Kombes Satake Bayu: Penyegelan Rumah Wabup Solok Bukan Wewenang Ormas


Rabu, 16 September 2020 - 12:57:28 WIB
Kombes Satake Bayu: Penyegelan Rumah Wabup Solok Bukan Wewenang Ormas Satake Bayu Setianto

HARIANHALUAN.COM - Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Satake Bayu Setianto, sangat menyayangkan tindakan organisasi masyarakat (ormas) Laskar Merah Putih yang melakukan penyegelan terhadap rumah pribadi Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, Selasa (15/9/2020) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.

"Sangat disayangkan penyegelan yang dilakukan ormas tersebut. Karena itu bukanlah wewenangnya untuk melakukan penyegelan," ujar Satake, Rabu (16/9/2020).

Satake juga kaget atas tindakan yang dilakukan ormas itu. "Kok bisa ormas bisa melakukan penyegelan. Kalau memang masalah utang piutang, tidak seharusnya mengerahkan ormas," sesal Satake.

Terpisah, Sekretaris Markas Cabang Laskar Merah Putih Kabupaten Solok, Ali Hanafiah menyebutkan bahwa penyegelan memang perintah dari Epyardi Asda. Buntutnya adalah masalah utang yang tak kunjung dibayar oleh wabup.

"Sebelumnya melakukan penyegelan, kami telah berupaya menemui wabup, namun selalu menghindar. Bahkan pernah ketika ditemui, yang bersangkutan kabur dengan mobil," ujar Ali.

Diakuinya, perintah penyegelan berdasarkan surat kuasa. Pihaknya mendapat kejelasan bahwa wabup sudah membayar Rp500 juta dan utang itu diakuinya dan dibayarnya sebanyak jumlah tersebut. Namun menurut Epyardi tidak seperti itu.

"Sebagai loyalitas Laskar Merah Putih, maka kami melakukan penyegelan terhadap rumah berdasarkan perintah Bapak Epyardi, karena rumah merupakan adalah jaminan dalam perjanjian utang piutang," terang dia.

Sementara Epyardi menyebutkan alasan melakukan penyegelan, karena rumah memang menjadi jaminan dalam perjanjian utang piutang. Sebelumnya saat dilakukan penagihan oleh Ormas Laskar Merah Putih, wabup selalu menghindar.

"Keterlibatan ormas untuk menagih utang piutang, karena saya juga merupakan Ketua Pembina di Laskar Merah Putih tersebut," sebutnya.

Diketahui, mantan anggota DPR RI itu sebelumnya juga menyebutkan utang Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin sebesar Rp1,2 miliar. Sedangkan yang sudah dibayar baru Rp500 juta. 

"Karena utang wabup sudah lima tahun tidak dibayarkan, maka dilakukan penyegelan rumah pribadi milik wabup oleh ormas Laskar Merah Putih atas perintahnya. Karena ormas tersebut sudah sering mencoba menemui wabup, tapi tidak pernah ditanggapi," tandasnya.(*)
 

loading...
Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]