Terbitkan Aturan Baru Bersepeda: Menhub Wajibkan Pakai Helm hingga Pasang Lampu


Sabtu, 19 September 2020 - 16:24:29 WIB
Terbitkan Aturan Baru Bersepeda: Menhub Wajibkan Pakai Helm hingga Pasang Lampu Ilustrasi bersepeda

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Bersepeda menjadi kebiasaan baru sejak pandemi Corona menyapa, terutama di Indonesia. Maraknya pesepeda membuat Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengeluarkan peraturan Nomor PM 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di jalan resmi. 

Hal ini untuk mewujudkan tertib berlalu lintas dan menjamin keselamatan penggunaan sepeda di jalan. Ada beberapa aspek utama yang diatur salah satunya persyaratan teknis sepeda. Sepeda digolongkan menjadi dua kategori yakni sepeda untuk kepentingan umum dan kepentingan olahraga. 

Sepeda untuk kepentingan umum dapat digunakan sehari-hari oleh masyarakat. "Ke depannya kami mengharapkan bahwa sepeda ini dapat digunakan untuk kepentingan sehari-hari masyarakat seperti ke sekolah, kantor, pasar, atau ke mall," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (19/9/2020).

Ada tujuh jenis persyaratan keselamatan yang harus dipenuhi pesepeda saat di jalan yaitu, spakbor, bel, sistem rem, lampu, alat pemantul cahaya berwarna merah, alat pemantul cahaya roda berwarna putih atau kuning dan pedal. Dalam PM 59/2020 disebutkan penggunaan spakbor dikecualikan untuk jenis sepeda balap, sepeda gunung dan jenis sepeda lain. Untuk penggunaan lampu dan alat pemantul cahaya juga disebutkan harus dipasang pada malam hari dan dalam kondisi jarak pandang terbatas karena gelap atau saat hujan lebat, berada di terowongan, atau pada saat kondisi jalanan berkabut.

“Saat berkendara di jalan terutama malam hari para pesepeda harus menyalakan lampu dan menggunakan pakaian maupun atribut yang memantulkan cahaya. Jangan lupa harus menggunakan alas kaki atau sepatu serta yang penting juga yaitu memahami dan mematuhi tata cara berlalu lintas, serta menggunakan helm untuk pesepeda,” ujar Budi.

Budi menjelaskan, pemerintah berharap pada pengelola gedung, sekolah, kantor, dapat menyediakan tempat parkir sepeda di masing-masing gedung sehingga nantinya ada perubahan kebiasaan masyarakat dari yang biasanya menggunakan sepeda motor menjadi sepeda. Mengenai lokasi parkir, dalam PM 59/2020 ini dituliskan fasilitas parkir umum untuk sepeda dapat berupa lokasi yang mudah diakses, aman, dan tidak mengganggu arus pejalan kaki serta terdapat rak, tiang, atau sandaran yang memungkinkan bagi sepeda untuk dikunci atau digembok.

Selain itu, dijabarkan juga dalam regulasi ini jika parkir umum untuk sepeda harus disediakan oleh setiap penyelenggara fasilitas umum seperti simpul transportasi, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, sekolah dan tempat ibadah. Dalam PM 59/2020 ini disebutkan Pemerintah Daerah dapat menentukan jenis dan penggunaan sepeda di daerahnya sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan tiap daerah.
Staf Tencent di AS secara historis menggunakan WeChat Work untuk berkomunikasi dengan kantor pusat perusahaan di Shenzhen, China. Tencent memiliki setidaknya 250 karyawan yang berbasis di AS.

loading...
 Sumber : inews.id /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]