Kunjungan Bupati Pessel ke Kapelgam, Masyarakat Senang Jembatan Nagari Diperbaiki


Ahad, 20 September 2020 - 09:27:21 WIB
Kunjungan Bupati Pessel ke Kapelgam, Masyarakat Senang Jembatan Nagari Diperbaiki Bupati Peisisir Selatan, Hendrajoni tengah meresmikan Nagari Tangguh Pangan di Nagari Kapelgam, Kecamatan Bayang, Pesisir Selatan. (M. Joni)

HARIANHALUAN.COM - Bupati Hendrajoni meresmikan Nagari Tangguh Pangan di Nagari Kapelgam, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala Perangkat Daerah Pemkab Pessel, Camat Bayang, Danramil dan Polsek Bayang, para Wali Nagari, ninik mamak dan masyarakat setempat, Sabtu (19/9/2020) kemarin.

Wali Nagari Kapelgam Dariasman mengatakan, daerah tersebut merupakan salah satu kawasan yang cukup luas dengan masyarakatnya mayoritas bergerak dalam pertanian dan perkebunan. Sedangkan, hasil produksi pertanian dilakukan dengan silih berganti, yakni, setelah panen padi dilanjutkan dengan tanaman palawija. Artinya, hasil produksi masyarakat Kapelgam tidak bergantung kepada Nagari lain tapi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepada Bupati, masyarakat sangat mengharapkan pembangunan sebuah jembatan gantung Subarang Kajai yang melintasi sungai Batang Bayang. Salah satu yang diuntungkan dengan pembangunan jembatan itu adalah kegiatan Pamsimas. Dengan pembangunan jembatan, pipa Pamsimas untuk kebutuhan air bersih bisa dengan mudah dialirkan. 

"Kita berharap pak Bupati dapat menganggarkan dana APBD sekitar Rp200 juta. Bila ini dapat teranggarkan pada APBD perubahan, kendala masyarakat akan dapat teratasi," kata Dariasman. 

Masyarakat Nagari Kapelgam juga berterima kasih kepada Bupati sebab, tahun ini mendapatkan bantuan sebanyak 20 unit bedah rumah rumah layak huni. Memang, masih dibutuhkan sebanyak 40 rumah lagi. "Kita harapkan kekurangannya tersebut menjadi perhatian pemerintah," sebut Dariasman.

Sementara  itu, manfaat utama pembangunan jembatan Gantung Subarang Kajai tersebut tentunya untuk akses transportasi bagi masyarakat  petani, terutama, yang berada di seberang sungai. Setidaknya, sekitar 50 hektar lahan pertanian masyarakat yang ada disana tidak lagi menemui kendala jika ingin membawa hasil panen mereka ke pusat kota. 

Akibat masyarakat belum memiliki jembatan gantung, mereka terpaksa melintasi sungai. Bahkan, sudah ada empat orang warga yang hanyut terbawa arus air sungai dan dua diantaranya meninggal. "Kondisi ini sangat memprihatinkan, masyarakat ketika melintasi sungai yang arusnya deras harus berhati-hati, khawatir  takut terjebak oleh arus sungai Batang Bayang, terutama ketikan hujan," tutupnya. (*)

loading...
Reporter : M. Joni /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]