Saham Kerupuk Udang Paling Cuan Selama 7 Tahun


Selasa, 22 September 2020 - 06:22:17 WIB
Saham Kerupuk Udang Paling Cuan Selama 7 Tahun Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Saham dari emiten barang konsumsi (consumer goods) kerap kali dinyatakan sebagai saham defensif atau tahan banting. Kata defensif menjadi julukan tersendiri bagi mereka lantaran bisnis dari emiten ini bergerak di bidang kebutuhan primer dan sekunder masyarakat.

Head of Public Relations, Dila Karinta mengatakan, kinerja Indeks Sektor Barang Konsumsi di Bursa Efek Indonesia (BEI) memang sempat mengungguli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tengah pandemi Corona. Namun memasuki September 2020, kinerja indeks barang konsumsi justru kalah saing dengan

"Bahwa, masih ada tujuh emiten makanan dan minuman yang kinerjanya sanggup mengalahkan pasar di awal September 2020," kata Dila dalam keterangan tertulis yang diterima Harianhaluan.com, Selasa (22/9/2020).

Dalam riset Lifepal, dipilih emiten-emiten makanan dan minuman yang sudah melantai di BEI selama 10 tahun atau lebih. Riset ini juga mengukur bagaimana performa dari emiten-emiten tersebut selama tujuh tahun.

Siapa saja emiten makanan dan minuman yang sanggup mengalahkan pasar? Apakah saham mereka layak dibeli untuk diverifikasi investasi? Mari simak ulasannya.

Saham dari PT Sekar Laut Tbk (SKLT) menjadi saham dengan performa terkuat sejak 1 September 2013 hingga 21 September 2020. Untuk diketahui, SKLT adalah produsen krupuk udang dengan merek FINNA. Emiten ini juga memproduksi sambal, bumbu masakan, hingga saos.

Bisa dikatakan bahwa, capital gain dari SKLT mencapai 594,44% dalam jangka waktu 1 September 2013 hingga 21 September 2020.

Pada kuartal I 2020 SKLT sanggup membukukan kenaikan laba bersih 33,01% (yoy). Sementara itu, pendapatan neto mereka pun naik 6,98% di kuartal II.

Namun, seperti yang tercantum di laporan keuangan semester I 2020 SKLT, laba bersih SKLT justru turun 19,5% dari semester I di periode sebelumnya. Namun pendapatan neto mereka di semester II 2020 naik 4,71%. (*)

loading...
 Sumber : Relis /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 23 Oktober 2020 - 09:17:54 WIB

    Jumlah Investor Saham Bertambah 850 SID pada September 2020

    Jumlah Investor Saham Bertambah 850 SID pada September 2020 HARIANHALUAN.COM - Transaksi investor Sumbar di pasar modal pada September 2020 meningkat sekitar Rp850 miliar. Sementara, jumlah investor ber-KTP Sumbar pada bulan yang sama meningkat 850 Single Investor Identification (SID).
  • Jumat, 16 Oktober 2020 - 10:11:26 WIB

    Saham BRIS Kena ARB dalam 2 hari Beruntun, Ternyata Ini Penyebabnya

    Saham BRIS Kena ARB dalam 2 hari Beruntun, Ternyata Ini Penyebabnya HARIANHALUAN.COM - Setelah sempat naik tinggi pada Selasa dan Rabu, Harga saham PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS) kembali anjlok pada perdagangan Jumat ini (16/10/2020). Saham BRIS sempat naik karena dipicu pengumuman merger deng.
  • Selasa, 13 Oktober 2020 - 12:31:25 WIB

    Wow! Saham BRISyariah Sudah Cuan 498% Hanya dalam Waktu 6 Bulan

    Wow! Saham BRISyariah Sudah Cuan 498% Hanya dalam Waktu 6 Bulan HARIANHALUAN.COM - Data perdagangan BEI mencatat, Harga saham PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS) ditransaksikan mencapai Rp 981,06 miliar dengan volume perdagangan 908,01 juta saham..
  • Kamis, 08 Oktober 2020 - 08:21:29 WIB

    Saham AS Menguat Tajam Berkat Angin Segar Stimulus Penerbangan

    Saham AS Menguat Tajam Berkat Angin Segar Stimulus Penerbangan HARIANHALUAN.COM - Investor mendapatkan kembali harapan bahwa kesepakatan parsial tentang tambahan stimulus fiskal AS bisa terwujud. Hal ini mampu membuat indeks Utama saham AS, Wall Street ditutup menguat tajam pada perdagan.
  • Selasa, 06 Oktober 2020 - 18:51:34 WIB

    Saham 4 BUMN Konstruksi Naik Signifikan saat RUU Cipta Kerja Disahkan

    Saham 4 BUMN Konstruksi Naik Signifikan saat RUU Cipta Kerja Disahkan HARIANHALUAN.COM - Setidaknya 4 saham sektor konstruksi plat merah menguat pada perdagangan hari ini karena disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja. Selain saham-saham sektor konstruksi,  Indeks Harga Saham Gab.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]