Ternyata Ini Alasannya Orang Terkaya RI Tolak PSBB Total DKI


Ahad, 13 September 2020 - 10:20:09 WIB
Ternyata Ini Alasannya Orang Terkaya RI Tolak PSBB Total DKI Robert Budi Hartono. (Dok:Forbes)

HARIANHALUAN.COM - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total akan dimulai 14 September 2020. Keputusan ini diambil karena penambahan yang tinggi setiap harinya dan dukungan rumah sakit yang sudah dianggap darurat.

Dalam masa PSBB total itu, perkantoran dilarang beroperasi dan akan menutup semua tempat hiburan. Anies juga mengimbau warga untuk tidak keluar Jakarta.

Namun ternyata pengusaha ada pula yang menentang usulan tersebut salah satunya dari orang terkaya di Indonesia, Robert Budi Hartono. Dia pun mengirim surat kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk menyampaikan penolakannya atas rencana Anies.

Menurut Budi, ada hal yang lebih baik dilakukan pemerintah ketimbang kembali mengunci Jakarta. Misalnya dengan membangun rumah sakit darurat di pelabuhan, seperti yang dilakukan Singapura.

"Contoh Solusi terlampir: ini adalah photo di Port Singapore yang membangun kapasitas kontainer isolasi ber-AC untuk mengantisipasi lonjakan dari kasus yang perlu mendapatkan penanganan medis," jelas pemilik Grup Djarum dan PT Bank Central Asia Tbk itu dalam suratnya yang dimuat di Instagram mantan Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Polandia, Peter Frans Gontha, Sabtu (12/09/2020).

"Fasilitas seperti ini dapat diadakan dan dibangun dalam jangka waktu singkat (kurang dari 2 minggu - Photo 1 - karena memanfaatkan container yang tinggal dipasang Air-con dan tangga)," tambahnya.

Dia juga menyarankan pemerintah lebih menegakkan aturan dan pemberian sanksi pada mereka yang tidak disiplin mengikuti aturan new normal atau normal baru. Tugas ini harus dijalankan Anies sebagai Gubernur Jakarta. Pemerintah juga disarankan untuk meningkatkan pengujian (tes), isolasi, pelacakan (tracing) dan perawatan.

"Sejauh ini masih banyak kekurangan dalam hal isolasi dan contact tracing." jelasnya.

"Perekonomian tetap harus dijaga, sehingga aktivitas masyarakat yang menjadi motor perekonomian yang dapat terus menjaga kesinambungan kehidupan bermasyarakat kita hingga pandemi berakhir," katanya dalam surat tersebut.

Selain itu melaksanakan PSBB yang tidak efektif berpotensi melawan keinginan masyarakat yang menurutnya menghendaki new normal baru, hidup dengan pembatasan, memakai masker menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Masyarakat juga lebih takut kehilangan pekerjaan dan pendapatan serta kelaparan daripada ancaman penularan Covid-19. Di antaranya adalah lembaga survei Vox Populi (Centre for Political Communication Studies) dan Indo Barometer, dimana masyarakat di atas 80% tidak menghendaki PSBB kembali.

Mengacu data The Real-Time Billionaires List 2020 per Juni, kekayaan bersih Robert Budi Hartono memiliki kekayaan total mencapai US$ 17,4 miliar atau setara Rp 244 triliun. Dia menjadi satu dari lima orang terkaya di negeri ini. (*)
 

loading...
 Sumber : CNBC Indonesia /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 18 September 2020 - 16:52:01 WIB

    Terungkap, Ternyata Ini Penyebab Ahok Blak-blakan Soal Pertamina

    Terungkap, Ternyata Ini Penyebab Ahok Blak-blakan Soal Pertamina HARIANHALUAN.COM - Menteri BUMN Erick Thohir selama ini memang meminta Komisaris Utama PT. Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk membangun tim yang kuat agar Pertamina bisa melakukan tranformasi sesuai arahan kementer.
  • Kamis, 17 September 2020 - 20:35:49 WIB

    Astaga! Jaksa Pinangki Oplas di AS Ternyata Pakai Uang Suap

    Astaga! Jaksa Pinangki Oplas di AS Ternyata Pakai Uang Suap HARIANHALUAN.COM - Jaksa Pinangki Sirna Malasari diduga melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Kejagung menyebut Pinangki menggunakan uang yang diduga suap berasal darI Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra untuk.
  • Senin, 14 September 2020 - 22:35:42 WIB

    Kasus Aktif Covid-19 di Berbagai Daerah Ternyata Mengalami Penurunan

    Kasus Aktif Covid-19 di Berbagai Daerah Ternyata Mengalami Penurunan HARIANHALUAN.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro, menyampaikan bahwa dari perkembangan penanganan pandemi Covid-19 di dalam negeri, rata-rata kasus aktif di berbagai daerah cenderung mengalami pen.
  • Sabtu, 12 September 2020 - 21:34:45 WIB

    Kabar Baik, Ternyata Ada Peluang Kerjasama ASEAN & Eropa untuk Bikin Vaksin

    Kabar Baik, Ternyata Ada Peluang Kerjasama ASEAN & Eropa untuk Bikin Vaksin HARIANHALUAN.COM - Dalam sepekan terakhir, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengadakan tiga pertemuan penting, salah satunya adalah ASEAN-EU Ministerial Meeting. Dalam pertemuan tersebut Retno membahas banyak isu, termasu.
  • Kamis, 10 September 2020 - 22:40:52 WIB

    Selalu Tampil Muda dan Klimis, Ini Ternyata Alasan AHY

    Selalu Tampil Muda dan Klimis, Ini Ternyata Alasan AHY HARIANHALUAN.COM - Ada yang spesial dari hari ulang tahun Partai Demokrat kali ini. Selain kantor yang sudah selesai direnovasi, kemarin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga meluncurkan seragam Partai Demokrat yang baru. AHY m.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]