Terungkap! Ini Dia Penyebab Ratusan Ribu Peserta Program Kartu Prakerja Kena Blacklist


Ahad, 20 September 2020 - 09:48:29 WIB
Terungkap! Ini Dia Penyebab Ratusan Ribu Peserta Program Kartu Prakerja Kena Blacklist ilustrasi kartu prakerja

HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 180 ribu peserta Kartu Prakerja dicabut status kepesertaannya. Menurut Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja peserta yang gugur itu berasal dari gelombang 1 hingga 4 program ini. Sejauh ini, program Kartu Prakerja sendiri telah memasuki gelombang 9.

"Sampai dengan hari ini, ada sekitar 180 ribu penerima dari gelombang 1-4 yang dicabut kepesertaannya atau ekuivalen dengan 3,8% peserta," ujar Head of Communications PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu dilansir detikcom, Sabtu (18/9/2020).

Louisa menjelaskan pencabutan kepesertaan tersebut telah diatur dalam Permenko 3 Tahun 2020 dan Permenko 11 Tahun 2020. Dalam aturan itu disebutkan, apabila dalam 30 hari usai menerima uang pelatihan Kartu Prakerja, peserta belum memanfaatkannya untuk membeli pelatihan, maka status kepesertaannya dicabut.

Dicabutnya status kepesertaan tersebut membuat mereka tak bisa lagi mendaftar kartu prakerja. "Setelah pencabutan ini, mereka tidak bisa mendaftar lagi di Kartu Prakerja," terang Louisa.

Louis merinci alasan peserta-peserta itu tidak memanfaatkan fasilitas pelatihan yang diberikan. Menurutnya, ada tiga penyebabnya yaitu peserta sudah dapat pekerjaan, lupa password untuk mengakses ke program Kartu Prakerja dan peserta tidak tahu apa yang harus dilakukan setelah diterima dalam program Kartu Prakerja tersebut. "Early tracking ada tiga alasan utama," imbuhnya.

Louisa menambahkan sebelum mencabut kepesertaan 180 ribu orang tadi, katanya pihak Manajemen Pelaksana sejak 20 Maret 2020 lalu telah melakukan sosialisasi di berbagai kanal, membuat FAQ, dan menyediakan berbagai saluran untuk masyarakat bertanya. "Manajemen Pelaksana juga telah mengirimkan SMS reminder kepada semua penerima H-7 sebelum expired," ungkapnya. (*)

loading...
 Sumber : Detik.com /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 23 Oktober 2020 - 16:11:16 WIB

    Terungkap! Ternyata Ini Sumber Api Kebakaran Kejagung

    Terungkap! Ternyata Ini Sumber Api Kebakaran Kejagung HARIANHALUAN.COM - Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo mengatakan titik api kebakaran Gedung Kejaksaan Agung disebabkan oleh rokok yang dibakar oleh tukang atau kuli yang sedang mengerjakan proyek .
  • Sabtu, 12 September 2020 - 14:38:14 WIB

    Terungkap! Ini Alasan Bima Arya Tak 'Seirama' dengan Anies

    Terungkap! Ini Alasan Bima Arya Tak 'Seirama' dengan Anies HARIANHALUAN.COM - Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya mengatakan ada sejumlah persoalan yang membuat dirinya tak mau menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) seperti DKI Jakarta. Berkenaan dengan dampak ekonomi .
  • Sabtu, 09 Mei 2020 - 06:37:26 WIB

    Terungkap! Begini Modus Baru Pemudik Agar Lolos dari Razia PSBB

    Terungkap! Begini Modus Baru Pemudik Agar Lolos dari Razia PSBB JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Setelah mudik naik ojek, modus baru pulang kampung bisa pakai cara ini dan lolos dari razia PSBB. Banyak warga berusaha semaksimal mungkin supaya bisa pulang kampung. Setelah sebelumnya ojek.
  • Kamis, 07 Mei 2020 - 17:29:55 WIB

    Terungkap! Begini Perjalanan Virus Corona dari China ke RI

    Terungkap! Begini Perjalanan Virus Corona dari China ke RI JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Peneliti postdoctoral Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Pradiptajati Kusuma menyatakan virus corona SARS-CoV-2 yang menginfeksi masyarakat Indonesia berasal dari China..
  • Ahad, 12 April 2020 - 11:57:05 WIB

    Asal Dentuman Terungkap! Ternyata Bukan dari Gunung Anak Krakatau

    Asal Dentuman Terungkap! Ternyata Bukan dari Gunung Anak Krakatau JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Dentuman letusan Gunung Anak Krakatau disebut-sebut terdengar hingga wilayah Depok, Jawa Barat. Aris (33) mengaku mendengar suara dentuman yang diperkirakan berasal dari letusan Gunung Anak Krakata.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]