Ini 5 Fakta Progres Terbaru Pengerjaan Vaksin Merah Putih


Senin, 14 September 2020 - 07:09:38 WIB
Ini 5 Fakta Progres Terbaru Pengerjaan Vaksin Merah Putih Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Pemerintah Indonesia sedang melakukan penelitian untuk menemukan vaksin Covid-19 buatan dalam negeri yang diberi nama Vaksin Merah Putih. Lalu, kini progres pembuatan Vaksin Merah Putih itu sudah sejauh mana? 

Seperti diketahui, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman dipercaya untuk menciptakan sebuah zat anti bodi yang bisa menangkal virus corona masuk ke tubuh manusia.

Berikut beberapa fakta perkembangan terbaru penciptaan vaksin tersebut, Senin (14/9/2020), seperti dilansir Okezone.

1. Pengembangan Bibit Vaksin Merah Putih Sudah 50%

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa upaya pengembangan bibit vaksin sudah mencapai 50 persen.

"Dalam kesempatan tadi pagi kami sampaikan pada bapak presiden, lembaga Eijkman sudah memulai upaya pengembangan vaksin merah putih dengan platform protein rekombinan dan saat ini prosesnya sudah mencapai 50%," kata Bambang di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/9/2020).

2. 2021, Pemerintah Mengalokasikan Anggaran Rp280 miliar untuk Penelitian Vaksin Merah Putih

Bambang menjelaskan pihaknya mengalokasikan anggaran Rp280 miliar pada 2021 untuk penelitian dan pengembangan Vaksin Covid-19 Merah Putih. Adapun alokasi yang sudah disalurkan ke peneliti sekira 70%.

3. Vaksin Merah Putih Baru Diproduksi Massal Akhir 2021

Melihat progres saat ini, Bambang memperkirakan vaksin tersebut bisa diproduksi tahun depan.

"Perkiraannya di triwulan keempat 2021 kita bisa memproduksi dalam jumlah besar dan nantinya akan melengkapi vaksin Covid-19 yang awalnya akan didatangkan dari kerja sama dengan pihak luar," imbuhnya.

4. Pemerintah Libatkan Swasta untuk Memproduksi Vaksin Merah Putih

Bambang mengatakan, pihaknya akan melibatkan perusahaan farmasi swasta untuk memproduksi vaksin Covid-19 buatan Indonesia atau biasa disebut vaksin merah putih.

Saat ini bibit vaksin merah putih masih terus dikembangkan oleh para ilmuwan. Upaya itu sudah mencapai 50 persen.

"Selain Bio Farma yang tahun depan berencana bisa memproduksi 250 juta dosis per tahun, kami di dalam konsorsium vaksin merah putih juga akan mengundang beberapa perusahaan farmasi swasta untuk ikut memproduksi vaksin Covid-19," ujar Bambang.

5. Harga Vaksin Merah Putih Dipatok Rp74.000

Bambang pun memperkiraan harga vaksin corona buatan dalam negeri sekira USD5 atau sekitarRp74 ribu (kurs Rp14.800 per USD).

"Untuk biaya, harganya masih terus bergerak karena masih terus dikembangkan. Tapi perkiraan dari lembaga Eijkman, dari lembaga awal, USD5 dolar per dosis," jelasnya. (*)

loading...
 Sumber : okezone.com /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]