Heboh RS Terapung di Pekanbaru, Belum Punya Izin


Senin, 21 September 2020 - 16:43:31 WIB
Heboh RS Terapung di Pekanbaru, Belum Punya Izin Rumah Sakit terapung doctorSHARE masih bersandar Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II di Pekanbaru. (dok.Haluanriau.co)

HARIANHALUAN.COM- Rumah Sakit terapung doctorSHARE dari PT Multi Agung Sarana Ananda (MASA)  saat ini masih bersandar Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II di Pekanbaru. Soalnya, Pemprov Riau   belum ada menerima izin pengoperasian.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan, seharusnya, jika ada pihak luar yang masuk ke suatu daerah, harus melalui prosedur yang lengkap. Termasuk dokumentasi dari kapal apung yang akan membantu pengobatan gratis di Kota Pekanbaru. Jika semua dokumen lengkap dan sesuai prosesur barulah pihak luar bisa masuk ke Riau.

“Kalau ada yang membantu tentu kita berterimakasih, kembali ke kronologisnya dalam hal apa. Seharusnya semua dokumentasi, seluruh dokumentasi selesai dulu baru kapalnya datang, kan sudah tau hitam diatas putihnya. Sekarang menjadi kebijakan pimpinan, dan saya berdasarkan Permenkes,” ujar Mimi Yuliani Nazir, usai mengadakan rapat bersama Pemko, membahas keberadaan kapal apung tersebut, Senin (21/9).

“Dalam Permenkes , ada tiga rumah sakit ada tiga kategori, yakni statistik, bergerak dan lapangan. Nah, Rumah Sakit Terapung ini, dikategorikan sebagai rumah sakit yang bergerak. Dalam Permenkes nomor tiga itu, Rumah sakit seperti itu hanya diperuntukkan bagi daerah tertinggal. Sedangkan Pekanbaru tidak tertinggal,” jelas Mimi lagi.

Keberadaan RS apung di Kota Pekanbaru ini, kata Mimi, pihaknya tidak mengetahui darimana personilnya. Apalagi dalam kondisi saat ini, dimana perlu dilakukan kehati-hatian setiap orang yang masuk tanpa dokumen yang lengkap. Selain itu sesuai denagn aturan, perlu juga dilakukan verifikasi setiap personil yang masuk, sehingga jelasa tanpa ada keraguan.

“Jumlah personil harus di verifikasi karena mereka membawa orang dari luar, dan kita tidak tau orangnya darimana, bagaimana SDM nya, kan harus diverifikasi dulu. Baik itu terhadap dokumen-dokumennya, terhadap izinnya, untuk melaksanakan kegiatan di Rumah Sakit tersebut,” tegas Mimi.

Sementara itu, Sekdako Pemko Pekanbaru, M Jamil, dalam rapat tersebut mengatakan terkait izin rumah sakit terapung belum ada. Namun pihak Pemko mengatakan, hanya memberikan rekomendasi. Dan keberadaan rumah sakit terapung itu, karena mereka berkeinginan ingin bakti sosial di Pekanbaru. Pihak RS apung itu hanya menangani pasien biasa. Sedangkan soal menangani Covid-19, pihaknya menyetujui nya.

“Awalnya rumah sakit terapung itu melayani untuk masyarakat yang ingin operasi katarak. Soal mereka menangani pasien Covid-19, mereka belum pernah menyampaikan. Keberadaan mereka di sana, kami setuju, karena memang membantu penanganan Covid-19 di Pekanbaru,” kata Jami. (*)

loading...
 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 17 Oktober 2020 - 20:56:48 WIB

    Masyarakat Mentawai Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia

    Masyarakat Mentawai Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia HARIANHALUAN.COM - Masyarakat Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara Kepulauan Mentawai dihebohkan dengan penemuan sosok mayat manusia yang sudah menjadi kerangka atau tengkorak, Sabtu, (17/10) sekira pukul 16:00 WIB..
  • Selasa, 06 Oktober 2020 - 14:56:02 WIB

    Heboh! Pria Ini Bawa Ular Piton Minta Jatah Proyek ke Dinas PU

    Heboh! Pria Ini Bawa Ular Piton Minta Jatah Proyek ke Dinas PU HARIANHALUAN.COM- Pria berinisial JH yang membawa ular piton ke Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruanguntuk meminta jatah proyek, ditetapkan jadi tersangka pemerasan..
  • Jumat, 14 Agustus 2020 - 18:36:48 WIB

    Heboh, Anak Sapi di Malang Ini Lahir Berkepala Dua

    Heboh, Anak Sapi di Malang Ini Lahir Berkepala Dua HARIANHALUAN.COM - Warga Malang dikejutkan dengan kelahiran sapi berkepala dua. Ya, warga Dusun Gunung Kunci, Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Malang, dihebohkan dengan kelahiran sapi berkepala dua. Hal ini membuat heboh karena.
  • Ahad, 21 Juni 2020 - 09:59:42 WIB

    Asal-usul Hoax 'Hari Ini Kiamat' yang Bikin Heboh

    Asal-usul Hoax 'Hari Ini Kiamat' yang Bikin Heboh HARIANHALUAN.COM - Muncul kehebohan di internet, hari ini tanggal 21 Juni 2020 adalah hari kiamat! Tentu saja itu cuma hoax. Begini asal-usul kabar tidak benar itu..
  • Selasa, 09 Juni 2020 - 20:18:55 WIB

    Teror Inyiak Balang Hebohkan Warga Lubuak Aluang, Ternak Mati Mengenaskan

    Teror Inyiak Balang Hebohkan Warga Lubuak Aluang, Ternak Mati Mengenaskan HARIANHALUAN.COM - Diduga diterkam harimau, ternak warga Korong Padang Baru, Nagari Lubuak Aluang, Kecamatan Lubuak Aluang, Kabupaten  Padang Pariaman ditemukan dalam kondisi mati mengenaskan, Selasa (9/6)..

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]