Kapten Pilot Wanita Pertama Indonesia Wafat, Sempat Cerita Kena COVID-19


Sabtu, 12 September 2020 - 19:22:06 WIB
Kapten Pilot Wanita Pertama Indonesia Wafat, Sempat Cerita Kena COVID-19 Kapten Indah Yuliani

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kapten pilot wanita pertama untuk penerbangan sipil di Indonesia, Indah Yuliani, tutup usia setelah terpapar virus Corona (COVID-19). Sebelum wafat, Indah atau yang akrab disapa Cipluk oleh rekan-rekannya, sempat berbagi cerita.

Dalam rekaman percakapan via WhatsApp yang dibagikan Ketua Dewan Etik Ikatan Pilot Indonesia (IPI), Capt Noor Wahjudie kepada detikcom, Sabtu (12/9/2020), Indah mengatakan awalnya dirinya tak merasakan gejala Corona. Dia pun sempat melakukan tes PCR swab dan hasilnya negatif.

"PCR kedua langsung positif," cerita Indah.

Pesan itu ditulis Indah pada Rabu (9/9). Dia lalu mengatakan kondisinya menurun usai dinyatakan positif Corona.

"Drop temperatur 38,9 (derajat celcius-red)," ucap Indah.

Indah sempat berpesan kepada rekan-rekan pilot untuk tak menyepelekan kesehatan. Dia juga bercerita sempat dipasangi ventilator.

"Jadi untuk teman-teman, jangan pernah bilang kita baik-baik saja. Hikmahnya buat saya, Allah masih sayang saya, masih dikasih kesempatan bertahan sampai kemarin (8/9) malam ventilator baru lepas," tutur Indah kala itu.

"Penyakit ini luar biasa. Ini pelajaran terbaik untuk kita semua, belajar dari cerita teman kita sendiri. Penyakit ini dahsyat banget," sambung Indah.

Capt Indah Yuliani pun sempat menceritakan dirinya berada di ruang ICU dan mendoakan rekan-rekan pilot agar memperhatikan kesehatan.

"Take care ya teman-teman," ucap Indah.

Sebelumnya IPI menyampaikan rasa duka cita atas kepergian Capt Indah Yuliani. Indah Yuliani meninggal dunia pada usia 61 tahun.

"Ikatan Pilot Indonesia (IPI) merasa sangat kehilangan dengan wafatnya Almarhumah Capt Indah Juliani (Cipluk)," tulis Ketua Dewan Etik IPI, Capt Noor Wahjudie lewat pesan singkat kepada detikcom.

Noor Wahjudie mengatakan penghormatan IPI tak sekadar karena Indah pilot senior. IPI menilai Indah adalah sosok yang inspiratif bagi perempuan untuk mengembangkan potensi diri.

"Kami menghormati Almarhumah bukan hanya dalam kapasitasnya sebagao pilot senior. Tapi juga perannya dalam meng-encourage para wanita untuk mengembangkan potensinya secara penuh (di dunia penerbangan-red)," ucap Noor Wahjudie.

Noor Wahjudie menuturkan Indah meninggal dunia pada Jumat (11/9). Jenazah dikebumikan di Taman Pemakaman Umum Pondok Ranggon, Jakarta Timur (Jaktim).

"Selamat jalan sahabatku. Damai dan berbahagialah di sisi-Nya," ujar Noor Wahjudie. (*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 18 Mei 2017 - 19:04:36 WIB

    Tembakan Salvo Iringi Pemakaman Kapten Heru Bahyu

    Tembakan Salvo Iringi Pemakaman Kapten Heru Bahyu PADANG, HARIANHALUAN.COM—Pemakaman Kapten (Arh) Heru Bahyu di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara Padang dilakukan secara militer dan diiringi dengan tembakan salvo. Upacara tersebut juga dihadiri oleh keluarga besar Heru. .
  • Kamis, 18 Mei 2017 - 13:05:53 WIB

    Korban Kecelakaan PPRC, Kapten Heru Bahyu Dimakamkan di TMP Padang

    Korban Kecelakaan PPRC, Kapten Heru Bahyu Dimakamkan di TMP Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM—Anggota TNI Angkatan Darat yang gugur dalam kecelakaan latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Natuna, Kepuluan Riau atas nama Kapten Heru Bahyu dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bang.
  • Senin, 19 Desember 2016 - 01:21:51 WIB
    HERCULES JATUH DI WAMENA

    Pelatihan Jadi Kapten Pilot Dihentikan Sementara

    JAKARTA, HALUAN — Wa­kil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Wakasau), Marsekal Madya TNI Hadiyan Suminta Atmadja, mengatakan, pelatihan peningkatan kualifikasi pener­bang di Bandara Wamena, Papua, dihentikan sementara..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]