Sah! Benny Utama-Sabar AS Bakal Lawan Kotak Kosong di Pilkada Pasaman 2020


Senin, 14 September 2020 - 16:19:21 WIB
Sah! Benny Utama-Sabar AS Bakal Lawan Kotak Kosong di Pilkada Pasaman 2020 KPU Pasaman saat menutup masa perpanjangan pendaftaran paslon. Dipastikan Pilkada Pasaman 2020 calon tunggal.

HARIANHALUAN.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman memastikan bahwa pemilihan bupati dan wakil bupati setempat pada tahun 2020 hanya diikuti satu pasang calon, yakni Benny Utama-Sabar AS. 

KPU pun telah memperpanjang masa pendaftaran bakal pasangan calon (Bapaslon) Pilkada 2020, pada 11-12 September 2020. Dimasa perpanjangan itu tetap tidak ada calon lain yang mendaftar, sehingga dipastikan Pilkada hanya diikuti oleh calon tunggal.

Seperti diketahui, sebelumnya pendaftaran bapaslon dibuka selama tiga hari sejak tanggal 4 hingga 6 September 2020. Namun hingga hari terakhir yakni Minggu (6/9) pukul 24.00 WIB, hanya ada satu bapaslon yang mendaftar di KPU Pasaman, yakni pasangan Benny Utama-Sabar AS yang diusung oleh 8 parpol. 

Adapun 8 partai politik pengusung dan pendukung pasangan dengan jargon BESAR ini adalah, Golkar, Demokrat, PAN, PPP, PKB, PDIP, NasDem dan PKS. Partai itu menguasai 29 dari total 35 kursi DPRD Pasaman. Benny-Sabar adalah anggota DPRD Sumbar yang masing-masing berasal dari Fraksi Golkar dan Demokrat.

Hanya tersisa enam kursi yang dimiliki Partai Gerindra, 5 kursi dan Hanura 1 kursi. Jumlah ini tidak cukup untuk mengusung bakal paslon sendiri. Sementara menurut persyaratan harus ada tujuh kursi atau 20 persen dari total kursi agar bisa mengusung satu pasangan calon.

"Sampai akhir masa perpanjangan pendaftaran pukul 24.00 WIB, sebagaimana telah diperpanjang selama 2 hari dari tanggal 11-12 September 2020 tidak ada lagi bakal pasangan calon yang mendaftar," ujar Ketua KPU Pasaman, Rodi Andermi kepada harianhaluan.com, Senin (14/9/2020).

Untuk itu, kata dia, KPU Pasaman akan melanjutkan proses tahapan terhadap bapaslon yang telah mendaftar pada pendaftaran 4-6 September 2020 dengan tahapan pemeriksaan kesehatan bapaslon di RS M Djamil, Padang.

"KPU juga akan melakukan tahapan penelitian administrasi dan verifikasi syarat calon. Selanjutnya penyampaian hasil penelitian pada bapaslon," katanya. 

Dikatakan, jika ditemukan ada syarat calon yang belum lengkap (TMS) akan dilakukan perbaikan oleh Bapaslon, hingga memenuhi syarat (MS). Selanjutnya KPU akan melakukan penetapan paslon (calon tetap). 

"Dikarenakan hanya ada satu paslon yang MS, maka KPU aka melakukan pengundian tata letak foto paslon sebagai pengganti pengundian nomor urut. KPU akan melaksanakan seluruh tahapan pemilihan serentak sampai penetapan calon terpilih dengan hanya satu paslon," tutup Rodi. (*)

 

Reporter : Yudi Lubis | Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]