasti bukanlah kakek Arteri Dahlan. Harry Asmar maupun Auzal Halim, sangat menyesalkan pernyataan Hasril Chaniago, yang kurang akurat dalam memberikan informasi, sehingga sangat merugikan Arteria Dahlan secara pribadi dan PDI Perjuangan secara umum. (*)

loading...
 Sumber : Rmol.id /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 29 Maret 2019 - 10:47:17 WIB

    Latar Belakang Keluarga Bukan Jaminan, Medan Terjal Caleg Perempuan Sumbar

    Latar Belakang Keluarga Bukan Jaminan, Medan Terjal Caleg Perempuan Sumbar Potensi caleg perempuan untuk DPR RI paling kuat ada di Dapil 1. Sedangkan di Dapil Sumbar 2, tak ada calon perempuan yang benar-benar kuat dan akan mendominasi. Situasinya tampaknya tak berbeda untuk Caleg DPRD Sumbar. Nyata.
  • Selasa, 26 Maret 2019 - 16:05:05 WIB

    Keluarga Nelayan Kota Padang Nyatakan Dukung Jokowi Amin

    Keluarga Nelayan Kota Padang Nyatakan Dukung Jokowi Amin PADANG, HARIANHALUAN.COM--Ratusan keluarga nelayan di Pasia nan Tigo, Kota Padang, Sumatera Barat, menyatakan sikap mendukung pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf..
  • Jumat, 15 Maret 2019 - 18:04:34 WIB

    Mak-Mak Santiang Kota Solok Ajak Keluarga Dukung Jokowi

    Mak-Mak Santiang Kota Solok Ajak Keluarga Dukung Jokowi SOLOK, HARIANHALUAN.COM -- Seratusan warga yang tergabung dalam Mak-Mak Santiang Kota Solok mendeklarasikan dukungkan untuk Calon Presiden Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada Pemilu 17 April mendatang. Dek.
  • Senin, 10 Agustus 2015 - 19:10:21 WIB

    Keluarga Mantan Presiden Soeharto Dihukum Rp 4,4 Triliun

    KASUS YAYASAN SUPERSEMAR

    JAKARTA, HALUAN — Kasus Yayasan Supersemar memasuki babak baru. Mah­­kamah Agung (MA) memperbaiki salah ketik putusan kasasi.

  • Senin, 06 Juli 2015 - 19:42:04 WIB

    Satu Keluarga Dituntut Hukuman Mati

    BARANG BUKTI 14,4 KG SABU

    ACEH, HALUAN — Dengan suara tegas, jaksa menuntut mati pasutri Ramli (49)-Nani (39) dan anak Muzakir (20). Anggota komplotan tersebut, Herman (48) juga .


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]