Jembatan Pulai, Sebuah Penyaksian Dalam Memerdekakan Ranah Subarang Batang Hari


Selasa, 22 September 2020 - 12:07:43 WIB
Jembatan Pulai, Sebuah Penyaksian Dalam Memerdekakan Ranah Subarang Batang Hari Jembatan Pulai, terlihat kokoh menahan arus deras Sungai Batang Hari di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, kehadiran bangunan baru jembatan tersebut merupakan pemenuhan puluhan ribu masyarakat daerah itu yang tersebar di tiga kecamatan, Timpeh, Padang Laweh dan Sitiung.

HARIANHALUAN.COM - Usai sudah penantian sebanyak 35.983 jiwa lebih warga tiga kecamatan di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, jelang dioperasikannya bangunan baru Jembatan Pulai yang menelan biaya puluhan miliar, yang syukuran atas dibangunnya jembatan itu oleh pemerintah diselenggarakan pada Senin(21/09) bersama masyarakat.

"Jembatan dengan bentangan mencapai 200 meter lebih itu, adalah akses penting sekaligus urat nadi perekonomian yang menautkan akses dua kawasan permukiman berbasis perkebunan di daerah itu, yakni Kecamatan Sitiung dengan areal permukiman pekebun di Kecamatan Timpeh dan Padang Laweh," kata Wali Nagari Ranah Palabi, Kecamatan Timpeh, Salman Alfarisi, saat ditemui dikediamannya, Senin(21/09).

Menurutnya, akses tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat setempat dan memiliki fungsi strategis dalam pengembangan ekonomi kerakyatatan disamping bisa dikembangkan sebagai ruas penghubung antara Provinsi Sumatera Barat dengan Provinsi Riau melalui Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Kuantan Sengingi.

"Sejarah mencatat, setidaknya masyarakat daerah itu sudah menantikan kelancaran akses pasca menuanya bangunan lama jembatan Bailey milik Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) yang dipancangkan untuk pertama kalinya sejak satu dekade yang lalu," ungkapnya.

Pantauan penulis di jorong Pulai, Jembatan dengan kontruksi papan dan baja ringan dengan kualitas tinggi dibangun pada 1978 itu, agaknya sudah bisa mengurangi bahkan menghentikan baktinya kepada masyarakat daerah itu, setelah Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan, berhasil menyuarakan jeritan masyarakat yang sudah bersabar puluhan tahun.

Dengan memanfaatkan hubungan baiknya dengan pemerintah pusat langsung melalui Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo, yang datang berkunjung pada 07 Februari 2018, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun merealisasikan pembangunan bentangan jembatan gelagar besi dengan anggaran mencapai 70 miliar rupiah. 

Sebuah karya yang lahir dari ketulusan seorang Sutan Riska demi mewujudkan mimpi masyarakat Dharmasraya untuk turut mencicipi kue pembangunan yang menjadi haknya, yang tidak mampu dijangkau oleh pemerintahan sebelumnya bahkan ketika kabupaten tersebut masih tergabung dalam wilayah induk Kabupaten Sijunjung.

Dikatakan salah seorang tokoh masyarakat Kenagarian Ranah Palabi, H Sutrisno (63), dengan dioperasikannya bangunan baru jembatan tersebut nantinya, menjadi obat penawar ampuh dari sebuah kerinduan untuk mengecap layanan prima dari pemerintah yang menjadi hak mereka dibawah pemerintahan Bupati Sutan Riska.  
 
"Kami tak perlu cemas lagi jika melintasi sungai Batang Hari, tidak was was lagi menunggu anak cucu yang di pagi hari pamit pergi menuntut ilmu dan biasanya menjadi sebuah beban yang harus kami pendam akan keselamatannya hingga mereka kembali ke rumah," ungkapnya.

Begitu juga tentang harapan akan kelancaran akses dalam mengangkut hasil panen perkebunan, dengan kemampuan menahan beban tonase pada bangunan baru jembatan tersebut, akan menjadi pemicu tumbuh kembangnya perekonomian warga tiga kecamatan tersebut karena adanya akses sirkulasi yang sudah didukung oleh infrastruktur memadai.

"Saya hanya mampu menahan haru karena beban yang kami rasakan menjadi warga kawasan permukiman produktif tapi minim dukungan infrastruktur, tidak dialami lagi oleh generasi muda kami sehingga mereka memiliki kesempatan yang sama untuk melahirkan karya besar seperti yang dilakukan pemimpinnya," ucapnya.

Namun, haru biru dan ungkapan syukur atas berkah yang diperoleh dari doa-doa serta buah kesabaran puluhan ribu masyarakat yang terakses baik dengan keberadaan jembatan itu, sangat kontradiktif dirasakan penulis dengan ujaran dan ungkapan sejumlah pihak yang dilancarkan di sejumlah akun media sosial.

Ya..suasana jelang Pilkada Serentak 2020 yang sudah memasuki fase tahapan verifikasi berkas bakal pasangan calon sebelum diumumkan menjadi pasangan calon, menjadi pemicu sekaligus mortir bualan oknum mengaku timses pasangan calon yang rela bertindak diluar penalaran dan keluar dari logika sehat dengan mengorbankan rasa aman dan tentram masyarakat arus bawah yang sebenarnya tidak perduli dengan semua itu.

Seakan, deretan karya besar yang dipersembahkan para pemimpin di negeri ini untuk melayani warganya, hanya dijadikan olok-olok politik tak berdasar kuat dan lebih diungkapkan sebagai kedunguan yang disampaikan dalam nada kebencian untuk menghasut warga, hanya demi memenuhi hasrat politik dari kelompok kecil oknum mengaku tim sukses dan relawan yang secara tidak sadar sedang dipertaruhkan lehernya demi mimpi dan sensasi belaka.

Betapa menyedihkan ketika anak bangsa tak berdosa harus larut dan hanyut dalam deru fitnah para penebar kebencian yang memaknai politik sebagai ajang kontestasi gengsi dengan mengorbankan mimpi kaum lemah untuk menikmati hari-hari penuh kedamaian penuh persaudaraan.

Agaknya, Jembatan Pulai yang rela menahan arus derasnya sungai Batang Hari dengan mengorbankan punggung untuk dilalui ribuan harapan masyarakat, sudah sepatutnya menjadi keteladanan yang baik bagi kita semua.

Tak terdengar keluh, yang ada hanya peluh dan kejernihan wajah puas yang terpancar setelah mampu menyeberangkan setiap mimpi masyarakat yang melintasinya jadi sebuah kenyataan.

Sebuah tekad yang tersirat dalam tatapan binar penuh optimis dari seorang bupati muda dari Dharmasraya dan jajarannya, sekuat tatapan harap yang terlihat dari ratusan ribu masyarakat daerah itu, untuk sebuah persembahan mewujudkan peradaban yang berkarakter kuat dan maju. (*)

 

loading...
Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]