Malam Minggu, Polres Dharmasraya Gelar Sosialisasi Wajib Masker


Sabtu, 19 September 2020 - 23:37:43 WIB
Malam Minggu, Polres Dharmasraya Gelar Sosialisasi Wajib Masker Petugas Gabungan Polres Dharmasraya saat menggelar razia dan sosialisasi penegakan Peraturan Daerah nomor 11 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (19/09).

HARIANHALUAN.COM - Petugas gabungan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya, Sumatera Barat, menggelar razia dalam rangka sosialisasi aturan wajib masker bagi pengguna jalan, Sabtu (19/09) malam. 

"Tak hanya pengguna jalan, aturan tersebut juga menyasar pemilik usaha warung dan cafe serta tempat keramaian lainnya yang tidak menyediakan sarana cuci tangan atau hand sanitizer, " Kata Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres setempat, Kompol Rivai, disela-sela kegiatan razia di ruas jalan depan kantor bupati Dharmasraya. 

Ia menjelaskan, hari ini adalah hari terakhir sosialisasi dengan menitikberatkan pada tindakan preemtif dan preventif terhadap Peraturan Daerah nomor 11 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Dalam perda tersebut, ulasnya, diatur jelas terkait sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan baik berupa denda tilang hingga kurungan penjara. 

"Untuk pengguna jalan atau perorangan yang kedapatan tidak menggunakan masker atau tidak memakai masker secara benar akan diberikan sanksi denda mulai dari besaran Rp 250 ribu hingga lima ratus ribu rupiah, " Ungkapnya. 

Sementara untuk kelompok pelaksanaan atau penyelenggaraan kegiatan, dan instansi atau lembaga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan akan dikenakan sanksi administrasi, apabila pelanggaran masih terulang baru dikenakan sangsi denda atau kurungan.

"Apabila ketiga kelompok itu ketahuan melayani orang tidak memakai masker, sanksinya akan dikenakan dua kali lipat,” tegasnya

Terkait upaya preemtif yang dilakukan pihaknya, ia menambahkan selama pelaksanaan sosialisasi tersebut, selain menurunkan petugas gabungan pihaknya juga membagikan sedikitnya seratus lembar masker untuk satu kali operasi. 

Oleh sebab itu, ia mengharapkan masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Tidak lagi dilihat aktivitasnya, tetapi setiap keluar rumah wajib menggunakan masker.

"Pemberian sanksi ini bukan untuk mempersulit atau menambah beban masyarakat melainkan upaya penegakan hukum bagi pelaku pelanggaran demi memenuhi rasa aman bagi orang banyak agar tidak terpapar virus Covid-19, " Tutupnya. 

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendorong para kepala daerah membuat aturan kewajiban memakai masker bagi masyarakat.

Selain itu, Tito mendorong adanya sanksi bagi yang tidak mematuhi aturan itu.

"Saya sudah mendorong rekan-rekan kepala daerah untuk membuat peraturan daerah tentang kewajiban penggunaan masker berikut sanksinya. Ada beberapa daerah yang sudah melakukan membuat Perda itu," ujar Tito sebagaimana dikutip dari siaran pers di laman resmi Kemendagri. (*)

 

loading...
Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]