IHK Sumbar Agustus 2020, Padang Alami Inflasi 0,09% dan Bukittinggi Deflasi 0,17%


Sabtu, 19 September 2020 - 15:51:40 WIB
IHK Sumbar Agustus 2020, Padang Alami Inflasi 0,09% dan Bukittinggi Deflasi 0,17% Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar mencatat, Indeks Harga Konsumen (IHK) Sumbar per Agustus 2020 di dua kota pengukur inflasi di Sumbar yaitu Kota Padang mengalami inflasi sebesar 0,09 persen sedangkan Kota Bukittinggi mengalami deflasi sebesar 0,17 persen.

Tingkat perubahan IHK (inflasi/deflasi) yang terjadi akan mencerminkan daya beli dari uang yang dipakai masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Semakin tinggi inflasi maka semakin rendah nilai uang dan semakin rendah daya belinya," ungkap Kepala BPS Sumbar, Pitono.

Perkembangan harga berbagai komoditas di Kota Padang pada bulan Agustus 2020 terjadi inflasi sebesar 0,09 persen atau terjadi kenaikan IHK dari 103,45 pada bulan Juli 2020 menjadi 103,54 pada bulan Agustus 2020.

Kota Bukittinggi pada bulan Agustus 2020 mengalami deflasi sebesar 0,17 persen atau terjadi penurunan IHK dari 103,44 pada bulan Juli 2020 menjadi 103,26 pada bulan Agustus 2020.

Lebih lanjut Pitono mengatakan Inflasi di Kota Padang terjadi karena adanya kenaikan indeks pada 4 kelompok pengeluaran.

"Kenaikan terbesar terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,95 persen, diikuti kenaikan indeks pada kelompok pendidikan sebesar 0,18 persen. kelompok pakaian dan alas kaki dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga masing-masing sebesar 0,04 persen," jelasnya.

Sedangkan deflasi di Kota Bukittinggi terjadi karena penurunan indeks pada 2 kelompok pengeluaran.

"Penurunan terbesar terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,86 persen dan diikuti penurunan kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,01 persen," papar Pitono.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di Kota Padang antara lain: emas perhiasan; udang basah; telur ayam ras; petai; minyak goreng; rokok kretek; jengkol; celana panjang jeans anak; ikan gembolo/ikan aso-aso; pendidikan Sekolah Dasar; dan beberapa komoditas lainnya.

Komoditas yang mengalami peningkatan harga di Kota Bukittinggi adalah emas perhiasan; cabai merah; ikan dencis; telur ayamras; kentang; pendidikan Sekolah Dasar; udang basah; susu bubuk balita; makanan ringan/snack; pengharumcucian/pelembut; dan beberapa komoditas lainnya.

Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga selama Agustus 2020 di Kota Padang diantaranya: bawang merah; daging ayam ras; ayam hidup; tomat; ikan tongkol/ikan ambu-ambu; jeruk; angkutan udara; gula pasir; brokoli; wortel; dan beberapa komoditas lainnya.

Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga di Kota Bukittinggi antara lain: daging ayam ras; ikan tongkol/ikan ambu-ambu; beras; bawang merah; tomat; apel; gula pasir; terong; wortel; jeruk nipis/limau; dan beberapa komoditas lainnya. (*)

loading...
Reporter : Yessi Yeswita /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]