Viral, Pernikahan Dini Dua Anak di Bawah Umur


Rabu, 16 September 2020 - 13:11:14 WIB
Viral, Pernikahan Dini  Dua Anak di Bawah Umur Pernikahan dini dua anak viral di media sosial facebook. (Ist)

HARIANHALUAN.COM- Gadis belia Nurherawati yang masih berusia 12 tahun, akhirnya dinikahi pacarnya, Suhaimi (15). Pernikahan dini tersebut terjadi   setelah gadis belia itu tidak diterima keluarga sepulang pacaran.

Pernikahan dini dua sejoli yang masih pelajar ini  hingga Rabu (16/9/2020)  sempat  viral di media sosial setelah resmi dilaksanalan pada tanggal 12 September 2020,  di  Dusun Montong Praje Timur Desa Pengenjek, Kecamatan Lombok Tengah.

Suhaimi yang merupakan mempelai pria mengatakan, dirinya menikah dengan istrinya itu berawal saat menjemput istrinya di pinggir jalan depan Puskesmas Bonjeruk untuk pergi liburan ke Wisata Abangan Desa Pringgarata. Dimana dia pergi sejak siang hari dan pulang sampai menjelang Magrib atau malam hari.

Setelah mengantarkan Herawati pulang ke rumahnya, ayahnya tidak menerima kepulangan istrinya tersebut. "Saya antarkan dia pulang, tapi ayahnya tidak menerimanya pulang," ujarnya.

Selanjutnya ia membawa Herawati yang dia kenal baru empat hari tu pulang ke rumah Bibiknya. Akan tetapi ayahnya tetap menolak kepulangan Herawati.

"Ayahnya tetap menolak dan mengantarkan kepada saya dan kami menikah pada Minggu kemarin," terangnya.

Sementara itu, Mahrun selaku paman penganten pria mengatakan, apa yang diceritakan oleh keponakannya itu benar, dimana dirinya sudah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga perempuan untuk membatalkan pernikahan, karena masih di bawah umur.

"Wali dari perempuan tetap menolak untuk membatalkan pernikahannya. Pernikahan ini harus tetap berjalan, percuma mau dipisahkan nanti juga balik lagi ke sana," jelasnya.

Sehingga, pihak keluarga memutuskan untuk menikahkan Suhaimi dan Nur Herawati secara diam- diam tanpa sepengetahuan dari Kantor Urusan Agama (KUA) dan petugas lainnya.

Kadus Montong Praje Timur Ehsan mengatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga untuk membatalkan pernikahan ini, namun tidak ada titik temu saat itu. Sehingga dirinya selaku Kadus sempat menghilang dan tidak mengurus lagi. Tiba- tiba kakak dari Suhaimi pergi kerumah keluarga mempelai perempuan dan mereka sepakat untuk menikahkan anak ini.

“Saya juga tidak hadir saat pernikahan berlangsung. Padahal saya sudah berusaha semaksimal mungkin agar tidak terjadi. Kalau tidak ada pernikahan itu, ayahnya tidak akan menerima anaknya itu," tutupnya. (*)

loading...
 Sumber : Antara /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]