Denmark Juga Tolak WNI, Apa Indonesia Bisa Tetap Ikut Piala Thomas dan Uber?


Jumat, 11 September 2020 - 19:48:34 WIB
Denmark Juga Tolak WNI, Apa Indonesia Bisa Tetap Ikut Piala Thomas dan Uber? Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - PBSI terus mengkaji partisipasi Indonesia pada Piala Thomas dan Uber 2020 yang berlangsung di Aarhus, Denmark, pada 3-11 Oktober. Sejauh ini pebulu tangkis Tanah Air terus mempersiapkan diri menyambut turnamen beregu tersebut.

“Sampai detik ini belum ada keputusan, tapi tidak tahu kalau nanti ada keputusan lain,” kata Sekjen PBSI Achmad Budiharto dilansir Antara.

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan PBSI dalam memutuskan apakah tetap mengikuti Piala Thomas dan Uber 2020. Pertama adalah munculnya penolakan dari 59 negara, termasuk Denmark, terhadap warga Indonesia yang akan berkunjung ke negara mereka.

Selain itu, level kompetisi berkurang dan tidak bergengsi seperti edisi Piala Thomas dan Uber sebelumnya karena mundurnya empat negara.

Teranyar Korea Selatan memutuskan absen, mengikuti jejak Chinese Taipei, Thailand, dan Australia.

Atas pertimbangan itu, Budi tak menutup kemungkinan jika Indonesia nantinya memutuskan ikut mundur dari turnamen tersebut. Apalagi permohonan visa pemain hingga kini belum mendapat persetujuan dari pemerintah Denmark.

“Kami berangkat atas undangan BWF (Federasi Bulu Tangkis Internasional). Jadi BWF yang harus ‘solve the problem’. Kami sedang apply visa pun sampai saat ini belum oke,” tuturnya.

“Jadi kemungkinan (mundur) pasti ada,” sambung Budi.

Korea Selatan menarik diri dari Piala Thomas dan Uber setelah melakukan pertemuan dengan komite peningkatan kinerja dan kepresidenan.

"Tadinya kami akan selesaikan di dewan direksi asosiasi pada tanggal 18 (September). Tetapi baru-baru ini diputuskan untuk tidak berpartisipasi dalam Piala Thomas Uber pada pertemuan komite peningkatan kinerja dan kepresidenan," demikian pernyataan Asosiasi Bulu Tangkis Korea Selatan.

Situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda, serta persiapan latihan tim yang belum maksimal, jadi alasan di balik pengunduran diri tersebut.

Berdasar undian, tim putra Indonesia masuk Grup A Piala Thomas bersama Malaysia, Belanda, dan Inggris. Sementara tim putri bernaung di Grup B bersama Korsel, Australia, dan Malaysia.

Dengan mundurnya Korsel dan Australia, tim putri berarti tinggal menghadapi Malaysia. Belum diketahui apakah BWF mencari pengganti negara yang mundur.

loading...
 Sumber : Liputan6.com/Antara /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]