Penyebar Identitas KTP Ketua KPU Sumbar Resmi Jadi Tersangka


Jumat, 18 September 2020 - 14:50:00 WIB
Penyebar Identitas KTP Ketua KPU Sumbar Resmi Jadi Tersangka Ketua KPU Sumbar saat berdebat dengan petugas beberapa waktu lalu.

HARIANHALUAN.COM - Oknum Satgas Covid-19 Rita Sumarni ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyebaran identitas KTP Ketua Komisi Pemilihan Umum Sumatera Barat, Amnasmen di media sosial facebook.

Yang bersangkutan (Rita Sumarni) juga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Padang. Kemudian setelah dilakukan penyidikan, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat.

Kemudian Rita Sumarni ditetapkan sebagai tersangka setelah usai cekcok di check point saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di posko Covid-19 Lubuk Paraku, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang.

"Setelah dilakukan beberapa saksi ahli yang terdiri dari ahli pidana, bahasa hingga ITE. pemeriksaan saksi ini berasal dari Jakarta, termasuk pemeriksaan laboratorium, maka RS ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Satake Bayu Setianto, Jumat (18/9/2020).

Ditambahkannya, meskipun ditetapkan tersangka namun Rita Sumarni tidak dilakukan penahan badan. Hal itu diputuskan karena yang bersangkutan selama masa pemeriksaan dan penyidikan dianggap kooperatif.

"Saat ini, kasus ini tetap berlanjut ketahapan berikutnya," terang Satake.

Diketahui, cekcok antara Ketua KPU dengan oknum satgas Covid-19 Rita Sumarni di posko Lubuk Paraku, Kelurahan, Kecamatan Lubuk Kilangan terjadi pada Rabu, 13 Mei 2020 lalu. Amnasmen yang datang dari Solok dilakukan pemeriksaan sebelum memasuki Kota Padang.

Saat dilakukan pemeriksaan, Rita Sumarni yang saat sedang bertugas memeriksa Amnasmen, namun dalam melakukan pemeriksaan, terjadi cekcok antara kedua. Walaupun ketua KPU itu menawarkan untuk meninggalkan KTP dan akan kembali dengan memperlihat surat tugas, terlapor bersikeras tetap memerintahkan pelapor untuk balik kanan.

Tanpa diketahui oleh pelapor, cekcok itu direkam oleh seorang petugas dan rekaman video itu disebarkan oleh terlapor di akun facebook miliknya. Karena tidak senang, Amnasmen akhirnya melaporkan oknum satgas itu Polda Sumbar atas sikap tidak menyenangkan. (*)
 

loading...
Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]