Positif Covid-19 Meningkat, Kampanye Pilkada Tetap Lanjut


Ahad, 20 September 2020 - 18:18:01 WIB
Positif Covid-19 Meningkat, Kampanye Pilkada Tetap Lanjut Ilustrasi

Pemilihan umum kepala daerah serentak yang semakin hari kian dekat, masing masing pasangan calon (paslon) semakin sibuk mengkampanyekan dirinya guna memenangkan pilkada yang akan berlangsung desember mendatang, bermacam macam cara agar paslon memenangkan pilkada mendatang, salah satunya dengan berkampanye.

Oleh: Wandra, Mahasiswa Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas

Sementara musibah pandemic covid-19 di tanah air jumlahnya makin hari meningkat pesat, pertanggal September 18, 2020 kasus positif covid-19 mencapai angka 236.519 orang, dengan jumlah penambahan sebanyak 3.891 orang pada hari sebelumnya,bukan jumlah yang sedikit bukan?. Sayangnya jumlah yang mencapai ratusan ribu orang dinyatakan positif covid 19 tersebut tidak menyentuh hati komisi pemilihan umum (KPU).

Hal ini terlihat dengan KPU tetap mengizinkan kampanye meski dalam keadaan pandemic yang kondisinya sudah bisa dikatakan darurat.faktanya covid-19 itu benar ada,hidup dan mewabah di tengah tengah masyarakat, dibuktikan secara medis dan banyak yang  telah meninggal setelah terpapar.

Memang harus diakui covid-19 tidak fatal dampaknya bagi orang orang yang bertubuh sehat.tapi akan sangat berbahaya bagi kelompok rentan seperti manula dan orang orang yang memiliki riwayat penyakit bawaan.

Artinya ada banyak orang orang yang tetap sehat, bisa jadi mereka memiliki kondisi tubuh yang prima dan imun  tubuh yang stabil.tetapi jangan lupa tubuh yang sehat bisa jadi perantara berpindahnya virus ke pada orang lain yang ber-imun tubuh lemah atau anggota keluarga yang memiliki kerentanan terhadap itu.

Meskipun kampanye dilakukan dengan protokol kesehatan pencegahan covid-19,tidak ada satupun orang yang dapat menjamin akan aman dari penyebaran covid-19,akan terbebas dari penyebaran covid-19 ini.faktanya makin hari positif covid-19 makin meningkat drastis dari hari kehari,bahkan di provinsi sumatera barat sendiri hampir diseluruh daerah sudah ada yang terjangkit covid-19, akankan dengan kampanye pemilihan kepala daerah akan semakin memperburuk keadaan kesehatan masyarakat di sumatera barat, akankah dengan kampanye pemilihan kepala daerah akan menyumbang angka penambahan positive covid-19 di sumatera barat dikemudian hari.

Sangat disayangkan kurangnya kesadaran akan penyebaran covid 19 yang begitu cepat terjadi  dimasyarakat,kampaye kepala daerah itu mengumpulkan masa dalam jumlah yang tak sedikit tidak menutup kemungkinan  untuk covid-19 dapat menyebar dengan leluasa nantinya.

Terlebih belum tentu semua entitas yang ada berada pada perspektif yang sama ,berada pada sudut pandang yang sama terhadap covid-19, memang ada banyak masyarakat yang peduli atau bahkan menujukkan kepeduliannya terhadap covid-19, namun masih saja ada yang bersikap tidak peduli dengan keadaan bersiakap masa bodoh dengan kondisi saat ini.

Penulis sendiri mengakui sangat sulit untuk meyakinkan masyarakat akan bahaya dari covid-19 ini,terlebih dimasa new normal ini, perintah untuk menggunakakan masker saja masih banyak dihiraukan padahal hal itu dapat mengurangi resiko terpapar virus.

Dengan Melihat permasalahan diatas rasanya kebijakan tetap memberi izin berkampanye dimasa pandemic covid-19 yang sudah masuk ke dalam masa darurat covid-19 merupakan suatu kebijakan yang tidak tepat atau bahkan tidak memikirkan kondisi yang akan terjadi di masyarakat nantinya dengan bertambah luasnya penyebaran virus covid-19.

Menurut penulis pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah memang sangat efektif dengan mengumpulkan masa dalam jumlah yang banyak,akan tetapi mau tidak mau pelaksanaanya harus dilaksanakan dengan penuh pertimbagan dan perhitungan yang matang terlebih dahulu agar tidak terjadi penyesalan dikemudian hari dengan ikut menyumbang angka positf covid-19 karena proses kampanye pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan.

Penulis berpendapat kampanye pemilihan kepala daerah dilakukan dengan  mempertimbangkan beberapa hal.

Pertama, kampanye dengan mengumpulkan masa yang banyak  sebaiknya hanya dilakukan di daerah yang menjadi zona hijau saja,tentu saja dengan menerapkan anjuran protocol kesehatan dengan ketat,mengurangi jumlah peserta rapat dengan maksimal 100 anggota, menerapkan jarak paling kurang 1 meter antar anggota rapat, menggunakan masker atau pelindung wajah, hal ini dapat menekan penyebaran virus covid-19, meskipun berada di zona hijau bukan tidak mungkin untuk terjadi penyebaran virus covid-19 sehingga harus diterapkan anjuran protokol kesehatan dengan baik dan ketat.

Kedua, kampanye pemilihan kepala daerah di zona kuning dan merah sebaiknya dilakukan dengan cara lain selain mengumpulkan masa, meskipun ini merupakan suatu hal yang tidak mudah dan sangat berbeda dari kampanye di tahun tahun sebelumnya, mau tidak mau pandemic covid-19 telah merubah semua tatanan kehidupan termasuk cara melakukan kampanye, mungkin salah satu cara melakukan kampanye di zona kuning dan merah adalah dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi yang ada pada saat ini yaitu dengan cara berkampanye secara online.

Meskipun KPU melarang berkampanye secara online dikarenakan tidak semua wilayah terjangkau oleh jaringan internet, nyatanya yang menjadi wilayah kuning dan merah itu merupakan kawasan perkotaan atau dengan jangkauan jaringan internet yang memadai.

Bukan suatu hal yang mustahil untuk dilakukan jika sekolah dan perkuliahan bisa disa dilakukan secara online dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi yang ada, seharusnya cara berkampanye juga harus bisa dilakukan sedemikian,karna mengingat rawanya penyebaran covid-19 yang akan terjadi jika dilakukan dengan mengumpulkan masa dalam jumlah yang banyak

Ketiga,dengan menerapkan sanksi tegas bagi pasangan calon (paslon) yang melanggar aturan protocol kesehatan selama proses kampanye berlansung dengan adanya sanksi tegas diharapkan kampanye dapat berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. (**)

loading...
 Sumber : Relis /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]