Kemenlu RI Klarifikasi ke Wakil Dubes China soal Kapalnya 'Terobos' Natuna


Ahad, 13 September 2020 - 22:49:12 WIB
Kemenlu RI Klarifikasi ke Wakil Dubes China soal Kapalnya 'Terobos' Natuna Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah menyampaikan langkah resmi Kemlu RI terhadap aksi kapal penjaga pantai China di wilayah perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna Utara.

Kepada CNBC Indonesia, Minggu (13/9/2020), Faizasyah mengatakan Kemlu RI telah menerima laporan dari Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI perihal keberadaan kapal penjaga pantai China, yaitu CCG 5204, di wilayah perairan ZEE Indonesia.

Sebagai tindak lanjut atas peristiwa itu, Kemlu RI telah melakukan komunikasi dengan Wakil Dubes RRC di Jakarta dan meminta klarifikasi maksud keberadaan CCG 5204 di wilayah perairan ZEE Indonesia.

"Kemlu menegaskan kembali kepada Wakil Dubes RRC bahwa ZEE Indonesia tidak memiliki klaim tumpang tindih perairan dengan RRC dan menolak klaim 9DL RRC karena bertentangan dengan UNCLOS 1982," ujar Faizasyah.

Seperti diketahui, CCG 5204 memasuki perairan Indonesia di Natuna Utara. Pada Sabtu (12/11/2020) pukul 10:00 WIB, KN Nipah 321 Bakamla RI mendapati CCG 5204 berkeliaran di ZEE Indonesia di Laut Natuna Utara yang masih wilayah yuridiksi Indonesia.

Kapal asal China itu terdeteksi di radar dan automatic identification system (AIS) KN Nipah pada jarak 9,35 NM. KN Nipah meningkatkan kecepatannya dan mengubah haluan melaksanakan intersep hingga jarak 1 Nm.



KN Nipah melalui radio VHF chanel 16 menanyakan kegiatan CCG 5204. Setelah dilakukan komunikasi melalui radio dan ditanyakan maksud dari keberadaan kapal di area tersebut, CCG 5204 bersikeras mereka sedang berpatroli di area nine dash line yang merupakan wilayah teritorial China.

Padahal berdasarkan UNCLOS 1982, nine dash line tidak diakui keberadaannya dan kapal tersebut sedang berada di area ZEEI. CCG 5204 pun segera diminta keluar dari wilayah yurisdiksi Indonesia.

"Perlu diketahui bahwa Laut Natuna Utara merupakan wilayah yurisdiksi Indonesia, dimana Indonesia memiliki hak berdaulat atas sumber daya alam di kolom air. Kapal-kapal asing dibenarkan melintas dengan syarat tidak melakukan aktivitas lain yang bertentangan dengan hukum nasional," tulis Bakamla dalam siaran resmi, Minggu (13/09/2020).(*)

loading...
 Sumber : CNBC /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 08 Agustus 2020 - 22:12:59 WIB

    Ingin Lanjutkan Hidup di Desa, Kucing Ini 'Resign' dari Kantor Kemenlu Inggris

    Ingin Lanjutkan Hidup di Desa, Kucing Ini 'Resign' dari Kantor Kemenlu Inggris HARIANHALUAN.COM - Kucing Palmerston memutuskan mengundurkan diri dan pensiun dari jabatannya sebagai Chief Mouser atau kepala pemburu tikus di Kantor Kementerian Luar Negeri dan Persemakmuran Inggris (Foreign and Commonwealt.
  • Senin, 10 Februari 2020 - 15:32:14 WIB

    Kemenlu: Waspada Berpergian ke Singapura!

    Kemenlu: Waspada Berpergian ke Singapura! JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memutuskan menaikkan status peringatan perjalanan ke Singapura menjadi Kuning. Meski tidak melarang, pemerintah meminta warga negara Indonesia yang sedang berada a.
  • Jumat, 24 Januari 2020 - 11:29:06 WIB

    Kemenlu Imbau Seluruh WNI Jauhi Kota Ini

    Kemenlu Imbau Seluruh WNI Jauhi Kota Ini JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangun, menyatakan sudah mengimbau seluruh warga Indonesia untuk mewaspadai penyebaran virus Corona jenis baru di Kota Wuhan, Provinsi Hubei. Sampai saat ini.
  • Senin, 16 Desember 2019 - 18:45:27 WIB

    Muslim Uighur Ditindas! Aneh, Kemenlu Maklumi China Bujuk Ormas Islam RI

    Muslim Uighur Ditindas! Aneh,  Kemenlu Maklumi  China Bujuk Ormas Islam RI JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Kementerian Luar Negeri menyatakan Indonesia menghormati mekanisme internal yang diterapkan China dalam menyelesaikan dugaan persekusi dan diskriminasi terhadap Muslim Uighur di China..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]