Lebih Ganas dari Covid-19, Obat Ini Bisa Musnahkan 10 Juta Orang


Jumat, 11 September 2020 - 12:35:47 WIB
Lebih Ganas dari Covid-19, Obat Ini Bisa Musnahkan 10 Juta Orang Ilustrasi vitamin/obat. Foto: Freepik/topntp26

HARIANHALUAN.COM – Kini, muncul obat mematikan yang lebih ganas dibandingkan virus Corona atau Covid-19, bahkan bisa memusnahkan 10 juta orang dalam setahun. Artinya, dapat merenggut nyawa 350 juta orang pada tahun 2050 mendatang.

Mencukur, melahirkan, guratan kecil, atau operasi rutin seperti penggantian pinggul akan mengancam jiwa karena antibiotik. Hal ini disebabkan oleh ketergantungan yang berlebihan pada antibiotik yang menjadi resisten.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengatakan, resistensi terhadap antibiotik akan menyebabkan 350 juta kematian pada tahun 2050. Ini sudah menjadi penyebab setidaknya 700.000 kematian secara global setahun, tetapi para ahli percaya ini adalah perkiraan yang terlalu rendah.

Angka tersebut diperkirakan mencapai 10 juta kematian setiap tahun tanpa intervensi.

"Jika Anda mengira COVID-19 itu buruk, Anda belum paham bahaya resistensi antibiotik," kata Dr Paul De Barro, direktur penelitian biosekuriti di badan sains nasional Australia, dikutip dari Daily Star melalui Viva.co.id, Jumat (11/9/2020).

Krisis ini disebut sebagai ancaman kesehatan terbesar pada manusia. Dan penggunaan antibiotik selama krisis pandemi COVID-19 mempercepat masalah tersebut.

COVID-19 tidak begitu bergantung pada obat sehingga ancaman kematian pada manusia tidak sebesar akibat resisten antibiotik. Terlebih, antibiotik dibutuhkan di berbagai kondisi yang membuat banyak tubuh terus menerus mengonsumsinya.

"Hal-hal sederhana seperti goresan bisa membunuh Anda, melahirkan bisa membunuh Anda, pengobatan kanker, operasi besar, diabetes, yang melatarbelakangi semua ini, sering kali penggunaan antibiotik. Anda akan berakhir dengan tekanan besar pada sistem kesehatan, persis seperti yang Anda lihat dengan COVID-19. Pikirkan tentang unit perawatan intensif, perawatan di rumah sakit, akses ke perawatan medis di luar sistem rumah sakit, penggunaan antibiotik dalam perawatan, dalam perawatan pneumonia, semua ini ikut berperan," kata dia. (*)

loading...
 Sumber : Viva.co.id /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]