Setelah Ditetapkan Tersangka, Pengusutan Kasus Indra Catri Dilanjutkan Usai Pilkada


Kamis, 10 September 2020 - 11:49:27 WIB
Setelah Ditetapkan Tersangka, Pengusutan Kasus Indra Catri Dilanjutkan Usai Pilkada Indra Catri

HARIANHALUAN.COM -- Polda Sumbar menetapkan Bupati Agam Indra Catri sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik. Ia ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat tap/33/VII/Reg 2.5/2020 /Ditreskrimsus tanggal 10 Agustus 2020.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Indra Catri masih bisa mendaftar sebagai bakal calon wakil gubernur. Meskipun demikian, kasus terhadap yang disangkakan kepada yang bersangkutan tetap berlanjut untuk proses hukumnya.

"Itu tidak akan jadi persoalan selama mekanisme yang telah ditetapkan undang-undang KPU. Namun untuk kasusnya tetap berlanjut," ujar pengamat politik, sekaligus Dosen UIN IB Padang, Muhammad Taufik, saat dihubungi Harianhaluan.com, Kamis (10/9/2020).

Ditambahkannya, apalagi telah ada statemen dari pemerintah untuk memberhentikan pemrosesan hukum terhadap Bakal Calon Wakil Gubernur itu untuk sementara, sampai proses pilkada berakhir. 

"Pemberhentian itu dilakukan agar nantinya tidak ada kesan keberpihakan pihak polisi dan kejaksaan atau tidak independen dalam kasus ini," terangnya lagi.

Sementara diketahui, Indra Catri juga telah resmi mendapatkan Surat Keputusan (SK) DPP Partai Gerindra sebagai bakal calon wakil gubernur Sumbar, mendampingi Nasrul Abit sebagai bakal calon gubernurnya.

Meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka, Indra Catri masih bisa mendaftar sebagai bakal calon wakil gubernur Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberpa waktu lalu.

Kemudian terkait ditetapkannya Indra Catri sebagai tersangka, Komisioner Divisi Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) Yanuk Sri Mulyani, Kalau di persyaratan pendaftaran calon kepala daerah, gubernur dan wakil gubernur harus ada kekuatan hukum tetap.

"Karena di Peraturan KPU (PKPU) syarat seseorang dapat mendaftar sebagai calon kepala daerah adalah tidak pernah dipidana penjara dengan kekuatan hukum tetap," ujar Yanuk.

loading...
Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]