Temui Wapres, Erick Thohir Sampaikan Perkembangan Vaksin Halal


Sabtu, 12 September 2020 - 18:22:47 WIB
Temui Wapres, Erick Thohir Sampaikan Perkembangan Vaksin Halal Menteri BUMN Erick Thohir temui Wapres Ma'ruf Amin soal vaksin halal. Foto: VIVA.co.id

HARIANHALUAN.COM - Menteri BUMN, Erick Thohir sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir menemui Wakil Presiden Maruf Amin, Jumat kemarin. Dalam laporannya, Erick menyampaikan tentang pengembangan vaksin yang tengah diteliti.

"Saya melaporkan kepada Bapak Wakil Presiden tentang proses vaksin halal yang harus menjadi prioritas untuk kita dan sekaligus melaporkan progres perkembangan vaksin," kata Erick sebagaimana keterangan tertulis KPCEN, Sabtu (12/9/2020).

Pada kesempatan itu, Erick mengatakan, Indonesia akan mendapatkan 30 juta dosis vaksin Covid-19 pada akhir tahun 2020 dan 300 juta dosis untuk tahun depan. Erick bilang, vaksin tersebut merupakan hasil kerja sama sejumlah perusahaan farmasi milik negara dengan lembaga dan perusahaan farmasi seperti Sinovac Biotech yang berasal dari China.

Sinovac sendiri, kata Erick, berkomitmen menyediakan 20 juta dosis vaksin pada akhir tahun ini jika proses uji klinis tahap III berjalan lancar. Sedangkan untuk tahun depan, akan diproduksi hingga 250 juta dosis untuk Indonesia.

Selain itu, Erick juga melaporkan bahwa PT Kimia Farma juga telah menggandeng perusahaan asal UEA, Grup 42 (G42) yang  akan memperoleh 10 juta dosis vaksin pada akhir 2020, kemudian ditambah lagi sebanyak 50 juta dosis di tahun selanjutnya.

"Insyaallah, akhir tahun ini ada 30 juta (vaksin) dan tahun depan ada 300 juta. Tetapi sebagai catatan, dari total kita dapatkan 330 juta mungkin 340 juta," ucap Erick.

Namun demikian, Erick mengingatkan, jumlah tersebut dirasa belum mencukupi kebutuhan untuk melakukan vaksinasi massal masyarakat Indonesia. Pasalnya, proses vaksinasi diperlukan dua kali suntikan atau imunisasi untuk setiap individu sehingga dari jumlah tersebut, baru hanya memenuhi kebutuhan vaksinasi terhadap 170 juta orang saja.

Untuk itu, pemerintah juga melakukan penjajakan dengan lembaga-lembaga kesehatan seperti Koalisi untuk Kesiapan dan Inovasi Epidemi (CEPI), badan kesehatan dunia (WHO), Unicef, serta perusahaan-perusahaan farmasi multinasional lainnya seperti Astrazeneca, Cansino, dan Pfizer.

"Semua dijajaki. Kalau sampai 70 persen bisa tercover, kita harapkan di 2022 atau bahkan 2021, 30 persen bisa didapatkan," kata dia.

Selain bekerja sama dengan luar negeri, Erick juga sampaikan perihal vaksin dalam negeri yakni Vaksin Merah Putih yang melibatkan lembaga Eijkman, Balitbangkes Kementerian Kesehatan, perguruan tinggi negeri, serta Bio Farma. Menurut dia, pemerintah tidak mungkin mengandalkan vaksin yang diperoleh dari luar negeri. Hal ini mengingat daya tahan vaksin yang hanya sampai enam bulan sampai dua tahun. Makan diperlukan, vaksin buatan anak bangsa sekaligus menandai Indonesia mandiri dalam memproduksi vaksin.

"Saya sampaikan kepada Wapres bahwa vaksin merah putih ini prioritas. Dari informasi didapatkan, insyaAllah, uji-klinis tahap 1 dan 2 bisa berjalan tahun depan sehingga pada 2022 kita mulai produksi vaksin merah putih," ujar Erick. (*)

loading...
 Sumber : Relis /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 03 September 2020 - 19:18:25 WIB

    Pertama Kali, Prabowo Temui Ma'ruf Amin dan Bahas Pangan-Alutsista

    Pertama Kali, Prabowo Temui Ma'ruf Amin dan  Bahas Pangan-Alutsista HARIANHALUAN.COM - Pertama kalinya, Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto bertemu dengan Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo ingin melaporkan langsung terkait ketahanan pangan Indonesia s.
  • Selasa, 04 Agustus 2020 - 14:22:46 WIB

    Ungkap Kasus Fetish Gilang, Ini Kendala yang Ditemui Polisi

    Ungkap Kasus Fetish Gilang, Ini Kendala yang Ditemui Polisi HARIANHALUAN.COM - Polisi ikut turun tangan menangani kasus fetish kain jarik mahasiswa Unair bernama Gilang. Ada banyak korban dari perbuatan Gilang yang viral di media sosial ini. Namun dalam melakukan penyelidikan, polisi .
  • Sabtu, 18 Juli 2020 - 15:10:34 WIB

    Sandiaga Temui Prabowo, Bahas Apa Ya?

    Sandiaga Temui Prabowo, Bahas Apa Ya? HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Dalam kesempatan itu, keduanya mendiskusikan sejumlah masalah termasuk kondisi ekonomi serta k.
  • Rabu, 10 Juni 2020 - 15:28:43 WIB

    Temui Luhut Panjaitan, Senior Demokrat Adukan AHY Tak Sah Jadi Ketum

    Temui Luhut Panjaitan, Senior Demokrat Adukan AHY Tak Sah Jadi Ketum HARIANHALUAN.COM - Sejumlah politikus senior Partai Demokrat mendatangi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada Senin (8/6). Agenda pertemuannya membahas mengenai SK kepengurusan Partai Demokrat..
  • Sabtu, 25 April 2020 - 21:22:09 WIB

    Teka-Teki Moeldoko Temui Fadli Zon, Ternyata soal..

    Teka-Teki Moeldoko Temui Fadli Zon, Ternyata soal.. JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko menemui Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon, Kamis sore, 23 April 2020. Muncul isu Moeldoko sengaja menemui Fadli agar tak kritis la.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]