PSBB Total Jakarta, Warganet: Waduh Kontrakan Ga Kebayar


Jumat, 11 September 2020 - 22:19:27 WIB
PSBB Total Jakarta, Warganet: Waduh Kontrakan Ga Kebayar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

HARIANHALUAN.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga tak keluar rumah selama dua pekan. Ini sebagai tindak lanjut dari pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total.

Pelaksanaan Jakarta PSBB total akan dimulai pada, Senin (14/9/2020), hingga dua pekan ke depan.

Anies mengungkapkan bahwa kondisi penyebaran Corona di Ibu Kota sudah mencapai level sangat mengkhawatirkan.

Untuk itu, ia meminta agar selama PSBB total berlangsung, masyarakat tetap berada di rumah.

Segala kegiatan dan aktivitas di luar rumah hanya diizinkan jika memang mendesak saja.

"Karena itulah mengapa pengetatan ini penting untuk kita berada di rumah dulu selama dua pekan ini. Dengan berada di rumah dulu, harapannya potensi penularan ini bisa ditekan," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/9/2020).

Imbauan Anies agar warga tak keluar rumah selama dua pekan, atau selama PSBB total berlangsung, mendapat reaksi dari warganet.

Umumnya netizen mencemaskan kelangsungan hidup mereka.

"Suruh diem 2 minggu, waduh kontrakan ga kebayar, makan ga ada yang ngasih, tar tahu-tahu sakratul mautttt," tulis pemilik akun @Nova*** dikutip SuaraJakarta.id, Jumat (11/9/2020).

"Emangnya Anies Baswedan bisa kasih makan warga DKI Jakarta kalau tetap di rumah ga kerja?" timpal @atika***.

Kecemasan serupa juga dituliskan pemilik akun @Inne***. Ia mempertanyakan soal bantuan sembako dari Pemprov DKI Jakarta selama pelaksanaan PSBB total.

"Mau disuruh makan angin apa makan batu...Suruh di rumah...Gubernur mau kasih sembako buat 2 minggu? Sama uang jajan anak-anak?" tulisnya.

Dikritik Menteri

Diketahui, ada tiga menteri yang turut mengkritik Anies Baswedan karena berencana kembali menerapkan PSBB total.

Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.

Ketiganya menganggap kebijakan Anies akan memberikan dampak buruk bagi perekonomian nasional.

Namun ada juga anggapan rencana Anies ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang ingin mengutamakan kesehatan. (*)

loading...
 Sumber : Suara.com /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 19 September 2020 - 15:25:30 WIB

    Selama PSBB, Operasional KRL Berubah, Catat Jadwalnya

    Selama PSBB, Operasional KRL Berubah, Catat Jadwalnya HARIANHALUAN.COM - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyesuaikan jam operasional kereta rel listrik (KRL) Commuter Line, terkait dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Mulai Sabtu, 19 .
  • Sabtu, 19 September 2020 - 15:04:41 WIB

    Jakarta PSBB Total, Volume Kendaraan di Jalur Puncak Turun 70 Persen

    Jakarta PSBB Total, Volume Kendaraan di Jalur Puncak Turun 70 Persen HARIANHALUAN.COM - Tidak Tidak ada kepadatan baik dari arah Jakarta menuju Puncak atau sebaliknya pada Sabtu (13/9/2020). Kondisi arus lalu lintas di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terpantau normal..
  • Sabtu, 19 September 2020 - 11:44:26 WIB

    Disebut L**te Legend, Sita Pasien 01 Corona Dihujat Netizen Lagi Usai Jakarta PSBB Ketat

    Disebut L**te Legend, Sita Pasien 01 Corona Dihujat Netizen Lagi Usai Jakarta PSBB Ketat HARIANHALUAN.COM - Pasien kasus 01 virus Corona, Sita Tyasutami, berbagi cerita tentang kondisinya kini setelah lebih dari 6 bulan dinyatakan sembuh. Sejak PSBB ketat kembali diumumkan, Sita kembali menjadi objek makian..
  • Sabtu, 19 September 2020 - 10:59:01 WIB

    Pemprov DKI Sudah Tutup 37 Perusahaan Sejak PSBB Ketat

    Pemprov DKI Sudah Tutup 37 Perusahaan Sejak PSBB Ketat HARIANHALUAN.COM - Jumlah perusahaan yang ditutup oleh Pemprov DKI selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat bertambah. Per hari ini, total ada 37 perusahaan ditutup sementara oleh Pemprov DKI..
  • Rabu, 16 September 2020 - 20:03:48 WIB

    PSBB Total Diterapkan Anies, Pengusaha Bus AKAP Kena Imbas

    PSBB Total Diterapkan Anies, Pengusaha Bus AKAP Kena Imbas HARIANHALUAN.COM - Ternyata Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total yang kembali diberlakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai Senin kemarin ikut berimbas pada bisnis bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]