Bruno Guimek Minta Pendidikan di Pedalaman Mentawai Diperhatikan


Rabu, 16 September 2020 - 22:29:49 WIB
Bruno Guimek Minta Pendidikan di Pedalaman Mentawai Diperhatikan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Bruno Guimek Sagalak.

HARIANHALUAN.COM - Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Bruno Guimek Sagalak meminta Pemerintah  memberikan perhatian serius terhadap dunia pendidikan khususnya sekolah di daerah pedalaman Mentawai, yang pembangunannya masih minim terutama pada sarana fasilitas belajar.

"Kalau kita berbicara soal pendidikan di Mentawai secara keseluruhan tentu pertama yang kita pikirkan tentang pembangunan infrastuktur, baru nanti sumber daya manusia atau tenaga gurunya, memang ada peningkatan tetapi untuk di pedalaman itu belum, masih dibawa 50 persen," tuturnya, Rabu (16/9) di ruang kerjanya.

Menurutnya, ukuran kemajuan pendidikan di Mentawai tidak lepas dari sarana dan prasarana penunjang belajar. Seperti, gedung sekolah yang layak, kursi dan meja belajar. Kalau bisa ada sarana olahraga sebagai penunjang belajar, untuk daerah pedalam Mentawai hal itu masih sangat jauh tertinggal.

Terlebih kata dia, proses belajar mengajar di tengah pandemi corona saat ini, sangat beresiko jika dilakukan dengan tatap muka, sehingga pemerintah mengambil langkah metode pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh, untuk itu mau tidak mau kebutuhan teknologi informasi dan komunikasi internet di pedalaman Mentawai harus diadakan.

Ia berharap persoalan sarana infrastuktur telekomunikasi dan informasi di pedalaman Mentawai dapat diatasi oleh Pemerintah, karena kata dia saat ini internet sudah menjadi keharusan bagi dunia pendidikan.

"Sekarang ini teknologi informasi dan komunikasi internet sudah menjadi kebutuhan, jadi harapan kita semua sekolah di Mentawai difasilitasi sarana internet," pungkasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Emilia Tiurma Butar Butar menyebutkan hal senada bahwa masih ada sekolah khususnya sekolah dasar di daerah pedalaman yang belum memiliki sarana internet, sehingga pihak sekolah kewalahan dalam pengiriman data.

"Setiap sekolah kan ada operator Dapodik (Data Pokok Pendidik) mereka ini yang nanti mengirimkan data siswa dan guru serta kebutuhan sekolah, tetapi mereka kewalahan karena keterbatasan akses internet, jangankan di pedalaman di pusat kecamatan juga ada yang belum memiliki internet atau wifi," Kata Emilia.

Ia menyebutkan sedikitnya terdapat 127 Sekolah Dasar Negeri dan 7 Sekolah Swasta di Mentawai, sebagian besar belum memiliki internet, padahal kata dia internet juga merupakan sarana komunikasi dan informasi bagi tenaga pendidik.

"Kalau bisa disamping melengkapi sarana belajar seperti perpustakaan dan lainnya sarana internet masing-masing diadakan," tutupnya. (*)

loading...
Reporter : Redi /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]