Penjualan Mobil Naik Turun, Saham Indomobil dan Astra tak Dilirik Pasar


Jumat, 18 September 2020 - 06:36:23 WIB
Penjualan Mobil Naik Turun, Saham Indomobil dan Astra tak Dilirik Pasar Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Penjualan mobil secara domestik memang cenderung naik turun. Namun apakah data penjualan tersebut akan mempengaruhi kinerja saham perusahaan otomotif?.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Harianhaluan.com, Jumat (18/9/2020), riset Lifepal.co.id menunjukkan bahwa data penjualan mobil tahunan secara domestik tak sepenuhnya mempengaruhi performa saham dua emiten produsen mobil di Indonesia. Ironisnya, performa kedua emiten itu dalam jangka panjang tidak bisa mengalahkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Di samping itu, performa dari saham-saham perusahaan multifinance penyedia layanan kredit mobil justru bisa mengalahkan IHSG dalam 10 tahun terakhir.

1. Kinerja saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk berlawanan arah dengan IHSG

Penjualan maupun laba komprehensif dari PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, sama sekali tidak bisa menentukan arah pergerakan saham.

Saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS) memang sempat meroket dan mengalahkan IHSG pada Juli 2011 hingga mencapai puncaknya pada April 2012. Namun akhirnya, saham anak usaha Salim Group ini turun tajam hingga memasuki 2013, performanya pun tak lagi mengungguli IHSG.

Seperti yang tercantum di laporan keuangan IMAS, emiten ini memang mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 25,38% dari tahun 2011 ke tahun 2012. Meski demikian, laba perusahaan ini justru merosot 17%. Uniknya, pada periode yang sama, saham IMAS pun memasuki masa bullish.

Sementara itu, pada periode 2012 ke 2013, penjualan IMAS mengalami kenaikan 1,59% tapi sayangnya laba komprehensif mereka anjlok 8,98%. Saham IMAS pun terus mengalami downtrend hingga mencapai titik terendahnya di Februari 2018.

Patut diketahui bahwa pada September 2015 hingga Februari 2018, pergerakan IMAS justru berlawanan arah dengan IHSG. IHSG memasuki fase bullish namun IMAS justru bearish.

Memasuki Maret 2018, performa saham IMAS memang sempat naik berkat sentimen positif kenaikan laba bersih di periode 2016 hingga 2017. Tetapi, kenaikan performa itu tidak terlalu signifikan, dan performa IMAS masih jauh di bawah IHSG.

Kemudian, terhitung sejak 1 September 2010 hingga 1 September 2020, performa harga saham IMAS minus 86%.

2. Kinerja saham PT Astra International Tbk sangat mirip dengan IHSG

Performa saham PT Astra International Tbk (ASII) selama 10 tahun juga hanya bisa mengungguli IHSG pada rentang waktu 2011 hingga 2013. Selepas tahun 2013, saham ASII tidak lagi bisa mengungguli IHSG namun pergerakannya sangat mirip dengan IHSG.

Naiknya performa IHSG umumnya diikuti pula dengan kenaikan harga saham ASII. Begitu pun sebaliknya.

Satu hal yang cukup unik dalam performa ASII adalah pada September 2015. Dalam rentang tahun 2015 hingga 2017, penjualan maupun laba komprehensif ASII mengalami penurunan yang cukup tajam. Namun performa sahamnya justru naik dan mengekor IHSG. (*)

loading...
 Sumber : Relis /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]